beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Menkes Sebut Tes Covid-19 Salah, Ahli Epidemiolog Jawab Begini

Berita Batam by Berita Batam
Januari 25, 2021
0
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi, Foto : Indonews

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi, Foto : Indonews

Nasional | beritabatam.co : Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia salah dalam menerapkan sistem pemeriksaan Covid-19/

Selama ini Indonesia salah menerapkan sistem pemeriksaan (testing) Covid-19. Meskipun tes di Indonesia telah melampaui standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hasil tes mandiri berpengaruh pada jumlah kasus COVID-19 yang terus bertambah di Indonesia.

RELATED POSTS

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

Sempat Mengaku Jadi Korban Curas, RS (40) Klarifikasi Luka akibat Percobaan Bunuh Diri

“Testing, tracing, dan treatment ( 3T) serta isolasi bagaikan menambal ban bocor. Tapi kita kan tidak disiplin. Cara testing-nya kita salah,” ujar Budi dalam acara “Vaksin dan Kita” yang diselenggarakan Komite Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat, Jumat (22/01/21), sebagaimana dimuat laman republika online.

Menanggapi hal ini, Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono menjelaskan, bahwa pemahaman Menkes mengenai testing tersebut kurang tepat. Ia menjelaskan bahwa dalam tes penyebaran virus, memang terdapat active case detection (deteksi aktif) melalui contact tracing yang terinfeksi virus, serta passive case detection yakni tes mandiri yang diambil berdasarkan kebutuhan masyarakat. Misalnya ketika merasa telah tertular atau untuk bepergian.

“Tes kita memang tercampur antara deteksi aktif dan pasif untuk monitoring. Itu boleh seperti itu,” ujar Miko kepada Republika.co.id, Ahad (24/01/21).

Menurut Miko, kedua tes tersebut memang seharusnya dilakukan untuk mengetahui penyebaran virus. Di sisi lain, meskipun tes virus corona Indonesia telah melampaui standar WHO, ia mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang besar, dan sulit memantau daerah- daerah pedalaman atau pedesaan apakah sudah banyak dilakukan tes atau tidak.

“Jangan lupa, provinsi yang paling banyak tes adalah DKI Jakarta, ketimpangan kita masih kurang. Kota-kota yang tesnya banyak, di desa-desa masih jarang, apakah di desa memang tes atau nggak, kita mana tahu,” ujar Miko.

Hingga 22 Januari 2021, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat total jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 965.283. Adapun untuk jumlah pasien sembuh adalah 781.147 orang, dan pasien meninggal yakni 27.453 orang. (ROL)

ShareTweetSend

Related Posts

Kepri

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026
Kepri

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

September 24, 2026
Batam

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

September 24, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Hari Jadi Kepri ke-24, Rizki Faisal Dorong Penguatan Daerah Kepulauan dari Hukum hingga Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

September 24, 2026

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

September 24, 2026
Foto: Polresta Barelang

Sempat Mengaku Jadi Korban Curas, RS (40) Klarifikasi Luka akibat Percobaan Bunuh Diri

September 23, 2026

Babinsa Koramil 06/Senayang Imbau Warga Penaah Utamakan Keselamatan dan Tertib Berlalu Lintas

September 23, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In