Batam I beritabatam.co : Pansus Pembahasan Ranperda Perubahan Perda no 3 tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Daerah Pemko Batam mengusulkan Pemko Batam mendirikan bank daerah sendiri.
Usulan ini muncul, setelah tim pansus mendengar rencana Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk menambah nominal penyertaan modal ke PT Bank Riau Kepri sebanyak Rp 100 miliar,
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Ranperda Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Daerah Pemko Batam pada beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Udin P Sihaloho, mengatakan kerjasama dengan Bank Riau Kepri dengan Pemko Batam memang sudah lama. Tapi menurutnya bank tersebut bukan milik pemk Batam. Dan selama ini hasil CSR nya belum dirasakan masyarakat Batam.
“Khusus Bank Riau Kepri ini, memang kerjasamanya lumayan lama dengan Pemko Batam. Kita pun sudah dapat informasi dari Bank Riau Kepri, Kenapa tak bank lain, CSR-nya bisa dirasakan masyarakat banyak,” sorot Udin, Kamis (31/03/22).
Udin menilai PT Bank Riau Kepri selama ini belum cukup transparan kepada DPRD Batam. Salah satunya perihal dana CSR yang dikeluarkan untuk Batam.
“CSR mereka tak transparan. Berapa yang mereka keluarkan dan apa saja yang mereka bangun,” katanya.
Dalam hal ini, tim Pansus juga menyarankan agar Pemko Batam mendirikan bank daerah sendiri. Misalnya dengan modal mencapai Rp 200 miliar.
“Bank Daerah Batam contohnya. Kalau sudah sampai Rp 200 milar modalnya, tak ada salahnya dirikan bank sendiri. Kalau daerah lain misalnya Bank Jabar Banten eksis juga di sini,” kata Udin.
Tim Pansus juga optimis bank milik Pemko Batam ini bisa lebih berkembang bahkan eksis di Batam. Asalkan bisa dikelola oleh orang yang profesional.
Sisi positif lainnya, bisa juga menampung lapangan pekerjaan untuk warga Batam.
“Pembayaran gaji pegawai, anggota dewan, pembayaran pajak bisa melalui bank milik Pemko Batam ini,” katanya.
Penyertaan modal Pemko Batam di Bank Riau Kepri sebesar Rp 50 miliar atau sebesar 4,52 persen.
Saat ini Batam menempati urutan ke 6 dari seluruh pemegang saham di Bank Riau Kepri. Pemko Batam juga mengalokasikan anggaran untuk penyertaan modal di 3 BUMD lainnya, yakni PT. Pembangunan Kota Batam, 2 miliar rupiah, PT. Pelabuhan Batam Indonesia, 2 miliar rupiah dan PT. Riau Airlines (RAL) 2 miliar rupiah. (Tri)














Discussion about this post