
Batam | beritabatam.co : Petugas Imigrasi Batam menggerebek Baloi View Apartemen di Lubuk Baja, Batam, Rabu pagi, (06/05/26). Lokasi itu diduga menjadi markas operasi kejahatan siber lintas negara.
Penggerebekan dilakukan menyusul dugaan aktivitas ilegal sejumlah warga negara asing asal Tiongkok, Filipina, hingga Vietnam.
Dari hasil penindakan, petugas mendapati ratusan WNA bekerja sebagai operator love scamming, judi online, dan penyebar link phishing e-commerce. Aktivitas mereka diduga merugikan banyak korban di Indonesia maupun luar negeri.
Informasi yang dihimpun menyebutkan operasi kejahatan siber ini dikendalikan oleh dua orang berinisial AL dan WL. Keduanya merupakan warga Tanjungpinang dan Batam yang disebut-sebut jebolan jaringan di Kamboja.
AL dan WL berperan sebagai bos yang mengatur seluruh aktivitas para operator asing tersebut. Mereka memanfaatkan Batam sebagai basis karena akses internet dan kedekatan dengan negara tetangga.
Dalam penggerebekan, ratusan WNA terlihat diamankan petugas dan dikumpulkan di lobi apartemen. Proses pendataan dan pemeriksaan. Para WNA yang terjaring akan didalami keterlibatan dan status keimigrasiannya. Jika terbukti melanggar, mereka terancam dideportasi dan dikenakan sanksi sesuai undang-undang. (Ben)














Discussion about this post