Batam | beritabatam.co : Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, membenarkan inspeksi mendadak (sidak) oleh Pengawas Ketenagakerjaan, Ditjen Binwasnaker dan K3 bersama Tim Satgas Pelindungan PMI, Ditjen Binapenta dan PKK, Kementerian Ketenagakerjaan di tiga hotel yang menjadi tempat isolasi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Batam, (16/08/21) lalu.
“Benar, tapi kami hanya mendampingi saja kegiatan sidak pusat. Semua proses di pusat,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, (20/08/21).
Rudi mengaku pihaknya juga sudah mengecek domisili penyalur (agen) Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sebanyak 46 orang yang ditemukan di Penuin hotel, Batam.
“Ada belasan agen sebagai penyakur 46 CPMI. Seluruh agen berdomisili di Surabaya dan Jakarta,” kata Rudi.
Diketahui 46 orang CPMI ini seluruhnya berjenis kelamaan perempuan yang akan menunggu jadwal keberangkatan menuju Singapura untuk dipekerjakan.
“Mereka CPMI hanya transit di Batam. Seluruhnya CPMI bukan warga Batam, melainkan warga luar Batam,” tegas Rudi. (MIB)














Discussion about this post