beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Batam

Ribuan Warga Pulau Kasu Turunkan Baliho LIRA Kepri, Desak Copot Yusril Koto

Berita Batam by Berita Batam
Juli 5, 2026
0
Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut.
Foto: Istimewa

Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut. Foto: Istimewa

RELATED POSTS

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

Batam | beritabatam.co – Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut. Aksi yang awalnya diikuti ratusan orang kemudian membesar menjadi ribuan massa dari Kecamatan Belakang Padang dan pulau-pulau sekitarnya.

Pantauan di lokasi, massa tiba sekitar pukul 11.00 WIB dengan perahu kayu dari Belakang Padang, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan truk bak terbuka menuju pusat kota. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Aliansi Masyarakat Pulau” dan berorasi bergantian di depan pagar kantor.

Sekitar pukul 12.30 WIB, dua peserta aksi naik ke kanopi bangunan dan melepas baliho berukuran sekitar 4×8 meter bergambar logo LIRA. Proses penurunan berlangsung perlahan di tengah teriakan warga. “Pelan-pelan bang, jangan emosi ya. Hati-hati dari atas ya,” terdengar suara peserta aksi dalam video yang beredar. Baliho berhasil diturunkan sekitar pukul 13.15 WIB.

Aksi ini merupakan buntut dari unggahan akun TikTok LIRA pada 5 Juni lalu yang menyoroti dugaan kejanggalan administrasi proyek pembangunan di Pulau Kasu dan menyebut adanya keterlibatan oknum dewan. Gubernur LIRA Kepri, Yusril Koto, bahkan menyebut proyek itu sebagai “proyek siluman”.

Pernyataan tersebut memicu gelombang protes besar. Massa menyampaikan tiga tuntutan utama: mendesak Yusril Koto meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pulau Kasu dan warga pesisir Batam; mendesak pimpinan pusat LIRA mencopot Yusril dari jabatan Gubernur LIRA Kepri; serta meminta kepolisian mengusut tuntas pernyataan itu melalui jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE.

“Warga datang bukan mau rusuh, kami mau klarifikasi langsung. Jangan bawa-bawa nama Pulau Kasu tanpa data,” ujar salah seorang orator di lokasi.

Aparat Polresta Barelang menurunkan satu unit mobil tahanan dan puluhan personel untuk pengamanan. Tidak terjadi bentrokan. Polisi hanya membentuk barikade di depan pintu masuk dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi.

Setelah baliho diturunkan, perwakilan warga diterima masuk untuk berdialog dengan pengurus LIRA. Mediasi berlangsung sekitar 30 menit. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib pada pukul 14.00 WIB.

Hingga Senin sore, belum ada keterangan resmi dari LIRA Kepri terkait penurunan baliho maupun tuntutan pencopotan Yusril Koto. Polisi masih bersiaga di sekitar kantor untuk mengantisipasi aksi susulan. (Ben)

ShareTweetSend

Related Posts

Nasional

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026
Nasional

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026
Kepri

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

September 18, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sembang Budaye LAM, Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

September 18, 2026

Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

September 18, 2026

Kapolda Kepri Tindak Tegas Aksi Premanisme di Setokok, Ajak Masyarakat Wujudkan Batam Aman dan Kondusif

September 18, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In