
Kepri | beritabatam.co – Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026 memasuki tahap penjurian untuk menentukan lima karya terbaik.
Penjurian dilakukan oleh tim juri terhadap 20 karya yang telah lolos seleksi sebelumnya. Proses tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri, Kamis (27/08/26).
Penjurian dibuka Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri, Dwi Anggraini, yang hadir mewakili Kepala Diskominfo Provinsi Kepri.
Sayembara yang digelar Diskominfo Kepri tersebut mendapat antusiasme masyarakat. Hingga batas akhir pendaftaran, panitia mencatat sebanyak 43 karya logo yang dikirimkan untuk mengikuti kompetisi.
Dari puluhan karya tersebut, proses seleksi dilakukan secara bertahap hingga menyisakan 20 karya yang kemudian dinilai untuk menentukan lima besar.
Untuk menjaga proses penilaian, Diskominfo Kepri melibatkan lima juri dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintahan, kebudayaan, akademisi, Lembaga Adat Melayu (LAM), hingga profesional desain grafis.
Kelima juri tersebut yakni Jefry dari BP3KR Provinsi Kepri, Harry Prima Putra, M.Si. dari Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dr. Raja Suzzana Fitri, M.Pd. dari LAM Provinsi Kepri, Mirza Ayunda Pratiwi, S.E., M.Sc. selaku dosen UMRAH, serta Topo Broto yang merupakan profesional desain grafis sekaligus pemenang Sayembara Logo Hari Jadi ke-22 Provinsi Kepri.
Keterlibatan juri dengan latar belakang berbeda diharapkan dapat memberikan penilaian dari berbagai aspek. Tidak hanya estetika, desain logo juga dinilai berdasarkan kemampuan merepresentasikan identitas, sejarah, budaya, dan semangat pembangunan Kepri.
Sayembara logo Hari Jadi ke-24 Kepri mengusung tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan” dengan tagline “Berakar pada Sejarah, Melangkah ke Masa Depan.”
Tema tersebut menjadi acuan bagi peserta dalam menuangkan gagasan melalui desain yang mencerminkan karakter Kepulauan Riau, kekayaan sejarah dan budaya, serta semangat pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Berdasarkan ketentuan sayembara, desain logo harus menggambarkan ciri khas dan filosofi Kepulauan Riau. Peserta diberikan kebebasan dalam penggunaan warna, tetapi desain harus tetap menarik dan dapat diaplikasikan pada berbagai media dan teknik.
Logo juga harus dapat digunakan dalam format hitam putih serta memungkinkan penerapan dalam bentuk dua maupun tiga dimensi.
Logo yang nantinya ditetapkan sebagai pemenang akan menjadi milik Diskominfo Provinsi Kepri dan digunakan Pemerintah Provinsi Kepri dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau.
Pemenang sayembara juga akan mendapatkan hadiah utama sebesar Rp10 juta.
Berdasarkan jadwal panitia, proses penjurian berlangsung pada 24–28 Agustus 2026. Peserta yang masuk kualifikasi selanjutnya akan mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri.
Sementara itu, pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Agustus 2026 melalui portal dan media sosial resmi Diskominfo Provinsi Kepri.
Sayembara tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya. Salah satu persyaratannya adalah peserta memiliki KTP Provinsi Kepulauan Riau. Pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri tidak diperkenankan mengikuti sayembara.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Kepri tidak hanya mencari desain untuk kebutuhan peringatan Hari Jadi ke-24, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam membentuk identitas visual daerah.
Logo terpilih nantinya diharapkan dapat merepresentasikan perjalanan sejarah Kepulauan Riau sekaligus semangat masyarakat dalam menyongsong masa depan Kepri yang maju dan berkelanjutan.
Informasi terkait sayembara dapat diperoleh melalui kanal resmi Diskominfo Kepri, di antaranya Instagram @diskominfo.provkepri, X/Twitter @kominfo_kepri, Facebook, YouTube, dan TikTok Diskominfo Prov Kepri, serta portal kominfo.kepriprov.go.id. (PR-Kepri)

![Forum Barisan Perlawanan Wartawan Kota Batam pada Sabtu [29/08/26] mendatangi Gedung Intelkam Polresta Barelang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi damai.
Foto: Ilustrasi AI](https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-29-at-15.31.33-350x250.jpeg)




![Forum Barisan Perlawanan Wartawan Kota Batam pada Sabtu [29/08/26] mendatangi Gedung Intelkam Polresta Barelang untuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi damai.
Foto: Ilustrasi AI](https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-29-at-15.31.33-120x86.jpeg)



Discussion about this post