Batam | beritabatam.co – Unggahan Air Batam Hilir ABH dalam rangka Hari Pelanggan Nasional Harpelnas justru berbalik menjadi ruang keluhan warga. Dengan mengusung tema “Think Customer” dan slogan “Senyum Pelanggan, Senyumku Juga”, kolom komentar akun resmi ABH dibanjiri sindiran dan kekecewaan pelanggan terkait pelayanan air bersih di Batam.
Alih-alih apresiasi, sebagian besar warganet menyoroti kontradiksi antara slogan kepuasan pelanggan dengan kondisi di lapangan. Keluhan paling banyak muncul soal pemadaman air yang terjadi berhari-hari, sementara tagihan bulanan justru melonjak.
“Tagihan Agustus harusnya berkurang karena mati total 6 hari. Pas dicek malah naik belasan ribu, kocak banget,” tulis salah satu pelanggan di kolom komentar unggahan tersebut.
Keluhan serupa juga disampaikan pelanggan lain yang meminta adanya kompensasi atas dampak gangguan layanan.
“Coba bantu komen, yang tagihan air bulan kemarin yang bayar bulan ini naik jauh… harusnya ada kompensasi bagi warga yang kemarin terdampak mati air,” keluh akun lainnya.
Sindiran bernada satir juga ramai. Beberapa warganet menulis “Selamat Hari Kenaikan Tagihan” hingga “Senyum pelanggan bagian mana, berbulan-bulan air tidak mengalir normal”.
Slogan “Senyum Pelanggan, Senyumku Juga” yang digaungkan ABH dinilai tidak sesuai realitas. Warga Bengkong misalnya, melaporkan aliran air di wilayah mereka sudah mati selama tiga hari berturut-turut.
Bahkan sejumlah pelanggan mengaku cemas setiap kali melihat postingan resmi ABH. “Gak butuh postingan ucapan selamat hari pelanggan, yang kami butuhkan air hidup 24 jam di seluruh Kota Batam ini, bukan malah mati berhari-hari,” tegas seorang pelanggan.
Dalam unggahan yang sama, manajemen ABH mengimbau pelanggan menyampaikan keluhan melalui saluran resmi yang disediakan. Layanan itu meliputi Call Center (0778) 5700 000, WhatsApp 0811 778 0155, Kantor Pelayanan Pelanggan KPP di Bengkong, Batu Aji, dan Batam Center, serta aplikasi Mobile Application Air Batam Hilir dan akun media sosial @airbatamhilir.
Meski saluran aduan telah dibuka, publik Batam berharap momentum Hari Pelanggan Nasional ini menjadi bahan evaluasi serius bagi pengelola. Warga menuntut pembenahan keandalan distribusi air dan transparansi pencatatan meteran agar slogan “Senyum Pelanggan” benar-benar dirasakan, bukan hanya di media sosial. (red)











Discussion about this post