beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Internasional

Bukan Menuntut Ilmu, BP Batam Promosi Investasi Sampai ke Negeri Cina

Berita Batam by Berita Batam
September 20, 2019
0
Indonesia-China Business Forum on Investment and Tourism, Rabu (18/09/19) di Imperial Ballroom, Four Seasons Hotel Beijing.
Foto : Humas BP Batam

Indonesia-China Business Forum on Investment and Tourism, Rabu (18/09/19) di Imperial Ballroom, Four Seasons Hotel Beijing. Foto : Humas BP Batam

Internasional | beritabatam.co : Badan Pengusahaan (BP) Batam tak henti promosikan Batam ke berbagai negara. Kali ini, BP Batam gelar promosi ke negeri tirai bambu Tiongkok.

Bertempat di kota Beijing, dalam sebuah agenda Indonesia-China Business Forum on Investment and Tourism, Rabu (18/09/19) di Imperial Ballroom, Four Seasons Hotel Beijing. Kegiatan ini mengusung tema “Doing Business with Wonderful Indonesia” yang digagas oleh Kedutaan Besar RI untuk Republik Rakyat China.

RELATED POSTS

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya KBRI di Beijing untuk mempromosikan potensi investasi dan pariwisata Indonesia kepada para pelaku usaha di Tiongkok.

Delegasi BP Batam dipimpin oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum, Purwiyanto, bersama Kepala Kantor Pengelolaan Lahan, Imam Bachroni dan Direktur Promosi dan Humas, Dendi Gustinandar, juga dihadiri Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, dan Direktur Jenderal Asia-Fasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Desra Percaya.

Isu yang jadi pembahasan antara lain potensi kerja sama bidang pembangunan kawasan industri, proyek infrastruktur, e-commerce, jamu dan obat tradisional, serta pariwisata. 

Dalam sambutan pembukaannya, Dubes RI untuk RRC dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, mengatakan salah satu investor dari Venture Beat pernah membandingkan, bahwa berinvestasi di Indonesia saat ini sama seperti berinvestasi di Cina pada tahun 2008. Karena Indonesia memiliki semua bahan yang diperlukan untuk membuat investasi yang menguntungkan.

Hari ini, Indonesia adalah rumah bagi 266 juta penduduk dengan konsumsi tinggi dari warga berpendapatan menengah. Selain telah mendapatkan peringkat investasi BBB dari tiga lembaga pemeringkat kredit besar: Fitch, Moody’s dan Standard and Poor’s, Forbes dalam artikel terbarunya, menyebutkan bahwa Indonesia sebagai Harimau baru Asia Tenggara.

“Tidak hanya itu, Kawasan Perdagangan Bebas Batam adalah wilayah dengan jutaan peluang. Batam tidak hanya menyediakan insentif dan fasilitas bagi investor, tetapi juga berlokasi strategis di area hub rantai global internasional,” kata Djauhari Oratmangun.

Hal ini diamini oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum BP Batam, Purwiyanto, yang menyampaikan beberapa hal terkait pengembangan Batam. Ia menjelaskan keunggulan Batam dengan tujuh pulau di sekitarnya telah menjadi favorit yang tidak perlu dipersoalkan untuk tujuan investasi dan kegiatan ekspor dari Indonesia. Ketujuh pulau yang dimaksud adalah Pulau Batam, Rempang, Janda Berias, Nipah, Setoko, Tanjung Sauh, Galang, Galang Baru, dengan total luas sekitar 75 ribu hektar.

BP Batam mendorong para pengusaha Cina dan Batam untuk bekerja sama dalam percepatan kegiatan investasi.

“Bisa kita lakukan kerja sama untuk memproduksi produk Cina untuk diekspor ke AS. Menggunakan COO Formulir A agar memenuhi syarat untuk skema GSP AS. Selain itu, produk-produk AS untuk diekspor ke Cina. Anggota ASEAN dan mitra dagangnya, dapat menggunakan skema FTA, CEPA, RCEP dan instrumen serupa lainnya,” jelas Purwiyanto.

Hal ini dapat terlaksana karena BP Batam diberi mandat untuk menerbitkan COO sehingga produk-produk tersebut diakui sebagai Indonesia atau diproduksi di ASEAN. Selain itu juga didukung skema Pengaturan Perdagangan Bebas Daratan Indonesia (FTA Inland) dan skema Zona Ekonomi Khusus, yang mengatur produksi barang dari negara-negara yang belum memiliki perdagangan atau kerja sama ekonomi dengan Indonesia, untuk diekspor ke pasar global dan untuk dijual di pasar Indonesia.

BP Batam juga mendorong kolega dari RRC dan para pengusaha Cina untuk memulai usaha investasi greenfield dengan menggabungkan aset BP Batam di tujuh pulau tadi, di bawah skema FTZ Batam.

Diakui Purwiyanto, Batam berbeda dengan daerah investasi lainnya di Indonesia karena memiliki nilai tambah berupa ketersediaan tanah dan aset, serta insentif fiscal, seperti bea masuk dan pembebasan PPN dalam skema FTZ, tax holiday dan pengurangan pajak untuk kegiatan investasi di Batam. Dukungan berinvestasi tersebut telah ditetapkan sebagai hasil dari koordinasi dengan pemerintah daerah.

“BP Batam juga memiliki Klinik Berusaha sebagai platform konsultasi untuk mengatasi permasalahan umum yang dialami investor dan eksportir, seperti lahan, perdagangan, lingkungan, ketenagakerjaan, imigrasi dan kebijakan fiskal. Kemudian ada juga Investment Batam Online Single Submission (IBOSS) yang memproses prosedur perizinan investasi dalam waktu sekitar satu jam saja,” jelas Purwiyanto.

Direktur Jenderal Asia Fasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Desra Percaya, menyampaikan bahwa Indonesia sekarang lebih kompetitif dalam dunia investasi. Hal tersebut bisa dilihat dari ranking Indonesia tahun 2019 yang berada pada posisi 31, naik 12, dibandingkan tahun 2018 yang berada pada rangking 43.

Desra mengemukakan bahwa key sector Indonesia saat ini pada 5 sektor. Pertama adalah manufacturing, Indonesia akan menjadi hub untuk manufaktur di Asia, di mana saat ini kontribusi manufacturing adalah 20,5% dari GDP. Kedua konektivitas, Indonesia akan meningkatkan konektivitas ke seluruh dunia, dan sektor ketiga adalah pengembangan energi di berbagai bidang. Keempat, pariwisata, di mana dalam 1 dekade jumlah turis meningkat dua kali lipat. Kelima, yaitu tringular cooperation, di mana Indonesia, China dan Afrika mampu membangun kerjasama bersama.

Business Forum mendapatkan respon positif dari berbagai pengusaha Indonesia dan Tiongkok. Tercatat sekitar 200 peserta hadir pada gelaran itu. Para peserta antusias dalam mendengarkan paparan yang disampaikan, baik oleh narasumber Indonesia maupun Tiongkok. (rud)

 

ShareTweetSend

Related Posts

Nasional

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026
Nasional

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026
Kepri

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

September 18, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

September 18, 2026

Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

September 18, 2026

Kapolda Kepri Tindak Tegas Aksi Premanisme di Setokok, Ajak Masyarakat Wujudkan Batam Aman dan Kondusif

September 18, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In