Batam | beritabatam.co : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta pengertian warga agar segera mengosongkan bangunan bekas Pasar Induk Jodoh. Ini bertujuan agar proses pembangunan pasar baru bisa segera dimulai.
“Pembangunan pasar induk ini kita mintakan anggaran pusat. Pusat akan memberikan apabila sudah clean and clear, artinya kosong benar. Kalau tidak kosong, anggaran tidak turun, maka akan tertunda pembangunan pasar induknya,” kata Rudi di Batam Centre, Rabu (11/03/20), sebagaimana dimuat laman mediacenterbatam.
Menurutnya, bantuan dari pemerintah pusat ini sangat dibutuhkan. Karena pemerintah daerah tak memiliki anggaran yang cukup untuk membangun pasar yang bertahun-tahun terbengkalai itu.
“Kita sendiri tidak mampu, anggaran kita terbatas. Maka kita sangat berharap bantuan dari pusat, dari Kementerian Perdagangan, dan Kementerian PUPR. Nanti selebihnya baru kita,” aku Rudi.
Pemerintah sudah memegang data para pedagang termasuk di sekitar Tos 3000. Nantinya nama-nama ini akan diundi untuk menentukan lokasi kios untuk masing-masing pedagang. Tidak ada yang menjadi prioritas tertentu.
“Tidak ada prioritas, Tujuan kami pemerintah hanya ingin membersihkan, merapikan. Tak ada tujuan lain,” ujarnya.
Rudi menjelaskan, Pasar Induk itu nantinya akan dijadikan milik pemerintah, sehingga tidak dibisniskan. (MCB)














Discussion about this post