Batam | beritabatam.co : Harapan puluhan konsumen PT. Basima Asia Pasifik yang ingin segera menempati rumah yang dicicilnya sepertinya masih sekedar angan-angan belaka. Cicilan uang muka yang sudah disetor konsumen sejak tahun 2018, ternyata berujung kekecewaan. Hunian yang konsumen idam-idamkan tak kunjung selesai dibangun oleh pengembang
Usaha konsumen untuk mendapat kepastian soal pembangunan hunian yang dijanjikan pengembang, sudah berulang kali dilakukan pihak konsumen. Bahkan puluhan konsumen yang merasa dirugikan sudah mendatangi kantor PT. Basima Asia Pasifik, yang berkantor di perumahan Basima Garden, Sambau, Nongsa kota Batam, tertanggal 27 Juni 2020.
Saat itu, konsumen dan pengembang menyepakati perjanjian yang isinya ;
- Pihak developer akan membangun dan melanjutkan pembangunan perumahan nasabah sampai bulan Februari 2021, rumah siap dibangun dan terima kunci.
- Apabila tidak jadi dibangun uang kembali atau sertifikat diberikan kepada nasabah untuk dibangun sendiri.
- Kesepakatan awal tetap berjalan sekalipun pembangunannya berpindah kepada pengembang lain (PT.Basima bertanggung jawab seratus persen).
- Rumah yang pembayaran lunas lebih diprioritaskan pembangunannya, dan apabila tidak terlaksana akan dikembalikan uangnya 100%.
- Untuk memperlancar pembangunan nasabah melanjutkan pembayaran uang muka, yang akan tertotal/terakumulasi keseluruhannya sewaktu akad kredit.
- Apabila seluruh kesepakatan tidak dipenuhi, maka akan diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia.
Salah satu konsumen yang ditidak dipublikasikan mengaku hingga Agustus 2021 ini perumahan Basima Garden belum bisa dihun. Dan belum ada kepastian kapan hak mereka akan ditunaikan oleh pengembang. (han)














Discussion about this post