
Batam | beritabatam.co : Kecelakaan beruntun melibatkan truk crane dan tiga mobil pribadi terjadi di kawasan Tiban Center, Jalan Gajah Mada, Kota Batam, Selasa (26/5/2026). Insiden diduga dipicu rem blong pada truk crane.
Truk crane berwarna kuning bernopol BP 8470 FY milik PT PBJMU yang berdomisili di Batu Ampar melaju dari arah Tiban Southlinks menuju Sekupang. Saat tiba di lokasi, kendaraan berat itu menabrak kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah secara beruntun.
Tiga kendaraan yang menjadi korban adalah Toyota Avanza light grey BP 1091 OG, mobil listrik BYD putih BP 1677 RA, dan Toyota Kijang Innova Reborn silver BP 1709 EF.
Mobil Innova Reborn diketahui dikendarai oleh seorang pejabat di lingkungan BP Batam.
Sopir truk crane berinisial AR mengaku kendaraan mengalami gangguan pengereman saat melintasi turunan sebelum lokasi kejadian. Ia menyebut truk tidak bisa direm meski mesin sudah dimatikan.
“Waktu di turunan sana, depan Tiban Kampung, mobil sudah tidak bisa direm lagi. Sampai lampu merah ini juga sudah saya matikan mesin, tapi tetap tidak bisa direm,” ujar AR di lokasi kejadian.
Kecelakaan juga diduga terjadi karena truk tersebut tidak mengikuti uji kelayakan atau KIR di Dinas Perhubungan.
Akibat benturan keras, ketiga mobil mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang dan depan.
Salah satu korban yang merupakan pegawai BP Batam tampak syok usai kejadian dan sibuk berkomunikasi melalui telepon genggam.
Di lokasi juga terlihat Kasi Patroli dan Pengamanan Lingkungan BP Batam, PO Sinambela, yang mengendarai Innova Reborn silver. Ia terlihat berupaya menghubungi pihak perusahaan pemilik truk crane untuk penanganan lebih lanjut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kecelakaan sempat menyebabkan kemacetan di kawasan Jalan Gajah Mada.
Polisi Masih Lidik Penyebab Kecelakaan
Kasus kini ditangani Polresta Barelang. Kanit Gakkum Polresta Barelang Iptu Jefry menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Masih kami lidik pak, laporan masih di susun. Mohon waktu yah,” kata Iptu Jefry saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026) pukul 16.39 WIB.
Penyidik tengah mendalami penyebab pasti insiden dan memastikan kondisi teknis kendaraan berat yang terlibat dalam kecelakaan. (Ben)













Discussion about this post