
Batam I beritabatam.co : Pasar Melayu Batam yang berada dekat kantor kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji, kini tinggal nama. Kondisi pasar yang berdiri sejak tahun 2000
kumuh dan tak terurus.
Ruko-ruko dan lapak pasar bagian dalam banyak yang kosong dan berantakan. Sampah dan puing-puing bangunan bertebaran di mana-mana. Bangunan pasar dan ruko juga sudah banyak yang rusak.
Informasi di lapangan pasar ini sudah lama mangkrak. Pasar hanya aktif saat awal pembukaan saja.
“Masalahnya di pengelolaan. Pasar ini terus berpolemik karena dua pihak saling klaim sebagai pemilik. Ada koperasi, ada lagi pihak lain yang klaim sebagai pemiliknya,” ujar Taslim, seorang warga sekitar, (11/10/21).
Warga setempat ataupun pengunjung menyayangkan kondisi tersebut dan berharap ada terobosan yang lebih baik lagi ke depan agar pasar ini kembali di kelola dengan baik.
“Cukup luas dan strategis loh lokasi pasar ini. Sayang sekali kondisinya malah seperti ini. Semoga ada terobosan supaya pasar ini bisa dimanfaatkan lagi,” harap Agus, warga yang dijumpai di pasar Melayu. (MIB)














Discussion about this post