beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Senin, September 21, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Internasional

Gagal Lindungi Muslim, Penulis AS Samakan Modi dengan Hitler

Berita Batam by Berita Batam
Juni 11, 2020
0
Foto : ROL

Foto : ROL

Internasional | beritabatam.co : Agensi berita yang bermarkas di Amerika Serikat (AS) UPI, telah menyandingkan Perdana Menteri India Narendra Modi dengan pemimpin NAZI Adolf Hitler. 

Sebab, keduanya dinilai mempromosikan ketegangan dan kerusuhan, dari pada langkah perdamaian.  

RELATED POSTS

Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

8 Rumah Ditertibkan Timdu, BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

“Narendra Modi tampaknya memandang tawaran Perdana Menteri Pakistan Imran Khan sama seperti Kanselir Adolf Hitler memandang keinginan Perdana Menteri Inggris Neville Chamberlain untuk perdamaian di zaman kita,” kutip artikel UPI yang ditulis mantan pejabat militer AS, Kolonel Wes Martin seperti dikutip brecorder, Rabu (10/6).  

Martin menambahkan, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan juga telah berupaya meyakinkan India untuk membicarakan perdamaian. Sebaliknya, Modi malah meningkatkan ketegangan di Kashmir.

Sambung Martin, hal tersebut juga serupa pada saat Hitler merebut Cekoslowakia, kerusuhan sipil diciptakan di negara itu dan dilakukan para agitator Jerman. Dan para agen India, dia nilai, telah melakukan hal yang sama seperti di Jammu dan Kashmir.  

“Pada Agustus 2019, Modi mencabut status negara konstitusional, menyatakan wilayah persatuan, dan sepenuhnya di bawah kendali pemerintah pusat. Tindakan ini adalah awal dari pengepungan,” ucapnya.  

Tak hanya itu, pada Desember lalu kata Martin, pemerintahan Modi juga menghapus status kewarganegaraan dari populasi Muslim.   

“Bahkan, pembangunan kamp konsentrasi segera dimulai dan sedang diisi Muslim, sekarang (Muslim) kehilangan harta benda mereka,” katanya.  

Martin menegaskan, Modi dan Partai Bhartiye Janata-nya bahkan menyalahkan umat Islam atas penyebaran Covid-19 di negara tersebut. 

Menurut dia, ungkapan di saat kritis itu akan membuat orang-orang di India semakin bersitegang, terlebih ketika didorong oleh negara. 

“Mereka diserang di jalan-jalan, para korban Muslim (juga) ditolak aksesnya ke rumah sakit, meskipun sangat butuh perhatian di banyak kasus,” ungkapnya.  

Dia melanjutkan, dalam kamp konsentrasi, pemerintah juga mengkonsolidasikan populasi Muslim tanpa makanan, air, dan dukungan medis yang tepat. 

Hal itu dia nilai akan menjadi kerugian besar di sisi Muslim. “Ini juga akan memberi Modi kemampuan untuk mengklaim tingginya jumlah kematian sebagai pembenaran retroaktif atas tindakannya (menyalahkan Muslim)” tutur dia.

Sumber : Republika.co.id

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Istimewa
Batam

Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

September 21, 2026
Foto: BP Batam
Batam

8 Rumah Ditertibkan Timdu, BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling

September 20, 2026
Nasional

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Foto: Istimewa

    Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8 Rumah Ditertibkan Timdu, BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

September 21, 2026
Foto: Kepriprov.go.id

SK Pengangkatan 7 Anggota KPID Kepri Dibatalkan PT TUN Medan, Ini Respons Pemprov

September 20, 2026
Foto: BP Batam

8 Rumah Ditertibkan Timdu, BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling

September 20, 2026

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In