Batam | beritabatam.co : Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mendeportasi 24 warga negara Tiongkok pada 1 dan 2 Mei 2026 melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.
Pendeportasian tersebut merupakan tindak lanjut hasil pengawasan keimigrasian terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Batam lewat Operasi Wira Waspada yang digelar April 2026. Operasi itu menyasar kawasan apartemen Opus Bay, Marina City, yang diduga menjadi lokasi aktivitas puluhan WN Tiongkok.
Dari hasil pengawasan, petugas menemukan dugaan pelanggaran ketentuan keimigrasian. Selain dideportasi, seluruh WN Tiongkok tersebut dikenakan tindakan penangkalan sehingga tidak dapat kembali masuk ke wilayah Indonesia dalam jangka waktu tertentu.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menegaskan langkah ini merupakan wujud nyata upaya Imigrasi Batam dalam menjaga kedaulatan serta ketertiban hukum di bidang keimigrasian.
“Imigrasi Batam akan terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing, khususnya di kawasan strategis seperti kawasan industri dan hunian yang berpotensi menjadi lokasi aktivitas tenaga kerja asing. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, (05/05/26).
Imigrasi Batam menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan pengawasan yang efektif dan komprehensif. Pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengelola kawasan dan masyarakat, untuk turut berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran keimigrasian.
“Sinergi ini menjadi kunci dalam mewujudkan penegakan hukum yang optimal,” tambah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.
Langkah tegas ini sejalan dengan perintah harian Direktur Jenderal Imigrasi yang menekankan penguatan fungsi pengawasan dan sinergi penegakan hukum. Dengan dilaksanakannya deportasi ini, Imigrasi Batam berharap dapat meningkatkan kepatuhan orang asing terhadap peraturan keimigrasian di wilayah Indonesia, khususnya di Kota Batam. (***)













Discussion about this post