
Tanjungpinang | beritabatam.co – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni menerima penghargaan dalam Malam Apresiasi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepri di Nite & Day Laguna Hotel, Tanjungpinang, Sabtu (26/09/26).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi dalam penguatan ekosistem media siber di Provinsi Kepri. Kegiatan mengusung tema “Memperkuat Peran Media Siber dalam Mengisi Pembangunan Kepri”.
Selain Ansar dan Misni, malam apresiasi tersebut juga memberikan penghargaan kepada sejumlah lembaga, organisasi, dunia pendidikan, serta tokoh yang dinilai berkontribusi dalam perjalanan AMSI Kepri selama lima tahun.
Gubernur Ansar mengapresiasi keberadaan AMSI Kepri yang selama lima tahun turut menjadi bagian dari perkembangan ekosistem media dan pembangunan daerah.
Menurut Ansar, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Media berbasis digital memungkinkan informasi disampaikan dengan cepat dan menjangkau masyarakat tanpa terbatas ruang dan waktu.
Namun, ia mengingatkan bahwa kecepatan penyampaian informasi perlu diimbangi dengan tanggung jawab jurnalistik.
“Berbicara informasi apa pun yang disajikan media, tentu berbagai tanggung jawab harus melandasi semuanya, baik dari sisi profesionalisme, keseimbangan, kebenaran, dan lain sebagainya. Karena itu, kehati-hatian juga sangat diperlukan,” ujar Ansar.
Ia juga menilai hubungan pemerintah dan media memiliki peran penting dalam penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Media adalah sahabat terbaik. Tanpa media, dunia ini seperti gelap gulita bagi kita,” katanya.
Ansar berharap media turut membantu menciptakan ruang informasi yang sehat dengan menyajikan informasi yang akurat serta mengedukasi masyarakat mengenai berbagai perkembangan di daerah.
Hal tersebut dinilai penting karena Kepri memiliki posisi strategis dan menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi investasi. Informasi mengenai kepastian hukum, keamanan, ketertiban, serta potensi ekonomi daerah, menurutnya, perlu disampaikan secara tepat kepada publik.
Sementara itu, Ketua AMSI Kepri Jailani mengatakan organisasi tersebut saat ini menghimpun 12 perusahaan media siber di Provinsi Kepri.
Menurut Jailani, perjalanan lima tahun AMSI Kepri tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga refleksi terhadap peran perusahaan pers dalam menghadapi perubahan industri media.
Ia menegaskan, media memiliki tanggung jawab kepada publik melalui fungsi informasi, edukasi, dan kontrol sosial.
“Komunikasi yang sehat antara media dengan pemerintah, lembaga negara, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen lainnya merupakan sesuatu yang sangat penting. Tanggung jawab media bukan kepada media itu sendiri, tetapi kepada publik,” ujar Jailani.
Jailani berharap momentum HUT ke-5 AMSI Kepri dapat memperkuat kolaborasi antara media dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan informasi yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peringatan lima tahun AMSI Kepri juga berlangsung di tengah perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi, termasuk meningkatnya penggunaan media sosial dan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Wakil Ketua Umum AMSI Citra Dyah Prastuti mengatakan perubahan tersebut membuat media perlu semakin memahami kebutuhan audiens sekaligus memperkuat kualitas jurnalistik.
Menurut Citra, verifikasi, pengecekan fakta, dan peliputan langsung menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas media di tengah derasnya arus informasi digital.
Karena itu, tantangan media saat ini bukan hanya menyampaikan informasi dengan cepat, tetapi juga memastikan informasi yang disajikan kepada publik telah melalui proses jurnalistik yang memadai.
Malam Apresiasi HUT ke-5 AMSI Kepri turut dihadiri Wakil Ketua Umum AMSI Citra Dyah Prastuti, anggota DPRD Kepri Rudy Chua, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Ketua LAM Provinsi Kepri Raja Al Hafiz Raja Ismail, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perguruan tinggi, serta pimpinan media. (PR-Kepri)










Discussion about this post