Batam | beritabatam.co : Aksi Peduli Gema Minang yang rencananya melakukan aksi untuk menutup Gelper yang berada di lokasi perumahan padat penduduk di kota Batam dibatalkan dan di undur sampai waktu yang ditentukan Hal itu dikatakan Pendiri Gema Minang, Alan Suharsad.
Dirinya sangat kecewa dengan batalnya aksi yang sudah dijadwalkan waktu dan tempatnya. Bahkan sudah diumumkan pada hari ini ucapnya kepada wartawan melalui telepon selular
“Ya saya sebagai pendiri Gema Minang sangat kecewa padahal waktu dan tempat sudah dijadwalkan sejak seminggu yang lalu” terang Alan Suharsad.
Meski dibatalkan hari ini, Pendiri wajah Batam itu masih bersikeras akan melakukan aksi kembali demi menyuarakan semakin maraknya jenis permainan Gelper diduga terindikasi perjudian yang beroperasi di kawasan padat penduduk.
“Seperti Gelper yang beroperasi di daerah Batam center di wilayah Botania dan Batu Aji di kawasan Merlion ” ucap Suharsad.
Lanjut Suharsad, dirinya akan menjadwalkan aksi kembali jika di internal organisasi Gema Minang tidak menginginkan aksi kembali.
“Akan kita lanjuti, meski hari ini batal aksi demo, walaupun kedepannya kita tidak melakukan aksi, kita bisa melalui surat laporan maupun meminta Hearing ke DPRD Batam.
Demi mewujudkan konsistensi dengan tujuan meminta usaha Gelper yang beroperasi di ramai penduduk untuk segera ditutup karna sudah banyak meresahkan warga tegas Alan Suharsad. (Ben)














Discussion about this post