
Batam | beritabatam.co – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan dengan rutin turun langsung ke lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Arahan itu disampaikan Li Claudia saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran OPD Pemerintah Kota Batam dan BP Batam di Kantor BP Batam, Kamis (9/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Li Claudia menegaskan bahwa pemantauan langsung di lapangan menjadi kunci untuk mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang muncul selama proses pembangunan.
“Kita harus memastikan pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan perencanaannya. Turun langsung ke lapangan agar setiap kendala dapat segera diketahui dan diselesaikan,” tegasnya.
Selain pengawasan, Li Claudia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang melibatkan kewenangan kedua instansi.
Menurutnya, koordinasi sejak tahap pelaksanaan hingga proses serah terima pekerjaan diperlukan agar kualitas pembangunan tetap terjaga dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, sejumlah OPD memaparkan progres pelaksanaan program prioritas Tahun Anggaran 2026.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, misalnya, melaporkan perkembangan pemeliharaan jalan, drainase, serta normalisasi sungai yang saat ini masih berlangsung di berbagai wilayah Kota Batam.
Li Claudia turut menyoroti persoalan saluran drainase yang masih dipenuhi sampah. Ia meminta OPD terkait meningkatkan edukasi kepada masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak membuang sampah ke saluran air karena dapat menghambat aliran drainase dan memicu genangan saat hujan.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah melalui optimalisasi armada pengangkut, penataan titik pembuangan sampah liar, serta pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sejumlah lokasi.
Di sektor lingkungan, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan juga terus melaksanakan pemeliharaan pohon, penataan taman, serta pengembangan ruang terbuka hijau sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Li Claudia berharap seluruh program pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah masyarakat merasakan hasilnya. Karena itu saya minta seluruh OPD terus memperkuat koordinasi, responsif terhadap persoalan di lapangan, dan bekerja secara terukur agar pembangunan di Kota Batam semakin baik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Batam optimistis, melalui pengawasan yang lebih intensif dan sinergi yang kuat dengan BP Batam, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, berkualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(Red/Humas Diskominfo Batam)













Discussion about this post