Batam | beritabatam.co : Program vaksinasi massal terus dikebut oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), termasuk pemerintah daerah. Sejauh ini vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 76,6 persen.
“Usia 18 tahun ke atas sudah 76,6 persen dan usia 12-17 tahun sudah tercapai 71,9 persen. Kita harapkan vaksinasi dosis pertama bisa rampung 100 persen pada akhir Oktober mendatang,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad usai meninjau vaksinasi di Pesantren Ya Husnaya Hidayatul Mibtadi’in, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang.
Untuk stok vaksin di Kepri, lanjut Ansar sangat cukup untuk seluruh masyarakat Kepri. Dalam waktu dekat pemerintah Kepri mendapatkan bantuan dari Singapura sebanyak 100 ribu vaksin jenis sinophac.
“Respon pemerintah pusat sangat cepat. Kemarin di Batam kekurangan vaksin, Kemenkes langsung kirim 5 ribu vaksin. Dalam waktu dekat kita juga mendapatkan bantuan dari Singapura,” ujar Ansar.
Saat ini Pemerintah Kepri akan mengejar vaksinasi dosis kedua yang memang bisa dilakukan secara bertahap, sesuai masa waktu yang sudah ditentukan.
“Kemarin kita sudah rapat dengan Disnaker. Kita perintahkan perusahaan yang sudah melakukan vasinasi dosis pertama untuk dijadwalkan kembali dosis kedua, termasuk untuk masyarakat umum,” tegasnya.
Pemerintah Kepri saat ini masih menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Meskipun demikian, Ansar mengaku Kepri seharusnya bisa menerapkan PPKM level 2.
“Indikator mikro yang sudah kita capai seharusnya bisa turun level 2, tapi hampir seluruh Indonesia masih memberlakukan PPKM level 3. Kita tunggu arahan pemerintah pusat dan kita lihat kondisi PPKM level 3 ini,” tutupnya. (MIB)














Discussion about this post