beritabatam.co
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
PRICING
SUBSCRIBE
  • Home
  • Kepri
    • Batam
  • Internasional
  • Nasional
  • Viral
  • Hukrim
  • Figur
  • Olahraga
  • Opinion
No Result
View All Result
beritabatam.co
No Result
View All Result
Home Batam

Penyelundupan Benih Lobster, Siapa Yang Terlibat?

Berita Batam by Berita Batam
Mei 27, 2022
0

Batam l beritabatam.co : Tangkapan 466 ribu benih lobster senilai Rp46,7 miliar oleh TNI Angkatan Laut (AL) akhirnya dilepasliarkan di Perairan Pulau Abang, Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri).

Sebagaimana disampaikan Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah di Batam Kepulauan Riau, Rabu 25 Mei, dikutip dari Antara.

RELATED POSTS

Jawab Keterbatasan Anggaran, Pemko Batam Optimalisasi Skema Pembiayaan Inovatif

Cek Progres, Amsakar Ahmad Tinjau Penataan Taman dan Pembangunan Infrastruktur

Lebaran Usai, ASN Pemko Batam Kembali Bekerja Dengan Skema WFA

Hutan Pulau Manis Terbakar, Proyek Funtasy Island Yang Mangkrak

Pulau Abang memang kerap dijadikan lokasi pelepasan benih lobster yang diamankan dari percobaan penyelundupan. Ini berkaitan dengan ekosistem perairan Pulau Abang yang dipandang cocok sebagai habitat benih lobster.

Pihaknya sengaja segera melepaskan benih lobster yang berhasil diamankan dalam jumlah banyak tersebut karena dikhawatirkan akan mati bila berlama-lama didiamkan.

Namun yang tersisa dari kasus penyelundupan benih lobster ini yakni lima pelaku masih belum berhasil dibekuk.

Arsyad Abdullah mengatakan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan pelaku yang sampai saat ini belum ditemukan karena berhasil melarikan diri saat pengejaran.

“Pelaku-pelaku ini ada identitas dan akan kami cari siapa pelaku tersebut sampai ketemu. Kami akan usut sumbernya dari mana, dan kenapa dibawa ke luar negeri. Itu nanti upaya-upaya yang akan kami lakukan,” kata Arsyad Abdullah.

Kasus pengungkapan penyelundupan benih lobster di wilayah Kepri bukanlah hal baru. Besarnya keuntungan yang dapat diraup dari penyelundupan antar negara ini setidaknya melibatkan pelaku penyelundupan, pemilik benih lobster, hingga pemilik speed boat (kapal cepat), baik statusnya disewa atau milik sendiri.

Bukan rahasia, bahwa pelaku penyelundupan yang turun langsung membawa benih lobster dalam speed boat, biasanya hanya pekerja. Sementara pemilik benih lobster atau pemilik usaha illegal terkesan minim resiko, dengan kendali dari jauh yang tidak jarang identitasnya tersamar.

Sisi lain yang jadi penentu aksi penyelundupan jalur laut ini, yakni armada. Kapal cepat (speed boat) sudah lumrah jadi pilihan utama penyelundup. Cepat, efisien dan efektif jadi alasan penyelundup memilih speed boat sebagai armada pengangkut komoditi selundupan.

Terlepas dari legalitas atau perijinan armada laut atau pelayaran laut yang cukup kompleks dan penuh kehati-hatian serta keselamatan, faktanya armada speed boat yang ditangkap biasanya memiliki mesin tempel 4 sampai 7 unit yang dipasang berjejer diburitan kapal cepat. Dengan daya dorong mesin masing masing 250-300 PK. Yang total kecepatan dengan kapasitas maksimal bisa menandingi bahkan lebih besar dari kecepatan armada petugas perairan.

Armada yang digunakan penyelundup memang bukan armada biasa layaknya armada untuk mengangkut penumpang atau barang pada jalur pelayaran normal.

Armada penyelundup terkesan sengaja dimodifikasi untuk untuk kebutuhan khusus agar bisa melaju super cepat dan lolos dari kejaran petugas. Penyedia armada sepertinya cukup paham bahwa armadanya disewa atau dipakai untuk menjalankan ‘misi khusus’.

Aksi penyelundupan benih lobster merupakan hasil kerja bersama, diantaranya pelaku penyelundup, pemilik benih lobster dan penyedia armada. Dan hampir bisa dipastikan, yang paling menerima resiko ditangkap oleh petugas adalah eksekutor atau pelaku yang membawa barang selundupan. Sementara pemilik bisnis ilegal dan atau penyedia armada, setidaknya dari kasus yang pernah terungkap masih jauh api dari panggang. (***)

ShareTweetSend

Related Posts

Foto: Istimewa
Nasional

Polri Keluarkan Aturan Optimalkan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Melalui ETLE

Mei 19, 2023
Dukung Peningkatan Sektor Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader
Foto: BP Batam
Batam

Dukung Pariwisata, Muhammad Rudi Terima Penghargaan Indonesia Visioner Leader

Mei 19, 2023
BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri
Foto: BP Batam
Batam

BP Batam Tanggapi Keluhan Pemadaman Listrik di Kawasan Industri

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Apresiasi Dukungan Masyarakat Dalam Pembangunan Kota Batam

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Bahas Tata Kelola Lahan dan Limbah, BP Batam Terima Kunjungan Studi Banding PPK Kemayoran

Mei 19, 2023
Foto: BP Batam
Batam

Muhammad Rudi Berbagi Pengalaman Kepemimpinan

Mei 17, 2023

Discussion about this post

https://beritabatam.co/wp-content/uploads/2023/09/Video-Legam-Indonesia.mp4

Popular Stories

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) nasional yang digelasr secara daring, Kamis (26/03/26).
Foto: MCB

    Jawab Keterbatasan Anggaran, Pemko Batam Optimalisasi Skema Pembiayaan Inovatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudi : Kami Ingin Bagaimana Hubungan Dekat Saya dan RT/RW Terus Terjalin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Kemajuan Kepri, Muhammad Rudi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Batam Meningkat di Tahun 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) nasional yang digelasr secara daring, Kamis (26/03/26).
Foto: MCB

Jawab Keterbatasan Anggaran, Pemko Batam Optimalisasi Skema Pembiayaan Inovatif

Maret 30, 2026
Hari pertama masuk kerja pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad langsung meninjau penataan taman dan pembangunan infrastruktur di sejumlah titik, Rabu (25/03/26).
Foto: MCB

Cek Progres, Amsakar Ahmad Tinjau Penataan Taman dan Pembangunan Infrastruktur

Maret 26, 2026
Lebaran usai, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai kembali bekerja pada Rabu (25/03/26)
Foto: MCB

Lebaran Usai, ASN Pemko Batam Kembali Bekerja Dengan Skema WFA

Maret 26, 2026
Kebakaran terjadi di Pulau Manis, Kecamatan Belakang Padang, pada Minggu (22/03/26), yang menghanguskan area hutan di sekitar pelantar dan dekat permukiman.
Foto: Istimewa

Hutan Pulau Manis Terbakar, Proyek Funtasy Island Yang Mangkrak

Maret 24, 2026
Terminal Pelabuhan Bintang 99 Persada,Batu Ampar, Kota Batam Senin (23/3/26) (Foto: Jamaludin)

Belum Ramai Hari Ini, Pelni Sebut Puncak Arus Balik Terjadi Senin Depan

Maret 23, 2026
April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
beritabatam.co

www.beritabatam.co portal media online berbasis di kota Batam Kepulauan Riau, Indonesia  Bacalah…Cerdas

INFORMASI

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

FOLLOW US

Facebook Twitter Instagram Youtube

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
  • World
  • Opinion
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2022 BERITABATAM.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In