Batam I beritabatam.co : WaliKota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, tinjau perkembangan pembangunan Masjid Tanjak di kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (26/05/22).
Mulai dari interior, eksterior, ornamen masjid, tempat wudhu, taman, podium mimbar sampai penerangan di area masjid.
“Saya ingin masjid ini selesai tepat waktu dan bangunannya harus bisa bikin jemaah nyaman,” ujar Rudi.
Pembangunan masjid Tanjak sudah dimulai sejak 23 Desember 2020 dan akan selesai pada tahun 2022 dengan konsep Tanjak Melayu karena tanjak memiliki lambang kewibawaan dan identitas di kalangan masyarakat Melayu.
“Ini merupakan konsep bangunan yang pertama di Indonesia, sekaligus merupakan masjid monumental kedua yang dibangun di Batam,” katanya.
Adapun, Masjid Tanjak didirikan di lahan seluas sekitar 15.797 meter persegi, lantai 1 luas bangunan 2.094 meter persegi, lantai 2 (mezzanine) luas bangunan 468 meter persegi.
Tempat ibadah ini dirancang mampu menampung jemaah laki-laki di lantai 1 sebanyak 900 jemaah, sedangkan kapasitas jamaah perempuan pada lantai 2 dapat menampung sebanyak 350 jamaah.
Tinggi bangunan masjid mencapai 39,5 meter, tinggi menara masjid 45 meter dengan biaya pembangunan masjid mencapai Rp39.937.665.520 dengan sumber pembiayaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). (MCB)














Discussion about this post