beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Selasa, September 22, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Utama

Melawan Corona dengan Rempah Tradisional

Berita Batam by Berita Batam
Maret 4, 2020
0
Empon Untuk Tangkal Virus
Foto : Istimewa

Empon Untuk Tangkal Virus Foto : Istimewa

Oleh : Dadang Kurnia, Adysha Citra Ramadhani, Nora Azizah

Viral | beritabatam.co : Masyarakat diajak kembali hidup sehat untuk kuat berhadapan dengan beragam virus dan penyakit. Termasuk melawan virus corona jenis baru.

RELATED POSTS

Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Kejahatan Curanmor dari Berbagai Lokasi

Polresta Barelang Ungkap Kasus Karhutla di Tangkapan Air Tembesi, 10 Hektare Lahan Terbakar

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

Salah satu cara melawan penyakit atau meningkatkan daya tahan tubuh di antaranya dengan makan sehat, menghindari stres, dan berolahraga. Salah satu bahan alami yang populer disebut sebagai ‘penangkal’ corona adalah rempah-rempah.

Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr Mangestuti Agil mengajak masyarakat masyarakat kembali mengoptimalkan rempah tradisional atau empon-empon sebagai upaya terhindar dari virus corona (Covid-19) yang telah masuk ke Indonesia.

“Dunia sedang dihebohkan dengan adanya Covid-19. Diperlukan kekebalan tubuh yang maksimal agar terhindar dari kemungkinan terkena penyebaran virus yang semakin masif,” ujarnya ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (2/3).

Ia menjelaskan, tubuh manusia yang sehat sudah dilengkapi dengan daya imun atau kekebalan tubuh untuk menjaga dari berbagai penyakit dan virus. Namun, saat manusia lengah dan daya imun turun maka penyakit dan berbagai virus mudah datang, serta menyebabkan tubuh menjadi sakit.

Dosen Fakultas Farmasi Unair itu menyampaikan untuk menjaga agar imunitas tetap terjaga dengan baik maka diperlukan berbagai upaya. Seperti adanya manajemen stres yang baik, menjaga pola makan, istirahat dan olahraga teratur.

“Kesemuanya itu sudah sepaket. Jika dijalankan dengan baik maka imunitas akan kuat dan membuat manusia sehat, termasuk terhindar dari virus seperti Covid-19,” ucapnya.

Rempah-rempah tradisional, salah satunya kunyit yang memiliki antioksidan sangat baik untuk menguatkan kekebalan tubuh. “Jika tidak ada waktu membuat minuman dari kunyit, bisa membuat minuman dari jahe atau mengonsumsi susu telor madu jahe (STMJ), kemudian minuman herbal pokak yang memiliki kegunaan menguatkan kekebalan tubuh,” katanya.

Menurut dia, bahan alam itu akan selalu lebih cepat diterima dan menyatu dengan tubuh. Asalkan dikonsumsi teratur dan rutin atau minimal tiga kali dalam sepekan.

“Ingat, sejak dulu empon-empon sudah menjadi bagian dari Indonesia. Masalahnya, kini belum banyak masyarakat yang menaruh perhatian. Meski di era sekarang semua khasiat sudah teruji, diperlukan perhatian untuk kembali mengoptimalkan rempah-rempah di sekitar kita,” tuturnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meyakini khasiat rempah-rempah tradisional untuk menjaga kesehatan. Akhir-akhir ini ia mengonsumsi zat yang mengandung curcuma seperti jahe, temulawak, dan kunyit.

“Jadi ayo kita gunakan itu. Tidak mahal juga. Meskipun kita tidak tahu itu betul atau tidak tapi yang paling penting adalah kita sudah berusaha. Jadi sudah berapa bulan ini saya minum itu. Kalau mau saya buatkan di kediaman ada banyak,” kata Risma di Surabaya, Senin (2/3).

Risma berharap, warga Surabaya dapat berbuat yang terbaik dalam pencegahan virus tersebut. “Mudah-mudahan Tuhan juga mengembalikan kebaikan itu pada kita. Meskipun bukan di kita, tapi mungkin anak-anak, cucu kita. Sehingga kita ikut mendapatkan kebaikan. Siapa yang berbuat baik pasti akan mendapat kebaikan,” kata Risma.

Risma mengonsumsi curcuma setelah menyimak riset yang dibuat peneliti Unair. Riset menyebut konsumsi sari rempah-rempah bisa menjadi penangkal virus corona yang akhir-akhir ini masih menjadi ancaman masyarakat.

Temuan hasil riset ini dilakukan oleh Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga Chaerul Anwar Nidom. Nidom yang juga alumnus Unair ini berhasil menemukan penangkal virus corona dari sari rempah-rempah (curcuma).

Nidom mengatakan, untuk menghadapi virus corona, masyarakat bisa mengatasinya dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung curcuma.  “Di beberapa tempat saya tawarkan apa yang bisa digunakan untuk menangkal virus corona. Kita bisa mengatasinya dengan mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung curcuma seperti jahe, kunyit dan temulawak,” ujar Nidom berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (25/2).

Penelitian mengungkapkan kunyit memang memiliki manfaat menyehatkan bagi tubuh. Salah satunya telah dibuktikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. Studi dalam jurnal tersebut mengungkapkan bahwa kunyit memiliki senyawa aktif bernama curcumin yang secara efektif dapat mematikan beberapa jenis sel kanker.

Di samping itu, kunyit juga sudah sejak lama dimanfaatkan untuk pengobatan. Hal ini dikarenakan adanya senyawa antiinflamasi pada kunyit.

“Kunyit memiliki senyawa antiinflamasi alami bernama curcuminoid,” papar ahli gizi dari Mayo Clinic Anya Guy seperti dilansir Medical Express.

Guy mengatakan cucuminoid dapat memberi manfaat positif bagi beragam penyakit. Penyakit-penyakit ini meliputi kanker, obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit radang usus.

Guy menambahkan, orang-orang yang terdiagnosis dengan penyakit seperti kanker atau diabetes tidak boleh serta-merta mengobati penyakit mereka dengan curcumin atau kunyit saja. Meski memiliki sifat antiinflamasi, konsumsi suplemen curcumin atau kunyit pada pasien penyakit kanker maupun diabetes perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Secara umum, Guy mengungkapkan ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengonsumsi kunyit. Salah satunya adalah dengan menggunakan kunyit berbentuk bubuk untuk dijadikan campuran dalam sajian kari atau makanan lain.

“Saya merekomendasikan untuk memilih kunyit dalam bentuk alami atau bubuk dan juga mencoba mengonsumsi kunyit dengan makanan lain untuk menambah (tingkat) absorpsi,” terang Guy. Meski memiliki manfaat kesehatan, kunyit sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebih. Batas maksimal yang aman untuk mengonsumsi kunyit adalah 8 gram per hari.

Sementara jahe mengandung nutrisi cukup padat. Dalam satu cangkir penuh jahe segar cincang mengandung sekitar 80 kalori, 18 gram karbohidrat, dan 2 gram serat, serta protein. Satu sendok makan jahe juga bisa menambah sekitar 5 kalori.

Setiap satu gigitan jahe juga mengandung vitamin dan mineral. Seperti zat besi, vitamin C, kalium, magnesium, dan seng.

Minuman dengan jahe segar, seperti menambahkan parutan jahe ke smoothie sayur atau buah, dapat menjadi pilihan terbaik untuk melawan virus di dalam tubuh. Senyawa aktif Gingerol memiliki peranan penting memberantas virus. Dalam sebuah studi laboratorium yang diterbitkan di dalam Journal of Ethnopharmacology menyebutkan bahwa jahe segar efektif melawan virus pernapasan manusia syncytial (HRSV), yakni penyebab utama dari infeksi pernapasan.

Sedang temulawak bisa dimanfaatkan sebagai antibakteri karena kandungan xantorrhizolnya. Temulawak juga bisa mengobati antiradang, kaya antioksidan, mampu menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker, dan baik untuk melancarkan peredaran darah.

Sumber : Republika Online

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Polresta Barelang
Hukrim

Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Kejahatan Curanmor dari Berbagai Lokasi

September 22, 2026
Foto: Polresta Barelang
Hukrim

Polresta Barelang Ungkap Kasus Karhutla di Tangkapan Air Tembesi, 10 Hektare Lahan Terbakar

September 22, 2026
Foto: Ilustrasi AI
Kepri

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

    Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Foto: Polresta Barelang

Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Kejahatan Curanmor dari Berbagai Lokasi

September 22, 2026
Foto: Polresta Barelang

Polresta Barelang Ungkap Kasus Karhutla di Tangkapan Air Tembesi, 10 Hektare Lahan Terbakar

September 22, 2026
Foto: Ilustrasi AI

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026
Foto: Istimewa

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

September 22, 2026
Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

September 21, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In