Balikpapan | beritabatam.co – Pesan sederhana untuk merawat uang Rupiah kini hadir dalam format yang lebih dekat dengan anak muda. Sebuah video Reels berdurasi sekitar satu menit yang beredar di Instagram menampilkan Azkia Humaira Hutasuhut, mahasiswi Akuntansi Universitas Mulia Balikpapan berusia 19 tahun asal Batam.
Dengan balutan hijab navy dan outer batik biru-putih, Azkia menyapa audiens lewat kalimat pembuka “Halo Sobat Rupiah” yang sudah akrab di kampanye literasi Bank Indonesia. Ia lalu mengingatkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering dilakukan tapi merusak uang, mulai dari melipat berlebihan, men-staples, mencoret, sampai menyimpan uang di tempat lembap. Menurutnya, hal-hal itu membuat Rupiah cepat rusak dan tidak layak edar.
Di akhir video, Azkia menekankan makna Rupiah yang lebih luas dari sekadar alat bayar.
“Rupiah itu bukan hanya alat pembayaran, tapi juga simbol bangsa yang patut kita jaga dan banggakan,” katanya, sebelum video ditutup dengan logo Bank Indonesia dan tagline “Cinta, Bangga, Paham Rupiah”.
Apa yang disuarakan Azkia sejalan dengan semangat gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang selama ini digaungkan Bank Indonesia. Gerakan itu mengajak masyarakat mengenali dan merawat Rupiah, menjadikannya simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa, sekaligus memahami cara bertransaksi, berbelanja, dan berhemat dengan bijak. Bank Indonesia sendiri memang rutin menggandeng kreator muda melalui tema besar “Rupiah Berdaulat, Rupiah Berjaya” untuk membuat konten edukasi yang ringan dan mudah dibagikan.
Video ini memberi sinyal bahwa menjaga Rupiah bukan hanya tugas bank sentral. Suara anak muda dari daerah pun punya ruang untuk ikut mengampanyekannya. Tanpa jargon, tanpa penjelasan panjang, cukup satu menit, satu wajah, dan satu ajakan jelas, rawat uangmu, hargai simbol negaramu. (Ben)














Discussion about this post