beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Selasa, September 22, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Batam

Digerogoti ‘Rayap Besi’, Satgas Dibentuk, SKCK Pendatang Jadi Wacana

Berita Batam by Berita Batam
Juli 5, 2026
0
Digerogoti 'Rayap Besi', Satgas Dibentuk, SKCK Pendatang Jadi Wacana
Foto Ilustrasi AI

Digerogoti 'Rayap Besi', Satgas Dibentuk, SKCK Pendatang Jadi Wacana Foto Ilustrasi AI

RELATED POSTS

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

Gebyar Melayu Pesisir 2026: Penguatan Warisan Melayu untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif

Batam | beritabatam.co – Jumat 13 Juni 2026 lalu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra berdiri di pinggir Terowongan Pelita. Senter di tangannya menyorot gorong-gorong yang menganga tanpa penutup besi.

“Bukan pertama kali,” ujarnya ke kamera. “Besok kami rapatkan satgas.” ucapnya singkat singkat.

Kalimat itu membuka sepekan yang membuat Batam tersentak. Istilah “rayap besi” yang disematkan warga untuk pencuri infrastruktur mendadak viral. Bukan karena baru, tapi karena aksinya makin berani dan sasarannya makin vital. Tulangan jalan, tutup manhole, sampai hydrant air bersih yang baru seminggu dipasang ikut raib.

Modusnya seragam dan terjadi dini hari. Minggu malam 15 Juni di Pasir Putih, dua pria berseragam biru dongker membuka hydrant baru dekat Ocarina. Warga mengira mereka petugas SPAM.

Hydrant dibuka, air bersih ribuan liter muncrat ke jalan. Rekaman dari Alfamart seberang membuktikan seragam bisa dipalsu, tapi kerugian tak bisa dibohongi. Hydrant itu bagian jaringan baru untuk mengurai krisis air di Batam Center.

Selasa pagi 17 Juni giliran Muka Kuning. Video warga memperlihatkan pelebaran jalan depan Kampung Aceh gelap gulita. Di tengah proyek, seorang pria jongkok mencongkel besi bekisting. Tak ada pagar. Tak ada satpam.

Siangnya, data kepolisian dirilis, sepekan terakhir terjadi lebih dari 10 kasus. 18 orang ditangkap, empat di antaranya penadah. Peringatan waspada rayap besi berkeliatan pun beredar luas.

Mereka beraksi pukul 21.00 sampai 03.00. Pakai kostum proyek atau PDAM. Incarannya besi 12-16 mm, tutup drainase, dan kuningan hydrant. Harga di penadah Rp8 ribu sampai Rp12 ribu per kilo. Sekali angkut bisa 50 kg. Semalam satu komplotan bisa panen jutaan rupiah.

Pemerintah langsung merespons. Senin 16 Juni di lobi Polresta Barelang, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan data Polresta. 70 persen pelaku curanmor dan pencurian besi bukan ber-KTP Batam.

Solusi yang ia tawarkan memicu perdebatan, setiap pendatang yang urus domisili wajib lampirkan SKCK.

Sehari kemudian, Li Claudia umumkan pembentukan Satgas Patroli Rayap Besi lewat video. Satgas gabungan Pemko, BP Batam, Satpol PP, dan Polresta mulai bergerak.

“RT/RW saya minta aktifkan ronda. Lihat yang mencurigakan, lapor 110,” tegasnya.

Di kolom komentar, warga terbelah. Ada yang dukung wacana SKCK dan menulis “usir aja perusak”. Tapi banyak juga yang balik bertanya: “Proyek miliaran kok nggak dipagar? Penadah besarnya kapan ditangkap?”

Ada tiga hal yang bertemu Juni 2026. Pertama, Batam sedang ngebut membangun. Pelebaran Muka Kuning-Batuaji, SPAM baru, dan perluasan FTZ ke 22 pulau membuat banyak material besi ditinggal terbuka semalaman.

Kedua, harga besi bekas naik sejak Mei karena galangan kapal butuh bahan baku murah. Ketiga, krisis air bikin hydrant kuningan jadi rebutan.

Ironisnya, 12 Juni lalu Bengkong masih banjir selut. Seminggu kemudian air bersih justru dibuang maling.

Kerugiannya bukan hanya besi. Proyek Muka Kuning molor karena material hilang tiap malam. Anggaran membengkak. Truk berisiko jatuh ke lubang gorong-gorong tanpa tutup.

Yang lebih mahal adalah kepercayaan warga. Warga Pasir Putih kini curiga setiap kali lihat petugas air.

“Jangan-jangan yang kemarin itu beneran pegawai,” tulis komentar di video hydrant.

Pertanyaan besar belum dijawab Satgas. 18 tersangka yang ditangkap kebanyakan kelas pemulung. Padahal untuk kirim besi ton-ton ke luar Batam butuh gudang, truk, dan kapal. Siapa penadah kelas kakapnya?

Satgas mulai patroli malam ini. Wacana SKCK masih digodok. Warga kini menunggu dua hal: nama PT penadah diumumkan Polresta, dan CCTV tenaga surya dipasang di 100 titik rawan seperti dijanjikan BP Batam tahun lalu.

Kalau dua itu tidak kejadian, “rayap besi” bukan hanya menggerogoti proyek. Dia juga menggerogoti rasa aman warga Batam.. (Ben)

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Ilustrasi AI
Kepri

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026
Foto: Istimewa
Batam

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

September 22, 2026
Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa
Batam

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

September 21, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

    Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi AI

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026
Foto: Istimewa

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

September 22, 2026
Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

September 21, 2026
Foto: Kepriprov.go.id

Gebyar Melayu Pesisir 2026: Penguatan Warisan Melayu untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif

September 21, 2026
Foto: Istimewa

Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

September 21, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In