
Batam | beritabatam.co – Badan Pengusahaan [BP] Batam bersama PT Air Batam Hilir [ABH] mengumumkan pekerjaan perbaikan jaringan pipa air minum diameter 800 mm di kawasan Muka Kuning telah rampung pada Sabtu [29/08/26] pukul 14.45 WIB. Kepala BP Batam Amsakar Achmad bahkan turun langsung ke lokasi.
Namun hingga kini, janji air mengalir bertahap itu belum dirasakan mayoritas warga. Kolom komentar Instagram resmi @airbatamhilir justru dibanjiri keluhan pelanggan yang masih mengalami keran kering.
Kekecewaan warga tumpah di media sosial setelah ABH mengunggah pengumuman perbaikan selesai.
Akun arjunasiahaan dan roza.nurmalisa mempertanyakan kapan air mengalir di kawasan Marina. Warga Barelang melalui akun novikha_aliya menulis, “Udah selesai tapi sampai saat ini air tak kunjung netes bagian barelang woyyy.”
Frustrasi memuncak saat sejumlah warga mempertanyakan kredibilitas pengelola. Akun dediridwanfauzi berkomentar, “Kalau gak mampu mengelola air mending angkat tangan saja, serahkan pada yg ahli.”
Sentimen serupa disampaikan akun haiatha yang me-mention Kepala BP Batam: “Yth. Pak @amsakarachmad kedepannya dibantu untuk Audit kinerja dan management @airbatamhilir pak, masyarakat butuh solusi nyata pak.”
Menanggapi keluhan meluas, BP Batam melalui Siaran Pers Nomor: SP—192/A6.3/8/2026 menyampaikan permohonan maaf resmi. BP Batam mengakui durasi gangguan di kawasan Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina, dan sekitarnya jauh lebih lama dari perkiraan awal.
Pekerjaan relokasi pipa di depan Batamindo dimulai sejak Rabu [26/08/26]. Tim teknis menghadapi kendala berat saat proses penyambungan dan pengelasan. Puncaknya pada Jumat [28/08/26], saat uji coba pengaliran, jaringan kembali bocor dan butuh penanganan ekstra.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang meninjau langsung lokasi Sabtu siang menegaskan komitmennya.
“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar,” tegas Amsakar.
Amsakar juga meminta pengawalan distribusi agar tekanan air kembali stabil tanpa memicu gangguan baru.
Hal senada disampaikan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano. Ia meminta masyarakat bersabar karena proses pemulihan membutuhkan waktu.
“Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” papar Denny.
Hingga berita ini diturunkan, ABH menyatakan telah menyiagakan mobil tangki air minum bagi pelanggan yang mengalami gangguan lebih dari 1×24 jam. Layanan dapat dikoordinasikan melalui RT/RW atau Kelurahan setempat. (Red)





![Forum Barisan Perlawanan Wartawan Kota Batam pada Sabtu [29/08/26] mendatangi Gedung Intelkam Polresta Barelang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi damai.
Foto: Ilustrasi AI](https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-29-at-15.31.33-350x250.jpeg)




![Forum Barisan Perlawanan Wartawan Kota Batam pada Sabtu [29/08/26] mendatangi Gedung Intelkam Polresta Barelang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi damai.
Foto: Ilustrasi AI](https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-29-at-15.31.33-120x86.jpeg)
Discussion about this post