beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Minggu, September 6, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Internasional

BP Batam Tawarkan Waste to Energy di Jepang, Sampah Batam Berpotensi Jadi Listrik 20 MW

Berita Batam by Berita Batam
September 6, 2026
0
BP Batam dalam gelaran Asia Pacific Circular Cities (APCC) 2026 di Yokohama, Jepang, 3-4 September 2026.
Foto: BP Batam

BP Batam dalam gelaran Asia Pacific Circular Cities (APCC) 2026 di Yokohama, Jepang, 3-4 September 2026. Foto: BP Batam

Yokohama | beritabatam.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam menawarkan pengembangan waste to energy (WtE) kepada calon mitra di Jepang sebagai salah satu opsi pemanfaatan sampah menjadi energi. Potensi tersebut berkaitan dengan produksi sampah Kota Batam yang disebut mencapai sekitar 1.205 ton per hari.

Gagasan itu disampaikan BP Batam dalam Asia-Pacific Circular Cities Forum (APCC) 2026 di Yokohama, Jepang, 3–4 September 2026. Forum tersebut menjadi ruang bagi berbagai kota dan pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan ekonomi sirkular dan solusi pengelolaan perkotaan.

RELATED POSTS

Polresta Barelang Tindak 15 Motor Berknalpot Brong dalam Patroli KRYD

Tiga Kontainer Diduga Berisi E-Waste Tujuan Malaysia Ditemukan di PT Esun Batam

Andre Rosiade: Batam Jangan Hanya Jadi Titik Transit, Data Center Harus Beri Nilai Tambah

Operasi Gabungan di Aceh Selatan, Bea Cukai Sita 40.960 Batang Rokok Ilegal

Dalam forum tersebut, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjadi narasumber sekaligus panelis pada sesi bertajuk “Developing a Bankable Waste to Energy Project in Batam: Challenges, Lessons and Partnership Opportunities” pada 4 September.

Ariastuty tampil bersama perwakilan World Bank, JFE Engineering Corporation, serta Pemerintah Kota Makassar. BP Batam memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan kebutuhan dan peluang pengembangan WtE di Batam sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan sampah dan energi.

BP Batam membuka peluang kerja sama untuk penyusunan feasibility study (FS) atau studi kelayakan sebagai tahapan awal pengembangan proyek WtE di Batam.

Menurut Ariastuty, penyusunan FS diperlukan agar potensi pengolahan sampah menjadi energi memiliki dasar kajian yang lebih jelas sebelum masuk ke tahapan pengembangan proyek.

“Dengan jumlah sampah yang mencapai 1.205 ton per hari, Batam memiliki potensi untuk mengembangkan waste to energy. Karena itu, kami menawarkan FS sebagai langkah awal agar proyek ini memiliki dasar kajian yang jelas dan dapat dikembangkan lebih lanjut,” kata Ariastuty.

BP Batam menyebut penyusunan FS nantinya akan dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait.

Respons awal terhadap peluang tersebut datang dari JFE Engineering Corporation. Setelah sesi presentasi, BP Batam melakukan pertemuan dengan perusahaan Jepang itu untuk membahas peluang pengembangan WtE di Batam.

Berdasarkan estimasi awal JFE Engineering, volume sampah yang dihasilkan Batam berpotensi menghasilkan listrik sekitar 20 megawatt (MW).

BP Batam menyebut kapasitas tersebut secara estimasi dapat memenuhi kebutuhan listrik sekitar 20.000 rumah. Namun, angka tersebut masih merupakan estimasi awal dan belum dapat dijadikan sebagai hasil akhir kelayakan proyek.

Diperlukan kajian lebih lanjut untuk menentukan aspek teknis, keekonomian, teknologi, kebutuhan investasi, serta aspek lainnya sebelum proyek dapat dinyatakan layak untuk dikembangkan.

JFE Engineering menyatakan ketertarikannya untuk datang ke Batam dan mendalami peluang tersebut. Dalam pembahasan lanjutan, PT PLN (Persero) juga akan dilibatkan sebagai pihak yang nantinya berpotensi membeli listrik yang dihasilkan dari proyek WtE.

Selain penjajakan pengembangan WtE, BP Batam juga memanfaatkan momentum APCC 2026 untuk membuka kembali peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Yokohama.

Pada 3 September 2026, BP Batam bertemu dengan Wakil Wali Kota Yokohama. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antara Yokohama dan Batam.

APCC Forum sendiri merupakan forum internasional yang diselenggarakan Kota Yokohama bersama ICLEI Japan untuk mendorong transisi menuju kota sirkular di kawasan Asia-Pasifik. Forum 2026 berlangsung di Pacifico Yokohama dan melibatkan pemerintah daerah, lembaga internasional, perusahaan, akademisi serta pemangku kepentingan lainnya.

Melalui keikutsertaan tersebut, BP Batam berupaya membuka peluang kerja sama di bidang energi terbarukan, ekonomi sirkular, teknologi, dan pengelolaan sampah yang dapat dikembangkan di Batam.

“Kami berharap ketertarikan ini dapat ditindaklanjuti dengan pembahasan yang lebih konkret di Batam. Yang kami dorong adalah bagaimana sampah dapat diolah menjadi energi terbarukan dan memberikan manfaat bagi Kota Batam, serta mendorong keterlibatan langsung masyarakat dari hulu ke hilir,” ujar Ariastuty.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Direktur Pengendalian Investasi BP Batam Yani Alkindi, Direktur Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hadjad Widagdo, serta Kepala Biro Keuangan Siswanto.

Dengan demikian, peluang WtE di Batam saat ini masih berada pada tahap penjajakan dan pengkajian. Ketertarikan calon mitra serta estimasi potensi listrik menjadi bagian dari proses awal yang masih membutuhkan studi kelayakan dan pembahasan lintas kementerian/lembaga sebelum dapat masuk ke tahap pengembangan proyek. (BP)

ShareTweetSend

Related Posts

Polresta Barelang menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan skala besar untuk mengantisipasi aksi balap liar, tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat),
(04/09/26).
Foto: Polresta Barelang
Batam

Polresta Barelang Tindak 15 Motor Berknalpot Brong dalam Patroli KRYD

September 5, 2026
Basel Action Network BAN bersama dua organisasi lingkungan Indonesia, Nexus3 Foundation dan Ecoton, mengungkapkan temuan tiga kontainer yang diduga berisi e-waste di dalam area PT Esun International Utama Indonesia (PT Esun).
Foto: Istimewa
Nasional

Tiga Kontainer Diduga Berisi E-Waste Tujuan Malaysia Ditemukan di PT Esun Batam

September 5, 2026
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade. (04/09/26).
Foto: Istimewa
Batam

Andre Rosiade: Batam Jangan Hanya Jadi Titik Transit, Data Center Harus Beri Nilai Tambah

September 5, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Rapat Dengar Pendapat RDP Pansus RUU Daerah Kepulauan bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kamis (03/09/26).

    Ismeth Abdullah Soroti Ketimpangan Pembangunan, Dorong Dana Khusus Kepulauan Masuk RUU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Kontainer Diduga Berisi E-Waste Tujuan Malaysia Ditemukan di PT Esun Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BP Batam Tawarkan Waste to Energy di Jepang, Sampah Batam Berpotensi Jadi Listrik 20 MW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

BP Batam dalam gelaran Asia Pacific Circular Cities (APCC) 2026 di Yokohama, Jepang, 3-4 September 2026.
Foto: BP Batam

BP Batam Tawarkan Waste to Energy di Jepang, Sampah Batam Berpotensi Jadi Listrik 20 MW

September 6, 2026
Polresta Barelang menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan skala besar untuk mengantisipasi aksi balap liar, tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat),
(04/09/26).
Foto: Polresta Barelang

Polresta Barelang Tindak 15 Motor Berknalpot Brong dalam Patroli KRYD

September 5, 2026
Basel Action Network BAN bersama dua organisasi lingkungan Indonesia, Nexus3 Foundation dan Ecoton, mengungkapkan temuan tiga kontainer yang diduga berisi e-waste di dalam area PT Esun International Utama Indonesia (PT Esun).
Foto: Istimewa

Tiga Kontainer Diduga Berisi E-Waste Tujuan Malaysia Ditemukan di PT Esun Batam

September 5, 2026
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade. (04/09/26).
Foto: Istimewa

Andre Rosiade: Batam Jangan Hanya Jadi Titik Transit, Data Center Harus Beri Nilai Tambah

September 5, 2026
Bea Cukai Meulaboh bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Selatan kembali melakukan penindakan terhadap puluhan ribu batang rokok ilegal dalam operasi pasar gabungan yang digelar di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan. (03/09/26).
Foto: BC Aceh

Operasi Gabungan di Aceh Selatan, Bea Cukai Sita 40.960 Batang Rokok Ilegal

September 4, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In