beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Utama

Tuman, Selebritas Kata Yang Menembus Bahasan Topik, Sosmed dan ‘Kerecehan’ Warga Net

Berita Batam by Berita Batam
Maret 16, 2019
0
Ilustrasi Meme Tuman, Net

Ilustrasi Meme Tuman, Net

Viral | beritabatam.co : Bak aliran waktu yang tak kenal lelah berputar, trend terkini terus lahir dari lini massa netizen tanah air.

Tak bisa dipungkiri, dunia maya turut melahirkan budaya baru dan bahasa baru dalam peradaban manusia yang katanya serba modern sekarang. Terakhir, kata Tuman jadi selebritas kata yang fenomenal bak bintang baru dalam dunia showbiz. Dan sejujurnya, Tuman yang satu ini cukup sulit dilacak, siapa yang sebenarnya pertama kali mempopulerkannya di ranah netizen tanah air.

RELATED POSTS

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

Dan bisa ditebak, Tuman kini jadi ‘sandi’ baru trending meme dan lelucon netizen. Tuman juga menembus berbagai topik, sosial media hingga ke’receh’an ide warga net.

Dimuat oleh tirto.id.kata “tuman” sebenarnya merupakan kata yang banyak dianggap hanya terdapat dalam bahasa Jawa sebetulnya ada juga dalam bahasa Sunda dan bahasa Indonesia.

Dalam jilid kedua Baoesastra Djawa (1939) karya W.J.S. Poerwadarminta, kata “tuman” artinya adalah “manuh (matuh, kumudu ngrasakake maneh) marga wis tau ngarasakake enake (kepenake)”. Artinya kira-kira “terbiasa, selalu senang akan, ingin mengulangi lagi (karena sudah merasakan enaknya)”.

Sementara arti kata “tuman” dalam bahasa Sunda, misalnya yang ditulis R.A. Danadibrata dalam Kamus Bahasa Sunda (2015), adalah “dibiasakan yang nantinya jadi jelek, keenakan [sesuatu yang jelek]”. Arti ini tidak jauh berbeda dengan arti kata “tuman” dalam Sundanese English Dictionary (2003) karya R. Hardjadibrata, yaitu “get used to, be familiar with, becoming a habit”.

Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring mengartikan kata “tuman” sebagai “menjadi biasa (suka, gemar, dan sebagainya) sesudah sesudah merasai senangnya, enaknya, dan sebagainya”. Agaknya, KBBI mengambil arti lema ini dari bahasa Jawa.

Dan kata “tuman” yang juga hadir dalam Tesaurus Bahasa Indonesia karya Eko Endarmoko, baik terbitan tahun 2006 maupun 2016, sinonim katanya hanya satu, yakni “kebiasaan”.

Jika dilihat dari sejumlah arti di atas, tampaknya yang terdapat dalam Tesaurus Bahasa Indonesia ini adalah perasan yang menjadi inti dari semua arti kata “tuman” yang disediakan bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa Indonesia.

Dan ibarat itu pulalah, trend di lini massa juga terus belangsung dan bersifat lagi dan lagi. Selanjutnya, berakhir digantikan trend lainnya, (Red)

ShareTweetSend

Related Posts

Batam

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026
Batam

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026
Kepri

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Hari Jadi Kepri ke-24, Rizki Faisal Dorong Penguatan Daerah Kepulauan dari Hukum hingga Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

September 24, 2026

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

September 24, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In