beritabatam.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
PRICING
SUBSCRIBE
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Internasional

Pasca Teror, Muslim Sri Langka Terus Ungkapkan Solidaritas

Berita Batam by Berita Batam
April 26, 2019
0
Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Internasional | beritabatam.co : Muslim Sri Lanka mulai merasakan dampak langsung pasca teror pada hari raya Paskah, Ahad (21/04/19). Warga Muslim mendapat intimidasi dan ancaman dari penduduk setempat. Tak sedikit dari mereka yang akhirnya memilih mengungsi ke tempat aman.

Dalam beberapa hari terakhir, komunitas Muslim Sri Lanka berupaya menunjukkan aksi solidaritas untuk membuktikan bahwa Islam merupakan agama yang cinta damai dan penuh toleransi. Masjid-masjid di Sri Lanka memutuskan tak mengumandangkan azan melalui pengeras suara demi menghormati warga yang sedang berduka.

RELATED POSTS

Konsumsi Ikan di Batam Tembus 20 Ton Per Hari, 6 Kampung Nelayan Merah Putih Diusulkan Tahun Ini

Bocor Rp575 Juta, BPK Bongkar Lima Hotel di Batam Laporkan Pajak Tak Sesuai Fakta

Semarak HUT ke-81 RI, Polresta Barelang Bagi Ribuan Bendera dan Sembako ke Warga

Sambut HUT RI, PKSS Gelar Dialog Wawasan kebangsaan Gaungkan Literasi Digital Lawan Hoaks

Seperti dilaporkan the Washington Post, Kamis (25/4), spanduk besar berisi kecaman terhadap aksi teror dipasang di beberapa masjid. Bukan hanya itu, warga Muslim turut membantu mengemas makanan untuk para sukarelawan pemakaman massal.

Di Negombo, warga Muslim bahkan berinisiatif melakukan patroli keamanan di lingkungan masing-masing. Mereka memeriksa kendaraan dan pengunjung yang tak dikenal.

“Kami sebetulnya ingin melakukan lebih banyak. Namun, kami diminta untuk tidak melakukannya,” kata seorang pengurus masjid, Mohammad Sufaree. Seperti diketahui, Gereja St Sebastian yang menjadi salah satu target serangan bom pada Ahad lalu terletak di Negombo.

Namun, sejumlah aksi solidaritas umat Islam tak dapat membendung meningkatnya seruan kebencian terhadap Muslim. Ini setelah kelompok radikal National Thowheed Jamaat dinyatakan sebagai pihak yang diduga kuat berada di balik aksi pengeboman terhadap tiga gereja dan empat hotel. Apalagi, kelompok radikal ISIS belum lama ini mengklaim diri sebagai dalang teror.

Rumah dan tempat-tempat usaha Muslim di Negombo dilaporkan di lempari batu oleh warga setempat. Sejak Ahad (21/4), para pedagang Muslim menutup tokonya karena mencemaskan keamanan mereka.

Warga Muslim melarikan diri karena khawatir terhadap keselamatan mereka setelah adanya ancaman balas dendam dari penduduk setempat. “Karena ledakan bom, orang-orang Sri Lanka setempat menyerang rumah-rumah kami. Saat ini, kami tidak tahu ke mana kami akan pergi,” ujar seorang Muslim Pakistan, Adnan Ali, Kamis (25/4).

Dampak dari rangkaian serangan bom tersebut membuat anggota komunitas Ahmadiyah Pakistan kehilangan tempat tinggal. Salah satunya adalah Farah Jameel yang mengaku telah diusir dari pemilik rumah kontrakan yang ditempatinya. “Dia berkata, ‘keluar dari sini dan pergi ke manapun kamu ingin pergi, tetapi jangan tinggal di sini’,” kata Jameel.

Jameel berkumpul dengan anggota kelompok Ahmadiyah lainnya di Masjid Ahmadiyah. Mereka menunggu bus yang akan membawa mereka ke lokasi yang lebih aman.

Awalnya, polisi menganggap para pengungsi Ahmadiyah di Negombo bukan sebuah ancaman. Namun, beberapa penduduk setempat melaporkan dan mencurigai komunitas Ahmadiyah Pakistan yang menetap di wilayah tersebut.

Petugas Kepolisian Katara, Herath BSS Sisila Kumara, mengatakan, sebanyak 35 warga Pakistan yang berada di Masjid Ahmadiyah telah dibawa ke kantor polisi untuk keamanan mereka. Nantinya, mereka akan dikirim ke lokasi yang dirahasiakan.

“Semua orang Pakistan telah dikirim ke rumah-rumah yang aman. Ha nya mereka yang memutuskan kapan akan kembali,” ujar Kumara.

Sri Lanka memiliki sejarah panjang dalam melindungi pengungsi, termasuk mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat tsunami dahsyat pada 2004. Pastor Jude Thomas mengatakan, para pengungsi dan pen datang tersebut membutuhkan waktu untuk menjalankan aktivitas seperti sedia kala setelah adanya serangan bom.

“Muslim dan Katolik hidup berdampingan. Ini merupakan daerah yang damai, tetapi sekarang hal-hal seperti itu telah muncul ke permukaan yang tidak dapat kita kendalikan,” kata Thomas.

Tiga gereja dan empat hotel di tiga kota di Sri Lanka menjadi sasaran serangan bom pada Ahad lalu. Serangan dilancarkan saat umat Kristen sedang merayakan Paskah. Korban tewas dilaporkan telah mencapai 329 orang. (ROL)

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Istimewa
Nasional

Polri Keluarkan Aturan Optimalkan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Melalui ETLE

Mei 19, 2023
Dukung Peningkatan Sektor Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader
Foto: BP Batam
Batam

Dukung Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader

Mei 19, 2023
BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri
Foto: BP Batam
Batam

BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Apresiasi Dukungan Masyarakat Dalam Pembangunan Kota Batam

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Bahas Tata Kelola Lahan dan Limbah, BP Batam Terima Kunjungan Studi Banding PPK Kemayoran

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Berbagi Pengalaman Kepemimpinan

Mei 17, 2023

Discussion about this post

https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2023/09/Video-Legam-Indonesia.mp4

Popular Stories

  • Bocor Rp575 Juta, BPK Bongkar Lima Hotel di Batam Laporkan Pajak Tak Sesuai Fakta.
Foto: SS bapendabatam.go.id

    Bocor Rp575 Juta, BPK Bongkar Lima Hotel di Batam Laporkan Pajak Tak Sesuai Fakta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsumsi Ikan di Batam Tembus 20 Ton Per Hari, 6 Kampung Nelayan Merah Putih Diusulkan Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut HUT RI, PKSS Gelar Dialog Wawasan kebangsaan Gaungkan Literasi Digital Lawan Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Atmajianto.
Foto: Ilustrasi AI

Konsumsi Ikan di Batam Tembus 20 Ton Per Hari, 6 Kampung Nelayan Merah Putih Diusulkan Tahun Ini

Agustus 5, 2026
Bocor Rp575 Juta, BPK Bongkar Lima Hotel di Batam Laporkan Pajak Tak Sesuai Fakta.
Foto: SS bapendabatam.go.id

Bocor Rp575 Juta, BPK Bongkar Lima Hotel di Batam Laporkan Pajak Tak Sesuai Fakta

Agustus 5, 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Polresta Barelang Bagi Ribuan Bendera dan Sembako ke Warga.
Foto: Polresta Barelang

Semarak HUT ke-81 RI, Polresta Barelang Bagi Ribuan Bendera dan Sembako ke Warga

Agustus 5, 2026

Sambut HUT RI, PKSS Gelar Dialog Wawasan kebangsaan Gaungkan Literasi Digital Lawan Hoaks

Agustus 4, 2026
Gerak cepat Polsek Batam Kota. Berkat laporan warga melalui layanan darurat Polisi 110, terduga pelaku pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram berhasil diamankan di Perumahan Greenland, Kelurahan Teluk Tering, Batam Kota.
(04/08/26)
Foto: Polresta Barelang

Curi Tabung Gas 3 Kg di Teluk Tering, Pelaku Ditangkap Warga Greenland Batam

Agustus 4, 2026
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Twitter Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • Landing Page
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In