Batam | beritabatam.co – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka peluang kolaborasi dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) dan tata kelola pemerintahan daerah.
Peluang kerja sama tersebut dibahas saat Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan jajaran Rektorat IPDN di Kantor Wali Kota Batam, Senin (05/10/26).
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Rektor IPDN Bidang Administrasi Arief M. Edie dan Wakil Rektor IPDN Bidang Hukum, Kerja Sama, dan Kepegawaian Bernhard Rondonuwu.
Amsakar mengatakan, Pemko Batam terbuka untuk mengembangkan kerja sama dengan IPDN, terutama dalam peningkatan kapasitas aparatur dan pengembangan tata kelola pemerintahan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
“IPDN memiliki peran yang sangat vital dalam mencetak calon pemimpin dan pamong praja yang profesional, andal, serta memiliki integritas tinggi,” ujar Amsakar.
Sebagai alumnus program doktor ilmu pemerintahan IPDN, Amsakar menilai hubungan antara Pemko Batam dan IPDN dapat dikembangkan tidak hanya dalam kegiatan pendidikan lapangan bagi praja.
Menurut Amsakar, ruang kolaborasi dapat mencakup riset pemerintahan, kajian kebijakan publik, hingga pengembangan inovasi tata kelola pemerintahan daerah.
Ia juga menyatakan Pemko Batam siap mendukung program akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang digagas IPDN.
Dengan pola tersebut, pengetahuan yang diperoleh praja di lingkungan akademik diharapkan dapat memperoleh pengalaman penerapan di lapangan, termasuk dalam pelayanan publik.
“Kita ingin pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di kampus dapat memberikan manfaat nyata ketika diterapkan di tengah masyarakat,” katanya.
Jajaran Rektorat IPDN menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemko Batam dan menyatakan komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Sejumlah bentuk kerja sama yang dibahas antara lain penempatan praja untuk magang, riset kebijakan publik, serta pendampingan inovasi daerah.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai peluang pengembangan kapasitas pamong praja dan penguatan tata kelola pemerintahan daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan pemerintah daerah dengan kapasitas akademik IPDN, terutama dalam pengembangan aparatur dan perumusan kebijakan berbasis kajian.
Bagi Pemko Batam, penguatan kapasitas aparatur menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (MCB)










Discussion about this post