beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Jakarta Magrib Mengaji : Upaya Melestarikan Budaya Religi Betawi Yang Hampir Punah

beritabatam co by beritabatam co
April 28, 2019
0
Pembukaan Jakarta Magrib Mengaji dalam Festival Palang Pintu yang ditandai dengan menyalakan obor oleh inisiator sekaligus Ketua Forum Jakarta Magrib Mengaji, Aslih Ridwan, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2019). (Foto: beritabatam.co/ Hamdi Putra)

Pembukaan Jakarta Magrib Mengaji dalam Festival Palang Pintu yang ditandai dengan menyalakan obor oleh inisiator sekaligus Ketua Forum Jakarta Magrib Mengaji, Aslih Ridwan, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2019). (Foto: beritabatam.co/ Hamdi Putra)

Jakarta | beritabatam.co :  Inisiator sekaligus Ketua Forum Jakarta Magrib Mengaji, Aslih Ridwan mengungkapkan pentingnya sinergi antara masyarakat dengan pemerintah dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya Betawi.

Hal itu disampaikan Aslih Ridwan dalam Festival Palang Pintu & Jakarta Magrib Mengaji yang berlangsung di Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/4/19).

RELATED POSTS

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

Menurutnya, salah satu budaya Betawi yang hampir punah adalah kebiasaan mengaji atau membaca kita suci Alquran setiap selesai menunaikan ibadah salat Magrib.

“Sinergi antara masyarakat dan pemerintah itu sangat penting dalam menghidupkan dan memfungsikan kembali budaya Betawi yang hampir punah. Karena kalau hanya dihidupkan tapi tidak difungsikan, untuk apa kita belajar, lambat lain pasti akan hilang. Nah, upaya memfungsikan kembali itu salah satunya adalah melalui festival semacam ini,” ujar Aslih Ridwan.

Ia menilai seiring dengan perkembangan zaman, minat dan ketertarikan generasi muda terhadap sesuatu yang berkaitan dengan kebudayaan sudah sangat rendah.

Generasi Milenial cenderung lebih tertarik pada perkembangan teknologi dibandingkan kebudayaan yang dianggapnya sebagai suatu hal yang kuno atau ketinggalan zaman.

Di lain sisi ia merasa bersyukur karena inisiatif dan upayanya untuk menjaga dan melestarikan budaya Betawi mendapatkan respon positif dari pemerintah daerah.

Sebab, usulan yang dilayangkannya mengenai Jakarta Magrib Mengaji sebelum Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga saat ini dapat direalisasikan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah sudah diapresiasi oleh dari mulai Pak Walikota sampai Gubernur termasuk masyarakat dan bukan hanya orang Betawi tetapi juga Warga Jakarta. Inilah yang sangat menggembirakan. Ada bimbingan atau pembinaan dari sisi keagamaan dan kebudayaan. Harapan kami nantinya upaya-upaya ini dapat membangun mentalitas masyarakat agar Jakarta makin berkembang dan makin maju,” tutur Aslih Ridwan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meresmikan Festival Palang Pintu ke-16 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Festival Palang Pintu ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari terhitung sejak Sabtu (27/4/2019) sampai Minggu (28/4/2019).(Rep : Hamdi Putra/red)

ShareTweetSend

Related Posts

Batam

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026
Batam

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026
Kepri

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Hari Jadi Kepri ke-24, Rizki Faisal Dorong Penguatan Daerah Kepulauan dari Hukum hingga Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

September 24, 2026

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

September 24, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In