beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Senin, September 21, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Viral

Mengenal Ibnu Haitham, Ilmuwan Muslim Bapak Optik Modern

Berita Batam by Berita Batam
Juni 21, 2024
0
Mengenal Ibnu Haitham, Ilmuwan Muslim Bapak Optik Modern
Foto: Istimewa

Mengenal Ibnu Haitham, Ilmuwan Muslim Bapak Optik Modern Foto: Istimewa

Viral I beritabatam.co : Ibnu Haitham adalah ilmuwan muslim yang terkenal dengan kecerdasannya dalam ilmu optik. Sosoknya berkontribusi besar terhadap perkembangan kajian cahaya dan penglihatan.

Ibnu Haitham disebut sebagai peletak dasar metode kamar gelap atau Albeit Almuzlim yang lebih dikenal dengan kamera obscura. Pengetahuan itu menjadi dasar fotografi modern kontemporer.

RELATED POSTS

Sisi Lain Basri Lewaimang: Dijuluki ‘Robinhood’ hingga Desakan Bongkar Bos di Balik Bisnis THM Batam

Sepanjang Juli, Galeri Indonesia Kaya Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Pertunjukan dan Ruang Kreatif

Ironi Cinta Pertama Ayu Aulia: Siap Jadi Istri Kedua Sang Bupati, Cinta Tanpa Syarat Jabatan

Ayu Aulia Unggah Bukti Transfer 2 Bulan, Tapi Dulu Klaim Cuma Dikasih Rp700 Ribu

Karena kontribusinya itulah, Ibnu Haitham dikenal sebagai Bapak Optik Modern. Sebagai ilmuwan, Ibnu Haitham memiliki nama lain yang dikenal oleh dunia Barat, yakni Al-Hazen, Avennathan, dan Avenetan.

Ibnu Haitham lahir di Basra (kini Irak) pada 965 M dan dibesarkan di Basrah dan Baghdad, dua kota yang menjadi pusat ilmu pengetahuan Abbasiyah pada masa itu. Ia memulai pendidikan awalnya di Basrah, sebelum kemudian dilantik menjadi pegawai pemerintah di kota kelahirannya.

Kecenderungannya condong pada pembelajaran bidang ilmu agama maupun umum sekaligus, sampai dengan ilmu matematika, fisika, astronomi, kedokteran, filsafat, mantik dan lain-lain lagi.

Kecerdasan Ibnu Haitham membuatnya dikenal luas oleh masyarakat sebagai cendekiawan sains. Bahkan, Khalifah Al-Hakim bin Amirillah (386-411 H / 996-1021 M) dari Dinasti Fathimiyah mengundang Ibnu Haitham ke Mesir. di Mesir, pemerintah Dinasti Fathimiyah berharap ia bersedia menerapkan ilmunya guna mengatasi banjir sungai Nil yang kerap kali melanda negeri itu setiap tahunnya. Akan tetapi, Lantaran belum dapat mewujudkan harapan pemerintah, Ibnu Haitham meninggalkan pekerjaan itu dengan berpura-pura hilang ingatan untuk melindungi dirinya dari kemurkaan pemerintah.

Kendati demikian, ia tetap dihukum penjara. Didalam penjara inilah ia kemudian terinspirasi mengenai inovasi penting ketika berada di sebuah kamar gelap. Temuan Albeit Almuzlim atau metode kamar gelap itulah yang menjadi dasar ilmu optik modern hingga sekarang.

Pada 1021, saat Sultan Al-Hakim bin Amirillah wafat, Ibnu Al Haitham dibebaskan dari penjara dan kembali aktif dalam berbagai kegiatan akademis. Ia mengabdikan diri di Universitas Al-Azhar, Kairo dan terus menyambung penelitian ilmiahnya dalam bidang optik.

Untuk mendalami bidangnya, Ibnu Haitham kemudian pergi ke Andalusia (Spanyol), kiblat ilmu pengetahuan Eropa pada masa itu untuk mempelajari optik sampai namanya menjadi terkenal dalam bidang tersebut.

Di sisi lain, Ibnu Haitham juga menerjemahkan buku-buku matematika dan falak ke bahasa Arab, terutama dari bahasa Latin.

Pada tahun terakhir menjelang wafatnya, beliau kembali ke Kaherah (Mesir). Ibnu Al Haitham wafat di Kaherah pada tahun 1039 M ketika berusia 74 tahun.

Pemikiran dan karya Al-Haitham hingga saat ini masih relevan untuk perkembangan ilmu optik. Bahkan Harvard Magazine edisi September-Oktober 2003 menyampaikan apa yang pernah diucapkan oleh Ibnu Haitham: “Jika tujuan akhir seseorang belajar adalah mencapai kebenaran, ia harus membuat dirinya sebagai musuh dari apa yang semua telah dibacanya.”

Apresiasi atas kontribusi pemikiran dan karya Al-Haitham terus mengalir. UNESCO meluncurkan sebuah kampanye pentingnya sains bidang cahaya pada 19 Januari 2015. Nama programnya, yakni “1001 Inventions and the World of Ibn Al-Haitham”. Selain itu, namanya diabadikan untuk sebuah kawah di bulan “The Crater Al-Hazen” dan untuk nama asteroid 59239 Alhazen demi mengenang kontribusi penting Ibnu Haitham di bidang optik. (***)

 

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Istimewa
Utama

Sisi Lain Basri Lewaimang: Dijuluki ‘Robinhood’ hingga Desakan Bongkar Bos di Balik Bisnis THM Batam

September 18, 2026
Menyambut Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan rangkaian pertunjukan akhir pekan dan program Ruang Kreatif Liburan Anak sepanjang Juli sebagai ruang bagi anak-anak dan keluarga untuk mengenal seni budaya Indonesia melalui pengalaman yang menyenangkan.
Foto: Galeri Indonesia Kaya
Utama

Sepanjang Juli, Galeri Indonesia Kaya Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Pertunjukan dan Ruang Kreatif

September 18, 2026
Ayu Aulia
Foto: istimewa
Utama

Ironi Cinta Pertama Ayu Aulia: Siap Jadi Istri Kedua Sang Bupati, Cinta Tanpa Syarat Jabatan

Juli 4, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Foto: Istimewa

    Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8 Rumah Ditertibkan Timdu, BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

September 21, 2026
Foto: Kepriprov.go.id

SK Pengangkatan 7 Anggota KPID Kepri Dibatalkan PT TUN Medan, Ini Respons Pemprov

September 20, 2026
Foto: BP Batam

8 Rumah Ditertibkan Timdu, BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling

September 20, 2026

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In