beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Rabu, September 16, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Kepri

Wagub Kepri Soroti HGU Telantar dan Tumpang Tindih Lahan di RDP Komisi II DPR RI

Berita Batam by Berita Batam
September 15, 2026
0
Dr. Nyanyang Haris Pratamura memaparkan kompleksitas persoalan agraria di Kepri dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat RDP Pengelolaan Aset Pemerintah Daerah dan Aset BUMD dalam PAD bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (15/09/26).
Foto: Istimewa

Dr. Nyanyang Haris Pratamura memaparkan kompleksitas persoalan agraria di Kepri dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat RDP Pengelolaan Aset Pemerintah Daerah dan Aset BUMD dalam PAD bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (15/09/26). Foto: Istimewa

Jakarta | beritabatam.co – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Dr. Nyanyang Haris Pratamura memaparkan kompleksitas persoalan agraria di Kepri dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat RDP Pengelolaan Aset Pemerintah Daerah dan Aset BUMD dalam PAD bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (15/09/26).

RDP tersebut dihadiri pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI, Menteri Dalam Negeri, serta jajaran Kementerian ATR/BPN.

RELATED POSTS

18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam

Workshop Hoaks dan Fact Checking MUI DKI, KH Auzai Mahfudz: Hoaks Wajib Dilawan dengan Tabayyun

Irjen Yan Fitri: Degradasi Wawasan Kebangsaan Karena Krisis Keteladanan

Bea Cukai, BNN, dan Polda Kepri Amankan Kapal Fuchangxing 1 di Perairan Anambas, Diduga Bawa Ratusan Kg Ketamin

Dalam paparannya, Wagub Nyanyang menyebut karakter agraria Kepri hampir sama dengan Papua Barat Daya. Keduanya merupakan provinsi kepulauan dengan jumlah pulau sangat banyak.

“Wilayah daratan Kepri sangat terbatas dibandingkan luas wilayah keseluruhan. Ditambah wilayah pesisir, kawasan hutan, dan kawasan strategis membuat persoalan agraria memiliki dinamika yang kompleks,” ujar Nyanyang.

Ia merinci beberapa persoalan utama yang dihadapi kabupaten dan kota di Kepri:

Permasalahan paling sering muncul adalah tumpang tindih antara sertifikat hak milik masyarakat, izin usaha, kawasan hutan, dan tata ruang. Kondisi ini terjadi di hampir seluruh wilayah.

Wagub Nyanyang menyoroti adanya perbedaan data antara pemerintah daerah, BPN, dan instansi terkait. Ia juga menyoroti banyak Hak Guna Usaha yang dikuasai perantara namun tidak dikelola dan tidak ada realisasi pengembangan hingga bertahun-tahun.

“Banyak HGU yang sudah diberikan kepada pengelola, dalam hal ini pihak-pihak yang menguasai tanah tersebut, tapi sampai saat ini belum ada pengelolaan. Apakah ini memperlambat investasi? Apakah ini penguasaan yang tidak berkelanjutan?” pungkasnya.

Ia mencontohkan ada HGU dengan luas besar yang realisasi pengelolaannya jauh dari alokasi yang diberikan.

“Kami di pemerintahan provinsi hanya bisa melihat dan mengawasi. Kami meminta kepada Kanwil BPN data jumlah alokasi yang sudah diberikan, tapi sampai saat ini belum diberikan,” ungkapnya.

Ia meminta ATR/BPN untuk mengawasi dan mengontrol HGU tersebut.

Konflik juga terjadi pada tanah masyarakat di kawasan investasi. Padahal Kepri sangat membutuhkan infrastruktur dan investasi untuk berkembang.

“Ada investor yang akan masuk, tapi kami hanya bisa meminta kepada pengelola HGU. Dengan harga yang tidak terjangkau, maka investasi tersebut tidak jadi dilanjutkan,” katanya.

Wagub menyebut kondisi ironis terjadi. Di tengah investasi dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka di Kepri masih berada di posisi tinggi secara nasional.

Persoalan lain adalah kepastian status tanah di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Hal ini berdampak langsung pada program elektrifikasi.

“Permasalahan elektrifikasi adalah tanah. Ada tanah yang masuk dalam kawasan kehutanan,” jelasnya.

Ia meminta ATR/BPN memfasilitasi pengelolaan wilayah pesisir agar masyarakat di pulau-pulau kecil mendapatkan fasilitas yang sama dengan masyarakat di wilayah daratan utama seperti Batam dan Tanjungpinang. Wagub Nyanyang menekankan pentingnya keadilan agraria.

“Ini masalah tanah tetapi menyangkut keadilan sosial, kepastian investasi, dan perlindungan masyarakat berkelanjutan yang pemerintah belum bisa hadir semuanya di sana,” ucapnya.

Ia berharap ada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjalankan Asta Cita Presiden hingga ke daerah terkecil dan daerah pesisir di Provinsi Kepri. (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Uji coba dilakukan di sejumlah titik, antara lain kawasan Mega Mall, Batam City Mall (BCM), BRI, Mitra 10, Bank Mandiri, halte Pos Indonesia, serta beberapa lokasi lain di kawasan CBD Batam Center.
(15/09/26)
Foto: BP Batam
Batam

18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam

September 16, 2026
Nasional

Workshop Hoaks dan Fact Checking MUI DKI, KH Auzai Mahfudz: Hoaks Wajib Dilawan dengan Tabayyun

September 16, 2026
Nasional

Irjen Yan Fitri: Degradasi Wawasan Kebangsaan Karena Krisis Keteladanan

September 16, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono
Foto: Istimewa

    Polisi Amankan Enam Terduga Pelaku Bentrok Setokok, Selidiki Dugaan Pengunaan Senjata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Audiensi PKNTT, Polisi Tegaskan Sengketa Lahan Setokok Diselesaikan Sesuai Prosedur Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Uji coba dilakukan di sejumlah titik, antara lain kawasan Mega Mall, Batam City Mall (BCM), BRI, Mitra 10, Bank Mandiri, halte Pos Indonesia, serta beberapa lokasi lain di kawasan CBD Batam Center.
(15/09/26)
Foto: BP Batam

18 Titik di CBD Batam Center Jadi Lokasi Uji Sistem Subdrain BP Batam

September 16, 2026

Workshop Hoaks dan Fact Checking MUI DKI, KH Auzai Mahfudz: Hoaks Wajib Dilawan dengan Tabayyun

September 16, 2026

Irjen Yan Fitri: Degradasi Wawasan Kebangsaan Karena Krisis Keteladanan

September 16, 2026

Bea Cukai, BNN, dan Polda Kepri Amankan Kapal Fuchangxing 1 di Perairan Anambas, Diduga Bawa Ratusan Kg Ketamin

September 16, 2026

Proyek Pot Bougenville Batam Tak Tercantum dalam Data Resmi CSR BP Batam

September 16, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In