beritabatam.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
PRICING
SUBSCRIBE
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Dorong Aksi Kolektif Anti-Korupsi, IGCN Siap Fasilitasi Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia 

Berita Batam by Berita Batam
Juni 16, 2022
0
Foto : IGCN

Foto : IGCN

Jakarta I beritabatam.co : Indonesia Global Compact Network (IGCN), Jaringan Lokal UN Global Compact di Indonesia, mengadakan pertemuan bertema “Meningkatkan Aksi Kolektif Melawan Korupsi” untuk membahas Aksi Kolektif Anti-Korupsi. (15/06/22).

Pertemuan ini diselenggarakan secara virtual bekerjasama dengan Universitas Paramadina, Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI), dan Transparansi Internasional Indonesia (TII). Aksi Kolektif Anti-Korupsi ini merupakan bagian dari proyek tiga tahun inisiasi UN Global Compact “Advancing Collective Action against Corruption through Global Compact Local Network” yang di-implementasi di berbagai Jaringan Lokal, salah satunya di Indonesia, dan akan dilaksanakan hingga tahun 2024 mendatang.

RELATED POSTS

Polisi Bongkar Penyalahgunaan Pertalite Subsidi, Dua Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara

Dua Pelaku Jambret HP di Pintu 5 Batamindo Dibekuk Polisi

Rekam Jejak Birokrasi Antar Diky Wijaya Masuk 3 Besar Figur Favorit Gen Z Batam

Gerebek Baloi View Apartemen, Imigrasi Batam Tangkap Puluhan WNA Operator Love Scamming dan Judol

Pertemuan ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai kebijakan dan program konkrit dalam mengatasi korupsi, meningkatkan integritas bisnis dan transparansi. Dengan mensinergikan sektor swasta, pemerintah dan masyarakat, IGCN berharap dapat bersama-sama memajukan agenda pemberantasan korupsi dan berkontribusi pada pencapaian UN Sustainable Development Goals, khususnya SDG 16 dan target 1.6 tentang melawan korupsi.

Indeks Persepsi Korupsi (IPK) oleh Transparency International Indonesia (TII) menunjukan bahwa tahun 2021 pemberantasan korupsi di Indonesia memiliki skor 38 dari skala 0-100. Meskipun meningkat satu angka dari tahun sebelumnya yakni 37, angka ini masih berada dibawah rata-rata IPK dunia sebesar 43. Dengan demikian, usaha kolektif dari berbagai pihak dalam meningkatkan upaya pemberantasan korupsi dinilai sangat penting bagi Indonesia, salah satunya dalam sektor bisnis.

“Bisnis menghadapi resiko tinggi, pelanggaran etika, dan potensi kerugian materi jika mereka gagal melawan korupsi dalam segala bentuk. Akan tetapi, bisnis juga bisa menjadi bagian dari solusi jika mereka secara serius menerapkan prinsip ke 10 dari UN Global Compact terkait pemberantasan korupsi. Prinsip ini membimbing bisnis untuk secara proaktif mengembangkan kebijakan dan program konkrit untuk mengatasi korupsi secara internal dan dalam pasokan rantai mereka,” ujar Josephine Satyono, Executive Director, IGCN sebagai pemrakarsa pertemuan ini.

Josephine melanjutkan, “Kami menilai, korupsi masih menjadi tantangan terbesar dalam perkembangan ekonomi sosial dan berdampak kepada semua kalangan. Oleh karena itu, dibandingkan hanya dilakukan oleh satu instansi, kolaborasi adalah pendekatan yang paling kuat untuk menghadapi tantangan pemberantasan korupsi. Kolaborasi ini dapat dilakukan melalui Aksi Kolektif bersama para pemangku kepentingan terkait, dan dilakukan secara berkelanjutan.”

Dalam pertemuan tersebut, IGCN bersama para mitra dan pemangku kepentingan membahas dan mengidentifikasi tantangan-tantangan Anti-Korupsi di Indonesia, memanfaatkan panduan Uniting Against Corruption: A Playbook on Anti-Corruption Collective Action, sebagai sumber daya global, dan memfasilitasi para pemangku kepentingan dalam Aksi Kolektif Anti-Korupsi. Selain itu, hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat membangun roadmap dan langkah-langkah implementasi yang lebih komprehensif dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam pemberantasan korupsi dari seluruh dunia, antara lain Valerie Julliand, Resident Coordinator PBB di Indonesia, Ashley Ann Demming, Manager, Anti-Corruption dari UN Global Compact yang menyampaikan Aksi Kolektif dalam perspektif tingkat Regional dan Global, dan Jaqueline Oliveira, Anti Corruption Coordinator, Global Compact Network Brazil yang menjelaskan contoh penerapan Aksi Kolektif Anti-Korupsi yang dilakukan oleh Jaringan Lokal Brazil.

Sedangkan dari Indonesia, di samping Y.W. Junardy, President IGCN, pertemuan ini dibuka dengan sambutan dari Dr. Vivi Yulaswati, Staf Ahli Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, dihadiri oleh Pahala Nainggolan, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring, KPK yang membahas mengenai Good Governance dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia. Erry Riyana Hardjapamekas, Chairman, Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI) yang menyampaikan peran kepemimpinan dalam mempercepat implementasi gerakan anti-korupsi melalui Aksi Kolektif, dan terakhir Ahmad Khoirul Umam, Ph.D., Managing Director, Paramadina Public Policy Institute yang menyampaikan Anti-Korupsi di sektor sumber daya alam dari sisi perkembangan dan tantangannya.   Pertemuan juga dihadiri oleh para pemimpin dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat dan akademisi.

Sebagai penutup acara, Y.W Junardy, President, IGCN menekankan “Gerakan Anti-Korupsi ini merupakan perjuangan jangka panjang yang memerlukan keterlibatan semua pihak dalam pelaksanaannya. Harapannya, gerakan Aksi Kolektif ini dapat lebih meningkatkan semangat Anti-Korupsi serta menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan bersih.” Lebih lanjut Junardy menyatakan, “Gerakan ini akan dilaksanakan dengan Strategi 7T yg mencakup togetherness, training, targeted, transparency, technology, tracking dan trust,” tambahnya.

Program Aksi Kolektif Anti Korupsi tahun pertama ini telah dimulai dengan pertemuan konsultasi pada Maret-Mei 2022 lalu, yang dilanjutkan dengan kick-off meeting pada 9 Juni 2022, pelatihan pada bulan Juli, pelaksanaan focus group discussion pada Juli dan Agustus, pelaporan Roadmap pada September dan diakhiri dengan partisipasi pada B20 Summit Indonesia pada bulan Oktober 2022. (PR)

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Istimewa
Nasional

Polri Keluarkan Aturan Optimalkan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Melalui ETLE

Mei 19, 2023
Dukung Peningkatan Sektor Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader
Foto: BP Batam
Batam

Dukung Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader

Mei 19, 2023
BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri
Foto: BP Batam
Batam

BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Apresiasi Dukungan Masyarakat Dalam Pembangunan Kota Batam

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Bahas Tata Kelola Lahan dan Limbah, BP Batam Terima Kunjungan Studi Banding PPK Kemayoran

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Berbagi Pengalaman Kepemimpinan

Mei 17, 2023

Discussion about this post

https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2023/09/Video-Legam-Indonesia.mp4

Popular Stories

  • Stop Bungkam Jurnalis! Suara Lantang dari Batam untuk Kebebasan Pers
(04/05/26)
Foto: Istimewa

    Stop Bungkam Jurnalis! Suara Lantang dari Batam untuk Kebebasan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Birokrasi Antar Diky Wijaya Masuk 3 Besar Figur Favorit Gen Z Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Survei Pilwako Batam 2029, Elektabilitas Diki Wijaya Salip Nama Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Polisi Bongkar Penyalahgunaan Pertalite Subsidi, Dua Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara

Mei 7, 2026

Dua Pelaku Jambret HP di Pintu 5 Batamindo Dibekuk Polisi

Mei 6, 2026
Foto: Kedai Kopi

Rekam Jejak Birokrasi Antar Diky Wijaya Masuk 3 Besar Figur Favorit Gen Z Batam

Mei 6, 2026
Petugas Imigrasi Batam menggerebek Baloi View Apartemen di Lubuk Baja, Batam, Rabu pagi, (06/05/26). Lokasi itu diduga menjadi markas operasi kejahatan siber lintas negara
(06/05/26)
Foto: dok Imigrasi

Gerebek Baloi View Apartemen, Imigrasi Batam Tangkap Puluhan WNA Operator Love Scamming dan Judol

Mei 6, 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa 
Foto: ANTARA FOTO Bayu Pratama S

Penindakan Rokok Ilegal Meningkat 26,7 Persen, BB Mencapai 422 Juta Batang

Mei 6, 2026
Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Twitter Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • World
  • Opinion
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In