beritabatam.co
  • Home
  • Kepri
  • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Sayap Partai Berkarya : Polri Tak Berani Usut Kasus Ahmad Basarah Soal Pak Harto ‘Guru Korupsi’

beritabatam co by beritabatam co
Maret 1, 2019
0
Sejumlah Ormas dan Orsap Partai Berkarya serta loyalis Pak Harto usai acara diskusi di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Sejumlah Ormas dan Orsap Partai Berkarya serta loyalis Pak Harto usai acara diskusi di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Jakarta | beritabatam.co : Menjelang Pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 nanti, organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi sayap (orsap) Partai Berkarya secara rutin menggelar acara diskusi seputar situasi dan kondisi politik dalam negeri saat ini.

Sebab, semakin mendekati jadwal yang telah ditentukan, serangan demi serangan terhadap Partai Berkarya semakin gencar dilancarkan oleh lawan politiknya.

“Kebetulan tema diskusi rutin kami hari ini membahas apakah benar Pak Harto ‘Guru Korupsi’ sebagaimana yang pernah dilontarkan Ahmad Basarah dari PDIP,” ujar Hardy Chrisianto selaku Sekjen DPP Laskar Berkarya di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/3/2019).

Menurutnya, tagline Pak Harto ‘Guru Korupsi’ yang dipopulerkan Ahmad Basarah merupakan tuduhan keji yang dapat menggerus suara Partai Berkarya yang dimotori oleh trah cendana sebagai putra-putri Pak Harto.

“Fitnah yang dilancarkan terhadap Pak Harto adalah serangan yang tidak kunjung selesai. Oleh sebab itu, diskusi kali ini menjadi penting agar para kader dan loyalis Pak Harto mampu menjelaskan kepada masyarakat awam tentang fitnah tersebut,” tutur Hardy Chrisianto.

Ormas dan orsap Partai Berkarya termasuk para loyalis Pak Harto sepakat akan terus mengawal kasus Ahmad Basarah yang telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Senin (3/12/2018) silam.

Ia menilai Polri terkesan lemah dan tidak memiliki keberanian untuk mengusut tuntas kasus tersebut lantaran terlapor merupakan pihak yang berada di sekitar pemegang tampuk kekuasaan saat ini.

“Sudah jelas-jelas yang bersangkutan melakukan tindak pidana terhadap Pak Harto. Dia juga bisa dikategorikan sebagai orang yang melakukan black champaign atau hate speech. Kami akan kawal terus kasus ini. Kami juga sudah berkirim surat kepada Kapolri dan mendatangi Bareskrim untuk menanyakan perkembangan kasusnya,” kata Hardy Chrisianto.

Sementara itu, Arie Pujianto selaku Wakil Ketua Umum Hasta Mahardika Soehartonesia (HMS) mengatakan bahwa jangan sampai negara melabeli mantan presidennya sebagai koruptor padahal belum bisa membuktikannya.

“Sebenarnya kalau saya pribadi saya khawatir label yang diberikan haters ini menjadi suatu fitnah. Kenapa? Kalau kita terbiasa menerima asumsi bukan berdasarkan fakta yang inkrah ini menjadi fitnah besar,” ucap Arie Pujianto.

Jika berbicara mengenai korupsi, ia yakin di negara manapun di dunia ini tidak ada yang bersih dari korupsi. Sebab, kekuasan dipandangnya sebagai suatu hal yang dekat sekali dengan korupsi.

“Kalau bicara paling banyak, indikatornya apa sih? Kalau menyengsarakan rakyat silahkan ditanya kepada rakyat. Lebih sengsara sebelumnya atau zaman Pak Harto atau setelahnya? Makanya nggak usah bawa-bawa orde karena setiap orde ada korupsinya.”

“Inilah sebabnya diperlukan suatu pencerahan kepada kalangan anak muda. Kalau orangtua, saya yakin mereka bisa menjawab sendiri,” ujarnya. (Reporter : Hamdi Putra/red)

 

ShareTweetSend

Related Posts

Nasional

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026
Nasional

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026
Kepri

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

September 18, 2026

Discussion about this post

Popular Stories

  • Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Di hadapan Anggota DPR RI, Kepala BP Batam Tegaskan Bentrok Setokok Murni Sengketa Lahan

September 18, 2026

Blak-blakan Li Claudia Chandra soal Krisis Air Batam: “Kami Sedang Merapikan, Mudah-mudahan Ada Solusi Secepatnya”

September 18, 2026

AJI Gelar Festival Media Nasional 2026: Cetak Sejarah di Dua Kota, Dorong Pulau Penyengat Jadi Warisan Dunia

September 18, 2026

Defisit Air Mengintai Batam di 2028, Ini Strategi BP Batam

September 18, 2026

Kapolda Kepri Tindak Tegas Aksi Premanisme di Setokok, Ajak Masyarakat Wujudkan Batam Aman dan Kondusif

September 18, 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Utama
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Internasional
  • Viral
  • Hukrim

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version