beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Selasa, September 22, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Utama

Berbondong Bondong Beralih ke Telegram, Yuk Kenal Lebih Dekat Aplikasi Besutan Pavel Durov

Berita Batam by Berita Batam
Januari 18, 2021
0
Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Viral | beritabatam.co : Menyusul kebijakan privasi aplikasi perpesanan WhatsApp, belakangan marak pengguna yang melirik bahkan migrasi ke aplikasi Telegram yang dianggap lebih mengakomodir keamanan data pengguna.

Hal itu dibuktikan oleh firma riset Sensor Tower yang menganalisis jumlah unduhan kedua platform tersebut.

RELATED POSTS

Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Kejahatan Curanmor dari Berbagai Lokasi

Polresta Barelang Ungkap Kasus Karhutla di Tangkapan Air Tembesi, 10 Hektare Lahan Terbakar

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

Menurut Sensor Tower, dalam dua hari pada akhir pekan lalu, Telegram diunduh oleh lebih dari 2,2 juta pengguna di platform Android (Play Store) dan iOS (App Store).

Sementara jumlah unduhan WhatsApp mengalami penurunan signifikan, yakni sebesar 11 persen dalam tujuh hari pertama tahun 2021, dibanding periode sebelumnya.

Firma riset aplikasi App Annie juga melaporkan penurunan pengguna WhatsApp. Peringkat WhatsApp di daftar aplikasi terpopuler, baik di Android dan iOS, tercatat menurun.

Banyaknya pengguna yang beralih dari WhatsApp ke Telegram ini menyusul digulirkannya kebijakan privasi dan persyaratan layanan baru oleh WhatsApp. Para pengguna WhatsApp mendapatkan notifikasi pembaruan kebijakan tersebut sejak Kamis (7/1/2021).

Dalam notifikasi itu, WhatsApp menyampaikan tiga pembaruan penting, termasuk pemberitahuan terkait penerusan beberapa informasi penggun WhatsApp kepada Facebook, selaku perusahaan induk WhatsApp.

Kebijakan baru ini mendapatkan beragam respons, termasuk adanya penolakan dari sejumlah pihak yang peduli terkait pengambilan dan pengelolaan data pribadinya oleh WhatsApp.

Pihak-pihak tersebut kemudian memilih untuk hengkang dari WhatsApp dan beralih ke aplikasi perpesanan lain, salah satunya Telegram.

Telegram merupakan aplikasi perpesanan instan yang dibuat oleh kakak-beradik Nikolai dan Pavel Durov. Keduanya memiliki tanggung jawab yang berbeda ketika mengelola Telegram.

Pavel bertanggung jawab pada ideologi Telegram berikut dengan kelangsungan operasional Telegram. Pavel diketahui menggelontorkan uang pribadinya sendiri untuk menjalankan Telegram. Sedangkan saudaranya, Nikolai bertanggung jawab dari segi teknologinya. Untuk membangun Telegram, Nikolai mengembangkan protokol data khusus yang unik, terbuka, aman, dan dioptimalkan untuk bekerja dengan banyak pusat data. Saat ini, pengembang Telegram bermarkas di Dubai, Uni Emirat Arab. Aplikasi ini pertama kali diluncurkan untuk iOS pada 14 Agustus 2013. Baru dua bulan setelahnya, versi pertama Telegram untuk Android diluncurkan, tepatnya pada 20 Oktober 2013.

Telegram sedianya dapat digunakan pengguna untuk berkirim pesan, foto, dokumen, stiker, GIF, panggilan suara hingga panggilan video. Untuk fitur panggilan video, saat ini baru tersedia di obrolan pribadi saja (one-on-one chat), bukan grup. Telegram juga memungkinkan pengguna untuk membut grup dengan kapasitas anggota mencapai 200.000 orang. Di dalam grup tersebut juga sudah didukung fitur admin, mention, balasan, tagar, serta berbagi/menerima dokumen mencapai 2 GB. Di samping itu, grup Telegram juga sudah dibekali dengan alat moderasi sehingga memungkinkan admin grup dapat menghapus pesan secara massal, mengontrol keanggotaan, dan menyematkan pesan penting.

Pemilik channel bisa mengirimkan pesan langsung ke banyak pengikutnya. Namun, pengikut channel tersebut tidak bisa memberikan respons pada pesan yang dikirimkan. Fitur istimewa yang dimiliki oleh Telegram selanjutnya adalah ruang obrolan rahasia alias Secret Chat. Pesan yang dikirim melalui ruang obrolan ini secara otomatis sudah dilindungi enkripsi end-to-end sehingga tidak ada siapapun yang bisa mengintip percakapan pengguna, selain pengguna itu sendiri. Pesan di Secret Chat juga hanya bisa dibaca oleh perangkat yang juga digunakan untuk mengirimkan pesan saja. Artinya, apabila pindah ke perangkat lain meskipun menggunakan akun yang sama, isi chat tetap tidak bisa dibaca. Di samping itu, secret chat juga dilengkapi dengan fitur screenshot alerts di mana pengguna akan diberi tahu apabila lawan bicanya melakukan tangkap layar dari obrolannya.

Telegram juga dibekali dengan fitur stiker yang beragam untuk menambah keseruan pengguna ketika menggunakan Telegram.

Telegram memiliki pencarian GIF animasi, editor foto canggih, dan platform stiker publik. Jaminan Perlindungan Data Dari sejak berdiri, Durov bersaudara selalu menjunjung tinggi pentingnya perlindungan data pribadi pengguna.

Telegram berkomitmen untuk melindungi percakapan pribadi pengguna dari pihak ketiga (pemerintah, perusahaan, dan sebagainya) serta dari para pengiklan. Oleh karena itu, Telegram tidak berafiliasi kepada perusahaan teknologi mana pun di dunia. “Kami tidak menggunakan data Anda untuk penargetan iklan, kami tidak menjualnya kepada orang lain, dan kami bukan bagian dari ‘keluarga perusahaan’ mafia mana pun,” tulis Telegram.

Dari sisi enkripsi, Telegram menggunakan sistem enkripsi yang berbeda dengan WhatsApp. Aplikasi ini menggunakan sistem enkripsi MTProto yang dikembangkannya sendiri.

Telegram mengklaim bahwa protokol ini lebih tangguh dan anti-bobol. Namun, enkripsi ini hanya berlaku pada fitur Secret Chat saja. Sedangkan untuk percakapan pribadi atau grup, Telegram menggunakan metode distributed infrastructure.

Skema ini memungkinkan data percakapan pengguna yang ada di Cloud disimpan di berbagai data center yang tersebar di seluruh dunia. Karena disimpan di berbagai belahan dunia, hukum yang melindungi data ini pun berbeda-beda pula, tergantung dari negara di mana data center itu berada. Dengan sistem distributed infrastructure, membuat para pihak yang menginginkan Telegram untuk membuka data penggunanya terhalang regulasi, hingga akhirnya memilih menyerah. “Hingga hari ini, kami telah mengungkapkan 0 byte data pengguna kepada pihak ketiga, termasuk pemerintah,” tulis Telegram.

Seperti WhatsApp, Telegram juga memiliki fitur keamanan verifikasi dua langkah untuk mencegah orang lain dengan mudah masuk ke akun Telegram pengguna. Aplikasi gratis tapi bersiap cari profit Aplikasi Telegram bisa diunduh secara gratis oleh pengguna, baik di iOS maupun Android. Namun, akhir tahun lalu, Pavel Durov selaku pendiri sekaligus CEO Telegram mengumumkan bahwa aplikasi buatannya itu akan mencari profit mulai tahun 2021.

Pavel tidak mendetailkan kapan tepatnya Telegram akan mulai mencari profit. Namun, Pavel membeberkan beberapa skenario yang kemungkinan besar akan digunakan Telegram dalam mencari keuntungan. Adapun skenario mencari profit ala Telegram yakni dengan menambah fitur baru untuk pengguna premium. Baca juga: Telegram Bersiap Pajang Iklan, Setelah Punya 500 Juta Pengguna Lalu, Telegram juga akan memperkenalkan platform iklannya sendiri yang ditujukan untuk channel, bukan chat one-to-one. Selain itu, Telegram juga berencana mengeluarkan stiker premium dengan fitur ekspresif tambahan.

Durov menegaskan bahwa pengguna non-premium akan tetap bisa menikmati layanan Telegram seperti biasanya secara gratis, selamanya. “Semua fitur yang saat ini gratis, akan tetap gratis,” lanjut Durov. Kebijakan mencari untung ini digulirkan Telegram untuk mendukung pertumbuhan aplikasi yang saat ini memiliki hampir 500 juta pengguna aktif tersebut. “Sebuah proyek sebesar kami (Telegram) membutuhkan setidaknya beberapa ratus juta dolar per tahun agar dapat terus berjalan,” kata Durov.

Strategi monetisasi di atas disebut Durov sebagai “Telegram Way” untuk tetap independen dan setia pada value mereka. Selain itu, Durov juga mengatakan tidak akan menjual Telegram kepada pihak mana pun.

Sumber : Kom Tek

 

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Polresta Barelang
Hukrim

Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Kejahatan Curanmor dari Berbagai Lokasi

September 22, 2026
Foto: Polresta Barelang
Hukrim

Polresta Barelang Ungkap Kasus Karhutla di Tangkapan Air Tembesi, 10 Hektare Lahan Terbakar

September 22, 2026
Foto: Ilustrasi AI
Kepri

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

    Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Foto: Polresta Barelang

Polresta Barelang Amankan 40 Motor Hasil Kejahatan Curanmor dari Berbagai Lokasi

September 22, 2026
Foto: Polresta Barelang

Polresta Barelang Ungkap Kasus Karhutla di Tangkapan Air Tembesi, 10 Hektare Lahan Terbakar

September 22, 2026
Foto: Ilustrasi AI

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026
Foto: Istimewa

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

September 22, 2026
Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

September 21, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In