
Jakarta | beritabatam.co – Brigjen Pol Eko Hadi Santoso resmi dimutasi dari jabatannya sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026.
Dalam telegram tersebut, Eko mendapat penugasan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri. Dengan posisi baru itu, Eko tetap berada di lingkungan Bareskrim Polri dan masih menjalankan fungsi penyidikan.
Dokumen mutasi tidak mencantumkan alasan khusus pergantian jabatan maupun mengaitkannya dengan penanganan kasus tertentu.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di bawah kepemimpinannya mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika di sejumlah tempat hiburan malam di Batam, Kepulauan Riau.
Salah satu perkara menonjol yang ditangani Dittipidnarkoba adalah penggerebekan HH Club/Planet 3.0 Pub & KTV Batam pada 10 Agustus 2026. Dalam operasi itu, polisi mengamankan 32 orang dan menemukan barang bukti narkotika, termasuk sekitar 762 butir ekstasi yang disimpan di dalam brankas.
Dari hasil pengembangan, enam orang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidikan kemudian mengarah kepada Basri Lewaimang yang diduga berperan sebagai koordinator pengelolaan Planet 1, Planet 2 dan Planet 3, sekaligus dugaan terkait distribusi narkotika di tempat-tempat hiburan tersebut.
Basri sempat melarikan diri ke Malaysia setelah penggerebekan. Pelariannya berakhir setelah berhasil ditangkap di Johor Bahru, Malaysia, melalui kerja sama penyidik Bareskrim dengan pihak terkait di luar negeri.
Saat ditangkap, polisi turut mengamankan alat komunikasi, uang dalam pecahan rupiah, dolar Singapura dan ringgit Malaysia, serta sejumlah catatan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika.
Sementara itu, DPO lainnya yakni Yuwanky berhasil ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak bepergian.
Dengan tertangkapnya Basri dan Yuwanky, penyidik masih terus mengembangkan perkara untuk memburu jaringan lain yang terkait peredaran narkoba di tempat hiburan malam tersebut.
Dengan mutasi ini, estafet kepemimpinan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri akan diisi pejabat baru untuk melanjutkan pengungkapan jaringan peredaran narkoba lintas wilayah. (Ben)










Discussion about this post