Batam | beritabatam.co : Kenyataan pahit dialami sejumlah pedagang kecil di kawasan PT Wasco Batam setelah warung mereka digusur Satpol-PP kota Batam pada Rabu malam, 21 Mei 2026 sekitar pukul 21.09 WIB.
Rekaman video yang diunggah akun TikTok @sonnarhutabalian2 memperlihatkan proses pembongkaran sejumlah bangunan semi-permanen yang selama ini menjadi tempat warga menggantungkan hidup. Dalam video berdurasi 45 detik itu, tampak puing-puing warung berserakan usai penggusuran.
“Warung yang mereka bangun dengan keringat dan kerja keras, satu-satunya tempat mereka mencari nafkah, kini hilang tak bersisa. Tidak ada lagi tempat untuk berjualan, tidak ada lagi penghasilan yang didapat,” tulis pengunggah dalam keterangan video.
Hingga Kamis (28/5), video tersebut telah ditonton hampir 30 ribu kali, dengan ratusan komentar warganet yang menyuarakan keprihatinan. Tagar #KeadilanWarga dan #AksiPenggusuran turut ramai digunakan.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Satpol-PP Kota Batam maupun manajemen PT Wasco terkait alasan dan dasar hukum penggusuran tersebut. Warga berharap adanya solusi, bukan sekadar pembongkaran.
“Hanya kehancuran dan ketidakpastian masa depan yang tersisa. Semoga rekaman ini menjadi bukti dan perhatian, agar nasib warga yang tertimpa musibah ini tidak terabaikan,” tulis akun tersebut.
Kasus penggusuran lapak pedagang di kawasan industri bukan kali pertama terjadi di Batam. Sebelumnya, konflik serupa kerap muncul akibat persoalan tata ruang, perizinan, dan status lahan.
Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi resmi. (Ben)




Discussion about this post