beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Jumat, September 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Kepri

Sempat diragukan, Desa Panggak Laut Sukses Panen 1,5 Ton Udang Vanamei

Berita Batam by Berita Batam
Maret 7, 2020
0
Panen Perdana Udang Vanamei Desa Panggak Laut, Kabupaten Lingga (05/03/20)
Foto : Nwr

Panen Perdana Udang Vanamei Desa Panggak Laut, Kabupaten Lingga (05/03/20) Foto : Nwr

Lingga | beritabatam.co : Desa Panggak Laut melalui nelayan Swalow menggelar panen perdana udang Vanamei, di Desa Panggal Laut, (05/03/20).

Semula, panen dijadwalkan akan dilaksanakan saat umur udang telah genap mencapai 3 bulan. Namun dikarenakan pertumbuhan yang sangat pesat, akhirnya diputuskan untuk dipanen pada usia 2 bulan 2 hari. Pada panen perdana ini ditargetkan hasil yang dipanen minimal mencapai angka 1,5 ton.

RELATED POSTS

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

Kepala Desa Panggak Laut, Ahmad mengatakan Panen perdana ini sekaligus menjawab rasa pesimis masyarakat yang sempat meragukan keberhasilan tambak udang di Desa Panggak Laut.

“Hari ini, kita telah melihat bersama, bahwa ini nyata dan bukan bohong. Semenjak dibangunnya tambak ini, telah banyak masyarakat yang mulai tertarik untuk mengelola usaha yang sama. Mereka rela bergantian hadir memantau langsung ke lokasi tambak. Bahkan ada yang rela turun langsung ke dalam kolam untuk mengusahakan agar udang-udang tersebut tidak mati saat listrik padam,” ucap Ahmad.

Kepala Desa  berharap panen perdana ini bisa menjadi langkah awal agar mendapatkan dukungan yang lebih besar dari pemerintah daerah. Sekaligus bisa menjadi motivasi lebih kepada masyarakat nelayan sekitar untuk mengembangkan tambak yang lebih besar melalui kelompok-kelompok nelayan lainnya, harapnya.

“Kami dari Desa Panggak Laut tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, karena telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengelola tambak, dan kami berharap ini bisa menjadi cikal bakal bagi nelayan tambak lainnya.” tuturnya. 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga,  H. Kasiman mengatakan, langkah yang ditempuh oleh dinas yang dipimpinnya adalah melebihi dari sekedar menentang arus. Karena selama ini, bisa dikatakan bahwa hampir seluruh nelayan di Kabupaten Lingga merupakan nelayan tangkap, bukan nelayan tambak. Sehingga pada awalnya memang cenderung menghadapi pesisimisme dari masyarakat.

“Namun berkat kerja keras, serta studi-studi perikanan dan didukung oleh pemerintah daerah, akhirnya desa Panggak Laut serta 5 Desa lainnya telah berhasil membudidayakan udang Vanamei ini,” ucapnya.

Kasiman menyebutkan, sebelum memulai tambak di Lingga. Ia telah melakukan survei, bahkan hingga se sumatera.

“Namun ahli kami mengatakan tidak ada satupun wilayah yang berhasil dalam tambak udang ini. Jikalau pun berhasil, maka Lingga adalah yang pertama, bahkan hingga se Sumatera,” pungkasnya.

Ia mengakui, dalam perjalananya mereka tetap saja menemui kendala, Namun berkat usaha bersama. Akhirnya perlahan-lahan mereka mampu bergeser dari nelayan tangkap menjadi nelayan tambak.

“Dengan panen perdana ini, tidak ada lagi masyarakat yang ragu terhadap budidaya tambak, serta bisa membuka cakrawala berpikir masyarakat terhadap pola perikanan jenis ini.” harap H. Kasiman.

Wakil Bupati Lingga M.Nizar juga mengucapkan syukur atas panen perdana di desa Panggak Laut

“Alhamdulillah, hari ini kerja keras, kerja cerdas kita sudah mulai menampakkan hasil. InsyaAllah tambak udang ini sudah bisa menjadi pilot project bagi desa-desa yang lain yang memiliki potensi untuk dikembangkan seperti saat ini. Pemerintah Kabupaten Lingga bersama dengan DPRD Kabupaten Lingga akan selalu hadir untuk mendukung masyarakat terutama untuk membina sektor-sektor ekonomi baru bagi masyarakat,” terangnya.

Pemerintah daerah menurutnya tidak bisa secara terus menerus menopang keseluruhan pembiayaan tambak. Ia berharap adanya manajemen yang baik, terutama menyangkut manajemen keuangan kelompok tani melalui pembinaan dinas terkait. Sehingga nantinya kelompok nelayan bisa mengelola keuangannya dengan mandiri dan bisa menjadi contoh bagi kelompok-kelompok yang lain. (Nwr)

ShareTweetSend

Related Posts

Batam

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026
Batam

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026
Kepri

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Jadi Kepri ke-24, Rizki Faisal Dorong Penguatan Daerah Kepulauan dari Hukum hingga Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

September 24, 2026

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

September 24, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In