Batam | beritabatam.co : Fakultas Teknik UIS dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) melaksanakan Webinar Nasional dengan tema peluang dan tantangan industri (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) berbasis digital era new normal untuk indonesia bangkit, Sabtu (14/08/21).
Sebagai narasumber kegiatan ini, adalah Gubernur Kepri, H.Ansar Ahmad,MM, Sekjen Forum Dekan Indonesia dan Ketua PII Kalimantan Timur,Dr.Ir.Isradi Zainal,MM,DESS.,IPU.,ASEAN Eng. Ketua BKTI PII Ir.I Made Dana M,M.Si, Senior Mechanical Of Engineer PT.Citra Tubindo, Dedi T Suprayogi,Ph.D serta Opeening Speech, Ketua PW PII Kepri,Dr.Mulia Pamadi,Dr.H,Mustaqim Syuaib, selaku Rektor Universitas Ibnu sina dan Ketua Aptisi Wilyaha X-D Kepri dan Dekan FT UIS,Dr.Larisang,MT.,IPM.
Menurut Larisang, pelaksanaan kegiatan ini sebagai peran serta kampus membangun indonesia kembali bangkit akibat krisis kesehatan yang dihadapi dunia saat ini.
“Ini menjadi latar belakang kegiatan webinar. Kita saksikan masa-masa ini, masyarakat dalam kegalauan bahkan ketakutan-ketakutan. Webinar ini diharapkan menimbulkan rasa optimisme khussusnya para pelaku UMKM,”ujarnya.
Ia meyakini, krisis kesehatan yang terjadi saat ini memiliki peluang bisnis. Apalagi dalam pergerakan dunia digital. Karena itu, materi yang akan disampaikan memberikan gambaran peluang. Ini harus ditangkap karena Covid 19 akan selalu ada meski saat ini masyarakat berada dalam masa ketikpastian keadaan.
“Sesungguhnya, kalau dilihat persepktif usaha, maka ini pelaung baru yang besar, yang harus ditangkap,”terangnya.
Dalam webinar ini sediktnya 1000 partisipan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ditambah partisipan dari malaysia.
Sementara itu, Mulia Pamadi mengatakan, di Indonesia terdapat 64 juta UMKM yang mampu mempekerjakan sekitar 116 juta orang. Akibat pandemi ini, sekitar 75 persen diataranya terdampak.
“Pandemi akan berakhir tapi virus tidak akan hilang. Oleh karena itu, bagaimana peluang UMKM berbasis digital menjadi fukus pembahasan,”ujarnya.
Sementara itu, Mustaqim Syuaib mengatakan, UMKM perlu didukung dari berbagai sektor khususnya mengenai digital. Tidak dapat dipungkiri, meski teknologi saat ini berkembang sangat pesat namun masih ada yang belum memanfaatkan hal ini.
“Ini perlu dipahamkan, bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan oleh para UMKM,”ujarnya. (***)














Discussion about this post