Batam | beritabatam.co : Laporan masyarakat lewat Layanan Polisi 110 direspons cepat. Polsek Nongsa membubarkan aksi balap liar di kawasan Bundaran Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu dini hari, 4 Juli 2026 pukul 01.12 WIB.
Aksi pembubaran ini dipimpin langsung Kapolsek Nongsa Kompol Eriman dengan melibatkan personel Piket Samapta dan Piket Fungsi Polsek Nongsa.
Informasi awal diterima sekitar pukul 01.00 WIB. Warga bernama Agus menghubungi Call Centre 110 dan melaporkan adanya aktivitas balap liar di seputaran Bundaran Bandara Hang Nadim. Laporan itu langsung diteruskan ke Polsek Nongsa untuk ditindaklanjuti.
Menindaklanjuti laporan, personel patroli segera bergerak ke lokasi. Setibanya di bundaran, polisi mendapati sekelompok pelaku balap liar. Kehadiran petugas membuat kegiatan yang membahayakan pengguna jalan itu langsung dihentikan.
“Quick Response terhadap setiap laporan masyarakat merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional,” ujar Kompol Eriman.
Selain membubarkan, personel juga melakukan dokumentasi kegiatan sebagai bahan pelaporan dan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 02.00 WIB. Situasi di lokasi kembali aman, tertib, dan terkendali.
Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan balap liar. Selain melanggar hukum, aksi tersebut juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan respons terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Polresta Barelang melalui Polsek Nongsa mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan tindak kriminalitas, balap liar, aksi premanisme, atau gangguan keamanan lainnya, segera laporkan ke Layanan Kepolisian 110. Layanan ini bebas pulsa dan aktif 24 jam.
Sinergi antara masyarakat dan kepolisian diharapkan mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Barelang. *(Red/Humas Polresta Barelang)*













Discussion about this post