beritabatam.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
PRICING
SUBSCRIBE
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Batam

Jalan Panjang Pengurusan Rekomendasi Cut n Fill di Batam

Dari PKKPR, Amdal/UKL-UMP Hingga PBG

Berita Batam by Berita Batam
Februari 11, 2026
0
Gedung BP Batam, Batam Centre
Foto: Istimewa

Gedung BP Batam, Batam Centre Foto: Istimewa

Batam | beritabatam.co : Akhir tahun 2025, Komisi VI DPR RI menyetujui pencabutan moratorium lahan di Batam, yang sebelumnya diberlakukan oleh BP Batam untuk memperbaiki sistem pengelolaan lahan dan basis data (Land Management System/LMS). Yang bertujuan memperkuat iklim investasi dan mengatasi hambatan administrasi dalam alokasi tanah berizin di kota Batam

Tapi, meskipun moratorium formal telah disetujui untuk dicabut sejak September 2025, proses distribusi lahan baru tetap tertunda sementara karena perbaikan sistem pengelolaan lahan.

RELATED POSTS

Jawab Keterbatasan Anggaran, Pemko Batam Optimalisasi Skema Pembiayaan Inovatif

Cek Progres, Amsakar Ahmad Tinjau Penataan Taman dan Pembangunan Infrastruktur

Lebaran Usai, ASN Pemko Batam Kembali Bekerja Dengan Skema WFA

Hutan Pulau Manis Terbakar, Proyek Funtasy Island Yang Mangkrak

Disisi lain, pertumbuhan investasi Batam tetap positif, bahkan menjelang dan saat sebagian kebijakan moratorium lahan dijalankan. Moratorium lahan bukan sepenuhnya menghentikan investasi, tetapi lebih berfokus pada penataan sistem pengelolaan lahan.

Hal ini dapat terlihat dari geliat pembangunan di berbagai titik di Kota Batam. Aktivitas Cut n Fill terlihat masih terus berjalan. Namun, yang menjadi sorotan publik Batam adalah maraknya dugaan aktivitas Cut n Fill yang tidak mematuhi aturan. Mulai dari persetujuan lingkungan, izin pematangan lahan dari BP batam sebagai pengelola lahan hingga perubahan peruntukan lahan tanpa revisi tata ruang.

Hal ini belum termasuk dampak lingkungan yang mencakup komitmen terhadap dokumen Amdal/UKL-UPL sampai pengawasan selama dan pasca pengerjaan cut n fill. Akibat lainnya yang kerap dikeluhkan warga terdampak langsung diantaranya, debu dan polusi udara, kerusakan jalan karena tonase kendaraan berat yang melebihi kapasitas serta banjir lokal di kawasan pemukiman sekitar yang terdampak.

Berdasarkan penelusuran media ini, praktik cut and fill di Kota Batam dalam satu tahun terakhir (2025–2026) menemukan dugaan pelanggaran legalitas dan minimnya transparansi dalam praktek perijinannya.

Banyak aktivitas cut and fill dilaporkan berjalan tanpa papan proyek, izin lingkungan atau izin tata ruang yang jelas. Diantaranya aktivitas di Jalan Hang Kesturi, Kabil, yang disebut tanpa papan informasi dan diduga ilegal. Di Sei Tamiang, pengerukan bukit berlangsung terbuka dan diduga berpotensi sebagai kegiatan tanah illegal. Beberapa titik di kawasan Nongsa yang melibatkan perusahaan properti nasional, serta perusahaan lain yang diduga terhubung dengan aktivitas reklamasi di kawasan Tanjung Uma.

Aktivitas cut and fill mendapat sorotan publik karena rawan merusak ekosistem alam, seperti penyempitan alur anak sungai dan pendangkalan akibat sedimentasi tanah galian sehingga meningkatkan risiko banjir di kemudian hari. Kerusakan kawasan mangrove dan pesisir, yang merupakan habitat penting bagi biota laut dan pelindung pantai dari erosi.

Salah satu tahapan krusial kegiatan cut and fill (galian dan timbunan) di Batam untuk memastikan proyek sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan RDTR yang berlaku di Batam adalah dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR). Dalam hal ini, melibatkan peran Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Untuk Pengurusan PKKPR di Batam dimulai dari pengajuan ke Sistem OSS RBA, Pengajuan dilakukan secara elektronik melalui sistem Online Single Submission (OSS). Dilanjutkan dengan Verifikasi Dokumen akan ditinjau untuk memastikan kesesuaian rencana. Permohonan seringkali melalui rapat pertimbangan FPRD Kota Batam untuk disetujui.selanjutnya Mengingat Batam memiliki BP Batam, koordinasi lahan sering melibatkan pengecekan alokasi lahan (SKEP/PL). dan dipastikan cut and fill harus sejalan dengan peruntukan alokasi lahan.

Yang perlu diingat, PKKPR ini hanya salah satu persyaratan ijin untuk mendapatkan rekomendasi aktivitas cut n fill di kota Batam. Persyaratan lainnya yaitu, Amdal, UKL/UPL dan PBG yang wajib dimiliki terlebih dahulu oleh pemohon rekomendasi.

Sebagai pengelola lahan di Batam, BP Batam bertanggung jawab atas pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kawasan, termasuk memberikan izin pematangan lahan. BP Batam memiliki kewenangan memastikan seluruh dokumen perizinan cut and fill lengkap. Ditpam (Direktorat Pengamanan) BP Batam bertugas di lapangan untuk menghentikan aktivitas cut and fill ilegal atau yang tidak memiliki surat izin resmi.

Dalam hal ini setiap aktivitas cut and fill harus mendapatkan persetujuan tertulis dari BP Batam. Termasuk aktivitas inspeksi mendadak sebagai bentuk pengawasan lapangan untuk memastikan kesesuaian proyek dengan izin, dalam hal ini berupa rekomendasi.

Selain BP Batam, aparat penegak hukum (APH) juga terlibat jika ditemukan indikasi pelanggaran pidana, seperti perusakan lingkungan atau penggunaan lahan tanpa izin.

Tapi fakta dilapangan, meski pengawasan berlangsung, masih sering ditemukan aktivitas cut and fill ilegal atau belum berizin yang beroperasi di Batam. (RED)

ShareTweetSend

Related Posts

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) nasional yang digelasr secara daring, Kamis (26/03/26).
Foto: MCB
Batam

Jawab Keterbatasan Anggaran, Pemko Batam Optimalisasi Skema Pembiayaan Inovatif

Maret 30, 2026
Hari pertama masuk kerja pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad langsung meninjau penataan taman dan pembangunan infrastruktur di sejumlah titik, Rabu (25/03/26).
Foto: MCB
Batam

Cek Progres, Amsakar Ahmad Tinjau Penataan Taman dan Pembangunan Infrastruktur

Maret 26, 2026
Lebaran usai, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai kembali bekerja pada Rabu (25/03/26)
Foto: MCB
Batam

Lebaran Usai, ASN Pemko Batam Kembali Bekerja Dengan Skema WFA

Maret 26, 2026
Kebakaran terjadi di Pulau Manis, Kecamatan Belakang Padang, pada Minggu (22/03/26), yang menghanguskan area hutan di sekitar pelantar dan dekat permukiman.
Foto: Istimewa
Batam

Hutan Pulau Manis Terbakar, Proyek Funtasy Island Yang Mangkrak

Maret 24, 2026
Terminal Pelabuhan Bintang 99 Persada,Batu Ampar, Kota Batam Senin (23/3/26) (Foto: Jamaludin)
Batam

Belum Ramai Hari Ini, Pelni Sebut Puncak Arus Balik Terjadi Senin Depan

Maret 23, 2026
Sampah di Jalan Jalan Utama Sei Binti, tepat di depan Masjid Aminah, Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung.
(22/03/26)
Foto: Jam-Bang
Batam

Lebaran Sampah Menumpuk di Ruas Jalan, DLH Batam: Kami Angkat Sebentar Lagi

Maret 22, 2026

Discussion about this post

https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2023/09/Video-Legam-Indonesia.mp4

Popular Stories

  • Amsakar Ahmad, Walikota Batam menghadapi Demonstran, Kamis (22/1/26) (Foto: Jamaludin)

    Kasus Pekerja Meninggal Hingga Polemik Lingkungan, Picu Rencana Aksi Mahasiswa Batam April Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudi Sambut Kedatangan Tiga Menteri di Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dubes RI : Perekonomian China Akan Jadi Terbesar di Dunia, Indonesia Jadi ke-6

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) nasional yang digelasr secara daring, Kamis (26/03/26).
Foto: MCB

Jawab Keterbatasan Anggaran, Pemko Batam Optimalisasi Skema Pembiayaan Inovatif

Maret 30, 2026
Hari pertama masuk kerja pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad langsung meninjau penataan taman dan pembangunan infrastruktur di sejumlah titik, Rabu (25/03/26).
Foto: MCB

Cek Progres, Amsakar Ahmad Tinjau Penataan Taman dan Pembangunan Infrastruktur

Maret 26, 2026
Lebaran usai, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai kembali bekerja pada Rabu (25/03/26)
Foto: MCB

Lebaran Usai, ASN Pemko Batam Kembali Bekerja Dengan Skema WFA

Maret 26, 2026
Kebakaran terjadi di Pulau Manis, Kecamatan Belakang Padang, pada Minggu (22/03/26), yang menghanguskan area hutan di sekitar pelantar dan dekat permukiman.
Foto: Istimewa

Hutan Pulau Manis Terbakar, Proyek Funtasy Island Yang Mangkrak

Maret 24, 2026
Terminal Pelabuhan Bintang 99 Persada,Batu Ampar, Kota Batam Senin (23/3/26) (Foto: Jamaludin)

Belum Ramai Hari Ini, Pelni Sebut Puncak Arus Balik Terjadi Senin Depan

Maret 23, 2026
April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Twitter Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • World
  • Opinion
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In