beritabatam.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
PRICING
SUBSCRIBE
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Sempat Ditangkap di Malaysia, Dua Nakhoda Asal Bintan Akhirnya Berhasil Dijemput Pulang

Penjemputan dilakukan melalui Kerjasama BPPD Kepri, dan BP3MI Kepri dan Pemkab Bintan

Berita Batam by Berita Batam
Juli 16, 2026
0
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memfasilitasi kepulangan dua nelayan asal Kabupaten Bintan yang telah menyelesaikan proses hukum di Malaysia. Kedua nelayan dijemput setibanya di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Rabu (15/07/26).
Foto: Kepriprov.go.id

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memfasilitasi kepulangan dua nelayan asal Kabupaten Bintan yang telah menyelesaikan proses hukum di Malaysia. Kedua nelayan dijemput setibanya di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Rabu (15/07/26). Foto: Kepriprov.go.id

Batam | beritabatam.co – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memfasilitasi kepulangan dua nelayan asal Kabupaten Bintan yang telah menyelesaikan proses hukum di Malaysia. Kedua nelayan dijemput setibanya di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Rabu (15/07/26).

Proses penjemputan dilakukan melalui Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kepri bekerja sama dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Dua nelayan yang dipulangkan adalah Minan dan Nur Fahri Fauzi. Sebelumnya, keduanya menjalani penahanan di Pusat Koreksional Johor Bahru Ulu Choh, Malaysia, dan dipulangkan ke Indonesia dengan pendampingan petugas Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

Minan dan Nur Fahri merupakan nahkoda KM Hai Yang 3 dan KM Baruna Jaya. Mereka diamankan aparat maritim Malaysia pada 31 Mei 2026 di perairan Pulau Aur, Mersing, bersama empat anak buah kapal (ABK), karena diduga memasuki wilayah perairan Malaysia saat melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Empat ABK lainnya, yakni Zainal, Nurfahri, Auzar, dan Heri, telah lebih dahulu dipulangkan melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Sementara itu, kedua nahkoda masih harus menjalani proses pemeriksaan dan penyelesaian hukum sebelum akhirnya diperbolehkan kembali ke Indonesia.

Kepala BPPD Provinsi Kepulauan Riau, Doli Boniara, mengatakan keberhasilan pemulangan seluruh nelayan merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Kepri, KJRI Johor Bahru, serta sejumlah instansi terkait sesuai arahan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

“Alhamdulillah, sesuai arahan Bapak Gubernur Ansar Ahmad dan berkat koordinasi yang baik dengan KJRI Johor Bahru serta instansi terkait lainnya, seluruh nelayan kita kini telah bebas dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” ujar Doli.

Ia menjelaskan proses pembebasan kedua nahkoda tidak mudah karena keduanya sempat menghadapi ancaman sanksi berdasarkan Akta Perikanan 1965 Malaysia terkait dugaan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Malaysia.

Namun, melalui pendampingan serta koordinasi berbagai pihak, proses hukum dapat diselesaikan sehingga kedua nelayan akhirnya diizinkan pulang ke Tanah Air.

Doli juga mengimbau para nelayan di Kepulauan Riau agar lebih berhati-hati saat melaut, khususnya di wilayah perbatasan negara.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Para nelayan harus memahami batas-batas wilayah penangkapan ikan dan mematuhi aturan yang berlaku agar tidak berhadapan dengan persoalan hukum di negara lain,” pesannya.

Setelah proses penjemputan selesai, Minan dan Nur Fahri diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bintan yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bintan, Gama AF Isnaeni, untuk dipulangkan ke kampung halaman mereka di Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir.

Penjemputan tersebut juga dihadiri perwakilan KJRI Johor Bahru, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Wahyu Wahyudin, BP3MI Kepri, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bintan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menegaskan akan terus memberikan perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat Kepri, khususnya para nelayan yang menghadapi persoalan di wilayah perbatasan, melalui sinergi dengan pemerintah pusat, perwakilan RI di luar negeri, serta pemerintah kabupaten dan kota. (PR-Fik)

ShareTweetSend

Related Posts

Tim gabungan Polresta Barelang berhasil meringkus satu pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi menggunakan sebilah pisau.
(14/07/26)
Foto: Polresta Barelang
Hukrim

Viral Ibu dan Anak Jadi Korban Jambret, Pelaku AS Berhasil Diringkus Sementara Rekannya I Masih DPO

Juli 16, 2026
Spanyol Tantang Sang Juara Bertahan Argentina, Siapa Bakal Angkat Trofi?
Foto: Ilustrasi AI
Olahraga

Final Ideal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Sang Juara Bertahan Argentina, Siapa Bakal Angkat Trofi?

Juli 16, 2026
etua Kelompok Diskusi Anti 86 atau KODAT 86, Ta'in Komari, menyatakan dukungan penuh dan menilai sentilan dari Senayan itu adalah tamparan keras yang harus segera dijawab oleh birokrasi di Kota Batam.
Foto: Ilustrasi AI
Nasional

Anggota DPR Sentil Mental ASN: “Absen, Ngopi, Pulang”, Ketua Kodat 86: “Itu Tamparan Keras yang Harus Dijawab Pemko dan BP Batam”

Juli 16, 2026
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di kawasan Rempang, Selasa (14/07/26).
Foto: BP Batam
Batam

BP Batam Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang Berjalan Sesuai Rencana

Juli 16, 2026
BP Batam terus melanjutkan proses peremajaan Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas infrastruktur, keselamatan, kenyamanan, serta memperkuat estetika kawasan perkotaan bagi masyarakat.
(13/07/26)
Foto: BP Batam
Batam

Peremajaan Hampir Rampung, Underpass Pelita Akan dilengkapi CCTV

Juli 16, 2026
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menerima kunjungan jajaran Landmarks Berhad Group yang dipimpin Chief Executive Officer (CEO) Mark Wee Liang Yee di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (15/07/26).
Foto: Kepriprov.go.id
Internasional

Gubernur Ansar Dukung Pengembangan Treasure Bay Bintan, Kawasan Marina Hingga Hotel dan Resor Baru

Juli 16, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • etua Kelompok Diskusi Anti 86 atau KODAT 86, Ta'in Komari, menyatakan dukungan penuh dan menilai sentilan dari Senayan itu adalah tamparan keras yang harus segera dijawab oleh birokrasi di Kota Batam.
Foto: Ilustrasi AI

    Anggota DPR Sentil Mental ASN: “Absen, Ngopi, Pulang”, Ketua Kodat 86: “Itu Tamparan Keras yang Harus Dijawab Pemko dan BP Batam”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Ditangkap di Malaysia, Dua Nakhoda Asal Bintan Akhirnya Berhasil Dijemput Pulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Ansar Dukung Pengembangan Treasure Bay Bintan, Kawasan Marina Hingga Hotel dan Resor Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Tim gabungan Polresta Barelang berhasil meringkus satu pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi menggunakan sebilah pisau.
(14/07/26)
Foto: Polresta Barelang

Viral Ibu dan Anak Jadi Korban Jambret, Pelaku AS Berhasil Diringkus Sementara Rekannya I Masih DPO

Juli 16, 2026
Spanyol Tantang Sang Juara Bertahan Argentina, Siapa Bakal Angkat Trofi?
Foto: Ilustrasi AI

Final Ideal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Sang Juara Bertahan Argentina, Siapa Bakal Angkat Trofi?

Juli 16, 2026
etua Kelompok Diskusi Anti 86 atau KODAT 86, Ta'in Komari, menyatakan dukungan penuh dan menilai sentilan dari Senayan itu adalah tamparan keras yang harus segera dijawab oleh birokrasi di Kota Batam.
Foto: Ilustrasi AI

Anggota DPR Sentil Mental ASN: “Absen, Ngopi, Pulang”, Ketua Kodat 86: “Itu Tamparan Keras yang Harus Dijawab Pemko dan BP Batam”

Juli 16, 2026
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di kawasan Rempang, Selasa (14/07/26).
Foto: BP Batam

BP Batam Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang Berjalan Sesuai Rencana

Juli 16, 2026
BP Batam terus melanjutkan proses peremajaan Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas infrastruktur, keselamatan, kenyamanan, serta memperkuat estetika kawasan perkotaan bagi masyarakat.
(13/07/26)
Foto: BP Batam

Peremajaan Hampir Rampung, Underpass Pelita Akan dilengkapi CCTV

Juli 16, 2026
Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Twitter Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • Landing Page
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version