beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Jumat, September 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Utama

Tradisi Melepaskan Burung dalam Perayaan Tahun Baru Imlek

Berita Batam by Berita Batam
Januari 26, 2020
0
Tradisi Melepaskan Burung dalam Perayaan Imlek
Foto : Okezone

Tradisi Melepaskan Burung dalam Perayaan Imlek Foto : Okezone

Nasional | beritabatam.co : Ada banyak seremoni dan ritual dalam setiap perayaan. salah satunya yang bermakna bagi masyarakat yang merayakan tahun baru imlek yakni tradisi melepaskan burung.

Burung memiliki banyak makna dan filosofi. Dalam pernikahan, burung merpati bermakna kesetiaan. Di Eropa burung hantu bermakna kebijaksanaan. Sementara burung garuda memiliki makna kekuatan dan kejayaan bagi Indonesia.

Itu pula yang berlaku bagi warga Tionghoa saat perayaan Imlek. Di Wihara Dharma Bakti, Grogol, Jakarta Barat sejumlah orang yang tengah melakukan ritual ibadah melepaskan burung sebagai makna melepas keburukan dalam hidup.

Burung-burung itu dilepas dari sebuah boks putih dan menjadi salah satu ritual dalam ibadah saat perayaan Imlek. Saat melepaskannya, warga berdoa agar kebaikan selalu menyertai mereka sepanjang tahun.

Humas Wihara Dharma Bakti, Lucas Tjang menjelaskan melepaskan burung bagi warga Tionghoa saat Imlek bermakna melepas keburukan dalam hidup. Selain tentu saja memberi kehidupan bagi sesama makhluk hidup.

“Itu kalau melepaskan burung berarti melepaskan hal-hal yang buruk. Makanya intinya seperti itu aja. Terus memberi penghidupan burung kembali ke habitatnya,” kata Lucas, seperti dimuat laman CNN Indonesia, Sabtu (25/1).

Selain untuk pribadi, melepaskan burung saat Imlek bisa juga untuk mewakili keluarga besar. Tak ada jenis burung yang dikhususkan untuk dilepaskan.

“Ya keluarga. Satu orang melepas jadi mewakili keluarga besar semua,” imbuh Lucas.

Alex (36 tahun), warga Sunter Jakarta Utara, berharap burung yang ia lepaskan kali ini menjadi keberkahan bagi hidup keluarganya. Ia berharap agar semua keburukannya di masa lalu tak kembali terulang.

“Ya lebih makmur. Lebih bagus lagi tahun ini. Lebih baik lagi ke depannya. Lebih makmur dan rezeki lebih banyak lagi,” katanya di Wihara Dharma Bakti.

Ada berbagai jenis burung yang dilepaskan warga Tionghoa untuk ritual ibadah mereka di Wihara Dharma Bakti. Umumnya, burung-burung itu adalah jenis burung peking, sementara sisanya ada burung tekukur dan merpati. (***)

ShareTweetSend

Related Posts

Batam

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026
Batam

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026
Kepri

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Hari Jadi Kepri ke-24, Rizki Faisal Dorong Penguatan Daerah Kepulauan dari Hukum hingga Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

September 24, 2026

Pastikan Air Warga Tak Terganggu, Data Center di Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 Liter per Detik

September 24, 2026

Mengenang 24 Tahun Kepri: Kisah Penolakan Induk, Gubernur ‘Ecek-ecek’, hingga Fatwa MA yang Bersejarah

September 24, 2026

Kecewa Kebijakan Utang dan Proyek Monumen, Tokoh Pejuang Kepri Huzrin Hood Absen di HUT ke-24 Kepri

September 24, 2026

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

September 24, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version