beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Rabu, September 9, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Batam

Inovasi IoT Keselamatan Nelayan UPB Terbentur Minimnya Sinyal di Pesisir Batam

Berita Batam by Berita Batam
September 9, 2026
0
Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI

Batam | beritabatam.co : Inovasi teknologi keselamatan nelayan berupa perangkat Internet of Things IoT yang dikembangkan tim dosen Universitas Putra Batam UPB mengungkap realita infrastruktur di lapangan. Penerapan alat penyelamat nyawa ini masih terhambat oleh minimnya jangkauan sinyal jaringan telekomunikasi di kawasan pesisir Batam.

Saat melakukan uji coba perangkat GPS Tracker dan Panic Button di perairan Tempang Cate dan Pasir Panjang, tim akademisi menemukan kelancaran operasional alat ini sangat bergantung pada ketersediaan sinyal seluler.

RELATED POSTS

Empat Buku Ade Suhandi Ajak Pembaca Menemukan Makna Hidup, dari Mimpi hingga Ketenangan

Laporan Dugaan Tawuran di Batu Aji Masuk via 110, Petugas Langsung Datangi Lokasi

Karhutla di Rempang Cate Batam, Sekitar 10 Hektare Lahan Terbakar

UPB Rancang Alat IoT untuk Nelayan Batam, Dilengkapi GPS Tracker dan Tombol Darurat

Dosen Sistem Informasi UPB Erlin Elisa, S.Kom.,M.Kom., memaparkan bahwa kelancaran jaringan seluler menjadi masalah krusial di kawasan tersebut. Pada pengujian pertama, alat yang dirakit menggunakan kartu provider IM3 gagal beroperasi maksimal karena tidak mendapatkan sinyal. Tim akhirnya harus mengganti SIM card menggunakan jaringan XL yang terbukti lebih stabil ditangkap oleh perangkat berantena tersebut di perairan Tempang Cate.

“Ternyata di sana itu tidak semua provider bisa ditangkap. Permasalahannya adalah ketika nelayan berada di laut, ketiadaan sinyal membuat alat mati,” ujar Erlin dalam dialog di RRI Batam, Rabu (09/09/26).

Untuk menyiasati area blank spot atau hilangnya sinyal di tengah laut, sistem informasi ini dirancang merekam jejak terakhir atau last record secara otomatis. Dosen Teknik Informatika UPB Pastima Simanjuntak, S.Kom.,M.Si., mengibaratkan sistem ini seperti pemantauan kontak pesawat terbang. Jika kapal nelayan tiba-tiba kehilangan sinyal seluler, dashboard pemantau di darat akan mengunci dan menyimpan titik koordinat terakhir sebelum perangkat hilang kontak.

Pengembangan alat keselamatan yang didanai Kemenristekdikti ini saat ini baru mencakup nelayan lokal dengan radius jangkauan 30 kilometer dari daratan. Ke depan, tim peneliti berharap mendapatkan dukungan dana lanjutan untuk menyempurnakan ketahanan alat terhadap air serta memperluas jangkauan uji coba pada kapal berkapasitas besar.

Temuan ketiadaan sinyal di pesisir ini menjadi catatan penting bagi pemerataan infrastruktur telekomunikasi di wilayah kepulauan. Tanpa jaringan yang memadai, alat keselamatan berbasis IoT akan sulit berfungsi optimal di tengah laut. (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Ade Suhandi, Penulis
Foto: Istimewa
Utama

Empat Buku Ade Suhandi Ajak Pembaca Menemukan Makna Hidup, dari Mimpi hingga Ketenangan

September 9, 2026
Foto: Polresta Barelang
Hukrim

Laporan Dugaan Tawuran di Batu Aji Masuk via 110, Petugas Langsung Datangi Lokasi

September 9, 2026
Foto: Polresta Barelang
Batam

Karhutla di Rempang Cate Batam, Sekitar 10 Hektare Lahan Terbakar

September 9, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Bea Cukai Batam Tegah KM Cahaya Al Khair, Angkut Ratusan Paket Tanpa Pemberitahuan Pabean

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Barisan Perlawanan Wartawan Kota Batam Antar Surat Aksi ke Intelkam, Desak Li Claudia Chandra Minta Maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ismeth Abdullah Tegaskan RUU Daerah Kepulauan Harus Fokus Pembangunan, Bukan Tata Pemerintahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi AI

Inovasi IoT Keselamatan Nelayan UPB Terbentur Minimnya Sinyal di Pesisir Batam

September 9, 2026
Foto: Polresta Barelang

Laporan Dugaan Tawuran di Batu Aji Masuk via 110, Petugas Langsung Datangi Lokasi

September 9, 2026
Foto: Polresta Barelang

Karhutla di Rempang Cate Batam, Sekitar 10 Hektare Lahan Terbakar

September 9, 2026
Foto: Ilustrasi AI

UPB Rancang Alat IoT untuk Nelayan Batam, Dilengkapi GPS Tracker dan Tombol Darurat

September 9, 2026

Bea Cukai Batam Tegah KM Cahaya Al Khair, Angkut Ratusan Paket Tanpa Pemberitahuan Pabean

September 8, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In