beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Jumat, September 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Andalas Forum Gagas Pembangunan Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan ditengah Isu Lingkungan Global

Berita Batam by Berita Batam
Februari 22, 2019
0
Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Batam | beritabatam.co : Ditengah isu lingkungan global saat ini, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia gelar Andalas Forum di Radison hotel Batam, Kamis,  (21-22/02/19).

Dalam kegiatan Andalas Forum yang bertemakan Membangun Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan ditengah Isu Lingkungan Global. Gubernur Riau melalui Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura  dan Perkebunan Provinsi Riau Ir. Ferry HC Ernaputra, Msi mengatakan bahwa isu lingkungan telah menjadi permasalah global. salah satunya pemanasan global yang telah menjadi masalah dan perhatian bersama masyarakat internasional.

Dampak global yang menjadi perhatian utama akibat pemanasan global yakni perubahan iklim global (global climate change) seperti pergeseran peta iklim secara global, anomali iklim, banjir, kekeringan, badai, naiknya permukaan laut, dan berbagai dampak lingkungan lainnya. Dan ini mengancam keberlanjutan kehidupan di planet bumi terang Ferry.

“Indonesia dalam 10 tahun terakhir ini, menghadapi tuduhan sebagian masyarakat internasional sebagai perusak lingkungan dan menjadi salah satu penyebab  terjadinya  pemanasan  global,” pungkas Ferry. 

Disebutkannya, tuduhan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena sudah mulai diwujudkan dalam berbagai bentuk hambatan perdagangan internasional terhadap produk-produk pertanian Indonesia seperti minyak kelapa sawit (CPO) di beberapa negara dan kawasan di dunia. 

Diterangkannya, berbagai regulasi, strategi, kebijakan yang tepat dan efektif yang dikeluarkan pemerintah serta perbaikan tata kelola pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang  berkelanjutan menjadi suatu hal yang mutlak agar Industri kelapa sawit Indonesia bisa keluar dari tuduhan tersebut.  

Berdasarkan sumber data BPS tahun 2018 Ferry mengungkap bahwa dengan potensi luas areal perkebunan kelapa sawit tahun 2018 di Indonesia yang mencapai 14,32 juta hektar, produksi kelapa sawit mencapai 40.22 juta ton. dengan nilai ekspor  tahun 2018 mencapai 29,6 juta ton atau senilai Rp. 308  trilyun

“Potensi yang begitu besar ini menjadikan sektor kelapa sawit menjadi sektor yang menyerap lapangan pekerjaan yang begitu besar dan menopang pertumbuhan perekonomian negara, tetapi di sisi lain dikarenakan masih berorientasi ekspor, kinerja industri kelapa sawit menjadi sangat  dipengaruhi oleh isu lingkungan global, mulai dari aspek legalitas lahan, pengelolaan kebun dan limbah pabrik, penanganan lahan gambut, isu ketenagakerjaan, dan sebagainya, pungkasnya.

Menurutnya, untuk itu kebijakan perbaikan tata kelola sawit dari aspek perijinan dan tata ruang, kebijakan B20 yang mengarah pada B50 sd B100, hilirisasi produk, pengakuan sertifikasi ISPO, penerapan teknologi yang ramah lingkungan, dan kebijakan terkait lainnya menjadi sangat strategis dan vital bagi masa depan keberlangsungan industri kelapa sawit di Indonesia. 

Sebagai produsen kelapa sawit terdepan didunia, Indonesia mempunyai peranan yang penting untuk memastikan tersedia produk yang berkelanjutan bagi konsumen. 

Para pelaku perkebunan harus mulai menjawab isu negatif dan kampanye hitam (black campaign) dengan melakukan aksi-aksi nyata dengan menerapkan nilai-nilai ekonomi hijau dan mendorong pengakuan terhadap sertifikasi ISPO dalam mewujudkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan yang mengarah kepada kemandirian energi dan pangan nasional.  

Perbaikan citra kelapa sawit Indonesia sebagai produk ramah lingkungan secara aktif harus terus dilakukan, negosiasi dan diplomasi antar pemangku kepentingan dalam industri kelapa sawit harus terus berjalan. 

Hal ini didapat dilakukan agar citra positif industri kelapa sawit berkelanjutan yang dibangun pemerintah dan sektor swasta dapat diterima oleh pasar global. 

Dalam paparannya, Gubernur Riau mengatakan, terselenggaranya kegiatan Andalas Forum, diharapkan mampu memberikan pandangan, wawasan, serta jawaban yang relevan terhadap permasalahan yang dihadapi pelaku usaha perkebunan dalam menghadapi  isu global dan memahami regulasi dan menerapkan tata kelola perkebunan berkelanjutan di Indonesia yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan seminar perwakilan dari Menteri  Pertanian,  Direktur Jenderal Perkebunan, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kemen ESDM, Direktur Utama BPDPKS, Perwakilan Kementerian/Lembaga terkait yang menjadi Narasumber,  Ketua Umum GAPKI, Ketua Apkasindo Pusat, Perwakilan Perusahaan yang yang bergerak dibidang Industri Kelapa Sawit dan Sertifikasi ISPO, Kepala Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Perkebunan, dan sejumlah akademisi. (Ben)

ShareTweetSend

Related Posts

Batam

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026
Batam

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026
Kepri

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Jadi Kepri ke-24, Rizki Faisal Dorong Penguatan Daerah Kepulauan dari Hukum hingga Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

September 24, 2026

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

September 24, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version