beritabatam.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
PRICING
SUBSCRIBE
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Batam

Pak Nanda Menang Sengketa BPSK Melawan Rhabayu Estuario, Rumah Dijual Diatas Harga Subsidi

Berita Batam by Berita Batam
Februari 20, 2026
0
Rapat Dengat Pendapat (RDP) di gedung DPRD Batam bersama Komisi I DPRD Batam yang membahas  Permasalahan Rumah Subsidi di Perumahan Rhabayu Estuario Sekupang Batam, Jum’at (20/02/26)
Foto: bbco

Rapat Dengat Pendapat (RDP) di gedung DPRD Batam bersama Komisi I DPRD Batam yang membahas  Permasalahan Rumah Subsidi di Perumahan Rhabayu Estuario Sekupang Batam, Jum’at (20/02/26) Foto: bbco

Batam | beritabatam.co : Namanya pak Nanda, ia juga menjabat sebagai Ketua RW 17 Patam Lestari. Ia baru saja memenangkan sengketa persoalan BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) terhadap dugaan penjualan di atas harga ketentuan rumah subsidi.

Sebagai konsumen, pak Nanda menggugat PT. IKL (Rhabayu Group) Batam. Perumahan subsidi Rhabayu (khususnya Rhabayu Estuario, Patam Lestari, Sekupang) di Batam.

RELATED POSTS

Bhabinkamtibmas Kampung Pelita Kawal Sensus Ekonomi BPS Batam Demi Pendataan Tepat

Ribuan Warga Pulau Kasu Turunkan Baliho LIRA Kepri, Desak Copot Yusril Koto

LEMKAPI Apresiasi Inovasi Pelayanan dan Kinerja Polresta Barelang

Warga Pulau Kasu Datangi Kantor LIRA Kepri, Minta Klarifikasi Soal Proyek Batu Miring

Pak Nanda melaporkan  harga jual rumah subsidi di Rhabayu Estuario melebihi harga resmi yang ditetapkan pemerintah.

Terdapat indikasi perbedaan nilai antara harga riil yang dibayarkan konsumen dengan harga yang tercantum dalam dokumen resmi negara (akad kredit). Pak Nanda berhasil meyakinkan BPSK bahwa konsumen dirugikan oleh selisih harga. Laporan beli Rp172 juta namun dicatat Rp156 juta, agar batas harga rumah subsidi bisa terpenuhi.

Rapat Dengat Pendapat (RDP) di gedung DPRD Batam bersama Komisi I DPRD Batam yang membahas  Permasalahan Rumah Subsidi di Perumahan Rhabayu Estuario Sekupang Batam, Jum’at (20/02/26)
Foto: bbco

Dalam Rapat Dengat Pendapat (RDP) di gedung DPRD Batam bersama Komisi I DPRD Batam yang membahas  Permasalahan Rumah Subsidi di Perumahan Rhabayu Estuario Sekupang Batam, Jum’at (20/02/26). Pak Nanda menyampaikan bahwa persidangan di BPSK telah memenangkan dirinya, dengan mewajibkan tergugat membayar selisih harga dari Rp172 juta namun dicatat Rp156 juta atau sama dengan 16 juta rupiah. Tapi faktanya, BPSK masih memberikan waktu 14 hari bagi Rhabayu Estuario untuk menyampaikan keberatan. Dan persidangan akan berlanjut pada Senin (23/02/26) di Pengadilan Negeri Batam, Batam Centre.

Persoalan perumahan subsidi yang dipasarkan lebih tinggi dari ketentuan harga tertinggi rumah subsidi ini pun mendapat sorotan Komisi I DPRD Batam. Data yang dipaparkan dalam RDP  menyebutkan ada 491 warga lainnya selain pak Nanda yang tercatat membeli rumah subsidi di harga 172-173 juta tapi harga tertinggi rumah subsidi ada diharga 156,5 juta rupiah. Dalam hal ini pengembangnya adalah Rhabayu Estuario.

Sempat terbersit untuk menyampaikan gugatan kolektif warga kepada Rhabayu Estuario, namun tidak bisa diterima oleh BPSK, karena menurut BPSK, harus head to head warga pribadi dengan perusahaan.

Pak Nanda mengungkapkan bahwa berdasarkan UU RI nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Bab 1 Ketentuan Umum Pasal 1 Ayat 10 ‘Rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah’. Bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pasal 1 ayat 24 “Masyarakat berpenghasilan rendah yang selanjutnya disingakt MBR adalah amsyarakat yang mempunyai  keterbatasan daya beli sehingga erlu mendapat dukugnan pemerintah untuk memperoleh rumah.

Dalam hal ini berdasarkan Keputusan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat Nomor 242/KPTS/M/2020 tentang Batasan penghasilan kelompok sasaran kredit/pembiayaan pemilikan rumah bersubsidi, besaran suku bunga/marjin pembiayaan bersubsidi lama masa subsidi dan jangka waktu kredit/pembiayaan pemilikan rumah, batasan harga jual rumah umum tapak dan satuan rumah rusun umum, batasan luas tanah dan luas lantai rumah umumtapak, luas lantai satuan rumah susun umum serta besaran subsidi bantuan uang muka perumahan.

Pak Nanda menyampaikan tuntutannya yang meliputi selisih harga aturan pemerintah dan harga jual developer Rp. 172.000.000 – Rp. 156.500.00. uang subsidi dari pemerintah hanya diterima dari developer Rp. 500.000 dari seharusnya 4 juta rupiah. Maka seharusnya sisanya menjadi hak masyarakat. Selisih kekurangan bangunan dinding 1,5 m x Rp. 1.833.000. 41 bulan berjalan x Rp. 129.505 (selisih cicilan perbulan jika developer menjual rumah subsidi Rp. 156.500.000. dan 79 bulan selanjutnya x Rp. 129.505 (selisih cicilan perbulan jika developer menjual rumah seharga Rp. 156.500.000.

Potensi kerugian lain juga disampaikan pak Nanda, antara lain, potensi pajak yang ditarik dibawah harga jual sebenarnya. Termasuk pungutan 250 ribu rupiah untuk Fotocopy sertifikat dll dari BTN Syariah. Yang menurutnya tidak memiliki dasar hukum.

Persoalan ini bisa membuka tabir dugaan modus operandi penjualan perumahan subsidi yang dijual diatas harga subsidi sesuai aturan pemerintah. Kasus yang diungkap pak Nanda menjadi preseden terhadap 491 warga yang juga merupaka warga pembeli rumah subsidi. (***)

 

 

ShareTweetSend

Related Posts

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Pelita, Polsek Lubuk Baja, Polresta Barelang, melakukan monitoring pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Senin (15/6/2026)
Foto: Polresta Barelang
Batam

Bhabinkamtibmas Kampung Pelita Kawal Sensus Ekonomi BPS Batam Demi Pendataan Tepat

Juni 15, 2026
Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut.
Foto: Istimewa
Batam

Ribuan Warga Pulau Kasu Turunkan Baliho LIRA Kepri, Desak Copot Yusril Koto

Juni 15, 2026
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) sekaligus Ahli Kapolri Bidang Hukum Kepolisian dan Kriminologi, Dr. Edi Saputra Hasibuan, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas kinerja dan inovasi pelayanan publik Polresta Barelang. Penyampaian apresiasi itu dilakukan langsung di ruang kerja Kapolresta Barelang, Senin (15/6/2026)
Foto: Polresta Barelang
Batam

LEMKAPI Apresiasi Inovasi Pelayanan dan Kinerja Polresta Barelang

Juni 15, 2026
Sejumlah warga Pulau Kasu dan Belakang Padang turun ke Batam pada Senin pagi untuk mendatangi kantor DPW LSM LIRA Kepri, (15/06/26).
Foto: istimewa
Batam

Warga Pulau Kasu Datangi Kantor LIRA Kepri, Minta Klarifikasi Soal Proyek Batu Miring

Juni 15, 2026
Batam

Pipa Bocor di Pasir Putih, Warga Diminta Waspadai Gangguan Suplai Air

Juni 15, 2026
Ketua Polis Johor dalam sidang media 14 Juni 2026 mengonfirmasi penangkapan Majikan oleh jajaran Ibu Pejabat Polis Daerah Johor Bahru Utara
Foto: Istimewa
Internasional

Viral di Medsos, ART Asal Indonesia Dianiaya Majikan di Malaysia, Polisi Johor Tangkap Dua Pasutri

Juni 15, 2026

Discussion about this post

https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2023/09/Video-Legam-Indonesia.mp4

Popular Stories

  • Sejumlah warga Pulau Kasu dan Belakang Padang turun ke Batam pada Senin pagi untuk mendatangi kantor DPW LSM LIRA Kepri, (15/06/26).
Foto: istimewa

    Warga Pulau Kasu Datangi Kantor LIRA Kepri, Minta Klarifikasi Soal Proyek Batu Miring

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral di Medsos, ART Asal Indonesia Dianiaya Majikan di Malaysia, Polisi Johor Tangkap Dua Pasutri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pipa Bocor di Pasir Putih, Warga Diminta Waspadai Gangguan Suplai Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Pelita, Polsek Lubuk Baja, Polresta Barelang, melakukan monitoring pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Senin (15/6/2026)
Foto: Polresta Barelang

Bhabinkamtibmas Kampung Pelita Kawal Sensus Ekonomi BPS Batam Demi Pendataan Tepat

Juni 15, 2026
Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut.
Foto: Istimewa

Ribuan Warga Pulau Kasu Turunkan Baliho LIRA Kepri, Desak Copot Yusril Koto

Juni 15, 2026
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) sekaligus Ahli Kapolri Bidang Hukum Kepolisian dan Kriminologi, Dr. Edi Saputra Hasibuan, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas kinerja dan inovasi pelayanan publik Polresta Barelang. Penyampaian apresiasi itu dilakukan langsung di ruang kerja Kapolresta Barelang, Senin (15/6/2026)
Foto: Polresta Barelang

LEMKAPI Apresiasi Inovasi Pelayanan dan Kinerja Polresta Barelang

Juni 15, 2026
Sejumlah warga Pulau Kasu dan Belakang Padang turun ke Batam pada Senin pagi untuk mendatangi kantor DPW LSM LIRA Kepri, (15/06/26).
Foto: istimewa

Warga Pulau Kasu Datangi Kantor LIRA Kepri, Minta Klarifikasi Soal Proyek Batu Miring

Juni 15, 2026

Pipa Bocor di Pasir Putih, Warga Diminta Waspadai Gangguan Suplai Air

Juni 15, 2026
Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Twitter Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • World
  • Opinion
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In