Batam | beritabatam.co – Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, penyusunan anggaran harus berorientasi pada kinerja dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap program yang diusulkan perlu mempertimbangkan kebutuhan lapangan, tingkat urgensi, kesiapan perencanaan, serta kemampuan keuangan daerah.
“Keberhasilan APBD diukur dari kualitas hasil yang diberikan kepada masyarakat Kota Batam,” ujar Amsakar.
Hal itu disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menyampaikan tanggapan dan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Rabu (07/10/26).
Dalam sektor infrastruktur, Pemko Batam menyiapkan pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan, pembangunan jembatan, serta penguatan infrastruktur dasar. Pemerataan pembangunan juga diarahkan agar mencakup kawasan mainland dan hinterland.
Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur akan mempertimbangkan kondisi lapangan, kebutuhan masyarakat, kualitas konstruksi, keselamatan, serta keberlanjutan pemeliharaan setelah proyek selesai.
Selain pembangunan jalan dan jembatan, penanganan banjir menjadi salah satu fokus dalam arah kebijakan APBD 2027.
Upaya yang direncanakan meliputi pembangunan dan pemeliharaan drainase, normalisasi saluran, pengendalian sedimentasi dan sampah, perlindungan daerah resapan air, penguatan sistem pompa, serta pengendalian kawasan rawan banjir.
Di sektor persampahan, Pemko Batam mengarahkan penguatan pengelolaan dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut mencakup pengurangan dan pemilahan sampah, peningkatan layanan pengangkutan, pembangunan tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R), serta pengelolaan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA).
Pemerintah juga merencanakan pembangunan lanjutan landfill TPA, pengembangan TPS 3R, serta penguatan layanan pengangkutan sampah di sembilan kecamatan. Untuk mendukung operasional, direncanakan pula penambahan arm roll truck dan bin container.
Pemko Batam berharap pembahasan bersama DPRD berlangsung konstruktif dan tepat waktu sehingga anggaran yang disahkan dapat mendukung kebutuhan pembangunan daerah. (MCB)











Discussion about this post