beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Kamis, November 5, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Batam

Ribuan Warga Pulau Kasu Turunkan Baliho LIRA Kepri, Desak Copot Yusril Koto

Berita Batam by Berita Batam
Oktober 5, 2026
0
Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut.
Foto: Istimewa

Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut. Foto: Istimewa

RELATED POSTS

Tinggalkan Kunci di Motor, Mahasiswa Kehilangan Beat di Tomoro Cafe

DPD Kepri Gelar Dialog Daerah, Jaring Masukan Masyarakat untuk Propemperda 2027

Kompensasi Blackout PLN Batam Dinilai Tak Adil, Ombudsman: Potongan 10-25 Persen Biaya Beban Terlalu Kecil

Penyadapan Menyasar Presiden, Ketua LBH Laskar Merah Putih: Makar Digital di Jantung Istana

Batam | beritabatam.co – Aksi ratusan warga Pulau Kasu dan Belakang Padang di depan kantor DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kepri pada Senin (15/6/2026) siang berujung pada penurunan baliho besar LIRA di lantai dua kantor tersebut. Aksi yang awalnya diikuti ratusan orang kemudian membesar menjadi ribuan massa dari Kecamatan Belakang Padang dan pulau-pulau sekitarnya.

Pantauan di lokasi, massa tiba sekitar pukul 11.00 WIB dengan perahu kayu dari Belakang Padang, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan truk bak terbuka menuju pusat kota. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Aliansi Masyarakat Pulau” dan berorasi bergantian di depan pagar kantor.

Sekitar pukul 12.30 WIB, dua peserta aksi naik ke kanopi bangunan dan melepas baliho berukuran sekitar 4×8 meter bergambar logo LIRA. Proses penurunan berlangsung perlahan di tengah teriakan warga. “Pelan-pelan bang, jangan emosi ya. Hati-hati dari atas ya,” terdengar suara peserta aksi dalam video yang beredar. Baliho berhasil diturunkan sekitar pukul 13.15 WIB.

Aksi ini merupakan buntut dari unggahan akun TikTok LIRA pada 5 Juni lalu yang menyoroti dugaan kejanggalan administrasi proyek pembangunan di Pulau Kasu dan menyebut adanya keterlibatan oknum dewan. Gubernur LIRA Kepri, Yusril Koto, bahkan menyebut proyek itu sebagai “proyek siluman”.

Pernyataan tersebut memicu gelombang protes besar. Massa menyampaikan tiga tuntutan utama: mendesak Yusril Koto meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pulau Kasu dan warga pesisir Batam; mendesak pimpinan pusat LIRA mencopot Yusril dari jabatan Gubernur LIRA Kepri; serta meminta kepolisian mengusut tuntas pernyataan itu melalui jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE.

“Warga datang bukan mau rusuh, kami mau klarifikasi langsung. Jangan bawa-bawa nama Pulau Kasu tanpa data,” ujar salah seorang orator di lokasi.

Aparat Polresta Barelang menurunkan satu unit mobil tahanan dan puluhan personel untuk pengamanan. Tidak terjadi bentrokan. Polisi hanya membentuk barikade di depan pintu masuk dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi.

Setelah baliho diturunkan, perwakilan warga diterima masuk untuk berdialog dengan pengurus LIRA. Mediasi berlangsung sekitar 30 menit. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib pada pukul 14.00 WIB.

Hingga Senin sore, belum ada keterangan resmi dari LIRA Kepri terkait penurunan baliho maupun tuntutan pencopotan Yusril Koto. Polisi masih bersiaga di sekitar kantor untuk mengantisipasi aksi susulan. (Ben)

ShareTweetSend

Related Posts

Hukrim

Tinggalkan Kunci di Motor, Mahasiswa Kehilangan Beat di Tomoro Cafe

November 4, 2026
Kepri

DPD Kepri Gelar Dialog Daerah, Jaring Masukan Masyarakat untuk Propemperda 2027

November 4, 2026
Foto: PG
Batam

Kompensasi Blackout PLN Batam Dinilai Tak Adil, Ombudsman: Potongan 10-25 Persen Biaya Beban Terlalu Kecil

November 4, 2026

Popular Stories

  • DPD Kepri Gelar Dialog Daerah, Jaring Masukan Masyarakat untuk Propemperda 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompensasi Blackout PLN Batam Dinilai Tak Adil, Ombudsman: Potongan 10-25 Persen Biaya Beban Terlalu Kecil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyadapan Menyasar Presiden, Ketua LBH Laskar Merah Putih: Makar Digital di Jantung Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Tinggalkan Kunci di Motor, Mahasiswa Kehilangan Beat di Tomoro Cafe

November 4, 2026

DPD Kepri Gelar Dialog Daerah, Jaring Masukan Masyarakat untuk Propemperda 2027

November 4, 2026
Foto: PG

Kompensasi Blackout PLN Batam Dinilai Tak Adil, Ombudsman: Potongan 10-25 Persen Biaya Beban Terlalu Kecil

November 4, 2026
H. Ade Erfil Manurung, S.H. Ketua LBH Laskar Merah Putih
Foto: Ben

Penyadapan Menyasar Presiden, Ketua LBH Laskar Merah Putih: Makar Digital di Jantung Istana

November 4, 2026
Menko Kumham Imipas, Prof. Yusril Ihza Mahendra dalam konferensi pers, Selasa (03/11/26).
Foto: Istimewa

Tiga Pati Polri Ditahan Terkait Penyadapan Ilegal, Menko Kumham Imipas Pastikan Tak Ada Indikasi Makar

November 4, 2026
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In