beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Selasa, September 22, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Utama

(Jum’at Mubarok) Hindari Maksiat Lidah

Berita Batam by Berita Batam
September 30, 2022
0
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Jumat Mubarok I beritabatam.co ; Dalam karyanya,  Bahjatul Wasail, Syaikh Nawawi menyebut bahwa maksiat lidah itu banyak. Artinya jumlahnya tidak terbatas. Namun berikut ini adalah maksiat lidah yang beliau identifikasi.

Pertama, ghibah atau menceritakan orang lain yang tidak ada secara fisik, dan yang diceritakan itu yang tidak disukai. Syaikh Nawawi menganggap tetapghibah kendati yang diceritakan itu sesuai dengan kenyataan. Namun dibolehkan ghibah terhadap orang yang menampakkan kefasikan di muka publik seperti meninggalkan puasa, shalat, dan ibadah lainnya. Yang menarik, ghibah terhadap kekurangan seorang  khatib termasuk yang dibolehkan. Mungkin alasannya untuk perbaikan dan pembelajaran.

RELATED POSTS

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

Gebyar Melayu Pesisir 2026: Penguatan Warisan Melayu untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif

Kedua, namimah. Dalam bahasa kita, namimah itu tak lain mengadu domba pihak-pihak tertentu. Tujuannya untuk memecah-belah mereka yang bersatu dan agar mereka yang saling mencintai jadi saling membenci.

Bersumber dari Abdullah bin Mas’ud, sesungguhnya Nabi  bersabda, “Maukah kuberitahukan kepada kalian apa itu al-‘Adhhu? Itulah namimah, (yakni) perbuatan menyebarkan berita untuk merusak hubungan di antara sesama manusia.” (HR  Muslim).

Pelakunamimah diancam masuk neraka, sebagaimana sabda Nabi, “Tidak masuk surga pelaku namimah.” (HR  Muslim).

Ketiga, di antara maksiat lidah adalah berdusta. Dalam keseharian terkadangberdusta dimaksudkan untuk bercanda. Padahal bercanda tidak harus berdusta. Nabi bersabda, “Aku juga bercanda, tetapi tetap aku berkata yang benar.” (HR Thabrani). Inilah balasan buat pelaku dusta, “Seseorang tidak dikatakan beriman seluruhnya sampai ia meninggalkan dusta saat bercanda.” (HR  Ahmad).

Lebih jelas lagi, Allah menyatakan, “Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” (QS al-Nahl/16: 105). Dari ayat ini dapat dipahami bahwa berdusta adalah perbuatan yang diada-adakan untuk suatu maksud tertentu. Perbuatan dusta ini ada pada diri pelaku ghibah dan namimah.

Karena begitu bahayanya dusta, Nabi mengancam pelakunya dengan neraka,  “Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke surga.  Apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke neraka. Jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta.”  (HR Abu Daud).

Keempat, yang termasuk maksiat lidah adalah memaki, mengumpat, dan  melaknat. Ketiganya serupa tapi tak sama.

Memaki, bagi Syaikh Nawawi, adalah menyamakan orang dengan apa saja yang memiliki nilai kurang dan hina. Sementaramengumpat berasal dari kata umpat yang berarti memburuk-burukan orang dalam keadaan marah dengan kata-kata keji dan kotor. Jadi tampaknya mengumpat lebih luas dari memaki.

Berbeda lagi denganmemaki dan mengumpat adalah melaknat. Melaknat tidak ditujukan hanya kepada manusia. Menurut Syaikh Nawawi, seluruh kalimat yang dilontarkan kepada hewan dan benda mati termasuk kategori ini. Intimelaknat adalah agar yang dilaknat tidak mendapatkan rahmat Allah. Jadi melaknat bukan hak manusia.

Untuk menghindari maksiat lidah, cara yang paling mudah adalah diam. Nabi mewanti-wanti, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR   Bukhari). (ROL)

Baca Artikel Asli disini!

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Ilustrasi AI
Kepri

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026
Foto: Istimewa
Batam

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

September 22, 2026
Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa
Batam

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

September 21, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

    Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi AI

Pengamat: Pembangunan Kepri Mundur, Utang Rp400 Miliar dan Potensi Maritim Diabaikan

September 22, 2026
Foto: Istimewa

TMA Waduk Nongsa Turun ke 5,96 Meter, BP Batam Siapkan Antisipasi Jaga Pasokan Air

September 22, 2026
Pemberian Penghargaan Atas Pendampingan Hukum Penyelesaian PNBP Sewa Perairan Tersus, Minggu, 21 September 2026.
Foto: Istimewa

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam Selesaikan PNBP Sewa Perairan Tersus Rp18,82 Miliar

September 21, 2026
Foto: Kepriprov.go.id

Gebyar Melayu Pesisir 2026: Penguatan Warisan Melayu untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif

September 21, 2026
Foto: Istimewa

Nasib 1.025 Pekerja PT Gimli Batam: Manajemen Kabur, Gaji Tak Dibayar, Hak Menggantung

September 21, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In