
Batam | beritabatam.co : Mempercantik ikon kota, pemerintah Kota (Pemko) Batam pugar monumen budaya Melayu di tiga titik Kota Batam.
“Kami ingin kota ini tetap cantik dengan begitu akan menjadi daya pikat bagi wisatawan. Ini menjadi ikon Batam,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat meninjau pengecatan Monumen Alat Musik di jalan Jenderal Sudirman, Batam Kota, Ahad (07/06/20). Sebagaimana dimuat laman mediacenterbatam.
Amsakar mengatakan, monumen ciri khas Melayu tersebut terlihat kusam sehingga perlu dilakukan pengecatan ulang.
“Kita punya tiga munumen seperti ini. Di Batamcentre ada dua yakni alat musik tradisional dan hantaran dan di Sekupang satu, yakni hantaran. Kalau bferwarna begini lebih cantik lagi. Dilihat pun enak,” kata Amsakar.
“Jadi, perbaikan seperti ini kita gandeng perusahaan sebagai kontribusi ke daerah. Kalau ini (pengecatan monumen), kita gandeng Jotun,” tambahnya.
Nantinya monument tersebut akan dilengkapi dengan spot foto bagi warga maupun wisatawan.
“Saya sudah instruksikan ke Kadisbudpar agar dirancang tanpa merusak fasilitas lain. Jika sudah ada nanti saya sampaikan ke pak wali dan pejabat teknisnya,” kata dia.
Kepala Disdbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan, monumen tersebut merupakan aset yang harus dirawat lantaran bercirikan budaya Melayu. Menurutnya, pembangunan tiga monumen ini dalam rangka pelestarian nilai-nilai budaya yang ada. (MCB)














Discussion about this post