Batam l beritabatam.co : Ratusan mitra gojek Batam gelar aksi di depan kantor DPRD kota Batam untuk menyampaikan aspirasi terkait program PT Gojek Indonesia yang dinilai tidak menguntungkan pengemudi Gojek.
Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang digelar di depan kantor Gojek Batam. Tuntutan mereka masih sama yakni meminta Gojek menghapus aturan yang dianggap merugikan pengemudi yang menjadi mitra Gojek.
Adapun tuntutan tuntutan para mitra Gojek Batam yakni
1. Menuntut menghilangkan program Berkat dari kota Batam dan mengembalika skema insentif awal.
2. Program evaluasi akun joki tanpa syarat
3. Meminta evaluasi tarif yang berlaku saat ini dan turunkan potongan 20 persen
4. Setiap perubahan sistem harus melibatkan mitra, melalui survei pesan di aplikasi
5. Hapuskan biaya pengguna aplikasi bagi pelanggan.
Aturan yang diberlakukan Gojek Indonesia dinilai kurang tepat. Apalagi di masa pandemi covid-19 yang mengakibatkan perekonomian masyarakat menurun.
Andi salah seorang mitra Gojek menyampaikan keluh kesahnya terhadap aturan gojek saat ini kepada beritabatam.co
“Sekarang orderan sudah kurang, pendapatan kami dipotong 20 persen. Sekarang di masa pandemi malah buat kebijakan yang bikin kami tambah susah, kami mau makan apa,” keluhnya.
Anggota DPRD Batam Utusan Sarumaha yang menyambut aksi damai mitra Gojek Indonesia, langsung menanggapi permasalahan yang di alami para mitra Gojek Batam.
“Untuk permasalahan ini kami akan segera mengadakan RDP, dan memanggil dari pihak pihak terkait untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan ini,” tegas legislator partai Hanura tersebut. (Put)














Discussion about this post