Batam | beritabatam.co – Pengacara Hotman Paris Hutapea soroti isu kelam dunia hiburan malam di Batam. Melalui unggahan video terbarunya dari Singapura, Hotman mengungkap adanya dugaan kuat sindikat perdagangan manusia dengan modus tawaran kerja yang mengincar perempuan dari luar daerah.
Pernyataan ini disinyalir bersinggungan dengan tragedi penyiksaan berujung maut yang menimpa Dwi Putri Aprilian Dini, seorang calon Lady Companion [LC] asal Lampung di sebuah mess di Batu Ampar, Batam pada akhir November 2025 lalu.
Dalam videonya, Hotman membeberkan tim Hotman 911 baru saja menerima aduan dari seorang perempuan muda yang menangis ketakutan. Perempuan tersebut dikirimi tiket gratis ke Batam dengan iming-iming pekerjaan sebagai Lady Companion. Namun ia baru menyadari pekerjaan tersebut kerap berujung pada praktik prostitusi terselubung.
“Tahu-tahu begitu dia tahu dia mau dijadiin jadi LC, dia nggak mau. Beberapa bulan lalu, seorang cewek muda juga dikirimin tiket berangkat dari Lampung untuk kerja di Batam. Dia disiksa, dianiaya, dan pada akhirnya meninggal,” tegas Hotman dalam video tersebut, merujuk langsung pada kasus yang menyeret tersangka Wilson Lukman dan kawan-kawan yang kini tengah menjalani proses peradilan.
Hotman mengingatkan faktor kesulitan ekonomi sering kali dimanfaatkan oleh para muncikari untuk menjebak korban.
“Hati-hati kalau kamu ada tawaran kerja, langsung dikirimin tiket begitu. Sembilan puluh persen itu rata-rata untuk bekerja di kelab malam yang menjurus ke arah LC, dan akhirnya dibungkus menjadi open BO,” peringatnya.
Ia juga menegaskan tim Hotman 911 sudah berada di Batam dan siap memproses hukum para muncikari atau agensi nakal yang melakukan pemaksaan, penipuan, hingga kekerasan terhadap para pekerja.
Peringatan dari Hotman Paris ini seakan menjadi alarm keras bagi otoritas di Batam untuk memperketat pengawasan terhadap agensi-agensi penyalur tenaga kerja hiburan, agar tragedi memilukan di Batu Ampar tidak lagi terulang. (Red)

![Ketua I Ikatan Keluarga Maluku [IKMAL] Kota Batam, Josef De Fretes didampingi tokoh masyarakat Indonesia Timur, Moody Arnold Timisela, Lapor Polisi terkait Komentar bernada SARA di Sosial Media. [20/08/26]
Foto: Batampos](https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot-2919.jpg)







![Ketua I Ikatan Keluarga Maluku [IKMAL] Kota Batam, Josef De Fretes didampingi tokoh masyarakat Indonesia Timur, Moody Arnold Timisela, Lapor Polisi terkait Komentar bernada SARA di Sosial Media. [20/08/26]
Foto: Batampos](https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot-2919-120x86.jpg)




Discussion about this post